Saturday, May 7, 2011
Tuesday, April 19, 2011
Mimpi adalah alasan orang hidup.
Di Islam, dalam asmaul husnah, kita mengetahui sifat2 Allah, bahwa Allah Maha berkehendak. atau biasa orang sebut Kunfayakun. dalam kata lain, tidak ada yang mungkin. Nah, yang saya heran. Banyak orang-orang yang rajin shalat, melaksanakan perintah Tuhan, meyakini adanya Tuhan dan mengimani nya kadang tindakan mereka justru kontradiktif.
sebagai contoh:
Seorang anak yang dibesarkan dalam linkungan orang yang biasa2 saja, tumbuh menjadi seseorang yang memiliki banyak impian, cita2 dan ambisi, selepas kuliah, anak ini bercita2 ingin melanjutkan S2 nya di luar negeri, karena ia sangat ingin merantau ke benua lain, merasakan salju, merasakan dinamika hidup di luar negeri, dan merupakan salah satu jembatan dari impian2 lainnya. Hingga suatu saat orang tuanya bilang kepada si anak: "kamu itu impiannya terlalu tinggi, tidak realistis, yang normal2 saja coba hidup tuh, yang jelas2 saja"
Si anak berfikir, jika saya hidup biasa- biasa saja maka yang saya dapat pun akan biasa- biasa saja, bagaimana nanti perubahan yang saya buat untuk keturunan dan peningkatan hidup.
Jangan pernah takut untuk bermimpi, mimpi itu gratis, kenapa harus takut?? hahaha. kalau bermimpi saja takut apalagi mewujudkannya. mimpi yang kuat akan melahirkan motivasi dan keinginan untuk mewujudkannya, keyakinan yang kuat sesuatu itu akan terwujud, memberikan kita sugesti, dan kekuatan ekstra.
Bismillah untuk semua mimpi kita, berusaha sekeras mungkin, tunggu dan insyaAllah terwujud, kunfayakun. jikapun ada yang melesat dari rencana kita atau merasa kurang sebanding hasilnya, ingat, tidak ada yang sia-sia.
kita yang menciptakan keberuntungan kita sendiri, jangan menyalahkan takdir, kita berhak dan diberikan ruang untuk mewujudkan takdir masing2.
sebagai contoh:
Seorang anak yang dibesarkan dalam linkungan orang yang biasa2 saja, tumbuh menjadi seseorang yang memiliki banyak impian, cita2 dan ambisi, selepas kuliah, anak ini bercita2 ingin melanjutkan S2 nya di luar negeri, karena ia sangat ingin merantau ke benua lain, merasakan salju, merasakan dinamika hidup di luar negeri, dan merupakan salah satu jembatan dari impian2 lainnya. Hingga suatu saat orang tuanya bilang kepada si anak: "kamu itu impiannya terlalu tinggi, tidak realistis, yang normal2 saja coba hidup tuh, yang jelas2 saja"
Si anak berfikir, jika saya hidup biasa- biasa saja maka yang saya dapat pun akan biasa- biasa saja, bagaimana nanti perubahan yang saya buat untuk keturunan dan peningkatan hidup.
- karena Tuhan maha adil, Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum hingga kaum itu merubah nasibnya sendiri, dari 2 kalimat tersebut kita bisa mendapat pemahaman, apa yang kita dapat, itulah yang telah kita usahakan.
Jangan pernah takut untuk bermimpi, mimpi itu gratis, kenapa harus takut?? hahaha. kalau bermimpi saja takut apalagi mewujudkannya. mimpi yang kuat akan melahirkan motivasi dan keinginan untuk mewujudkannya, keyakinan yang kuat sesuatu itu akan terwujud, memberikan kita sugesti, dan kekuatan ekstra.
- Allah pernah bilang, Allah akan bersikap sesuai prasangka umatnya.
- di dalam buku the secret, saat kita menginkan sesuatu dan kita meyakini bisa mendapatkannya, maka alam semesta akan membantu kita mewujudkannya.
Bismillah untuk semua mimpi kita, berusaha sekeras mungkin, tunggu dan insyaAllah terwujud, kunfayakun. jikapun ada yang melesat dari rencana kita atau merasa kurang sebanding hasilnya, ingat, tidak ada yang sia-sia.
kita yang menciptakan keberuntungan kita sendiri, jangan menyalahkan takdir, kita berhak dan diberikan ruang untuk mewujudkan takdir masing2.
Thursday, April 14, 2011
Dosa masuk ITB
Ketika kamu masuk ITB, kamu telah menambah satu dosa, karena telah menyingkirkan ratusan sampai ribuan orang yang ingin masuk ITB. Dosa itu hanya bisa ditebus dengan menjadi entrepeneur & menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya, jika tidak, kamu akan menambah 1 dosa lagi karena telah merebut jatah ratusan penduduk Indonesia untuk bisa mencari nafkah
(Kusmayanto Kardiman)
(Kusmayanto Kardiman)
Sunday, April 10, 2011
Anak Jalanan di Ciroyom
17 agustus 2009 saya diajak teman datang ke ciroyom, 17an bersama anak jalanan. Tanpa pikir panjang saya pun meng Ayo kan karena memang suka dengan kegiatan-kegiatan seperti itu, inilah suasana disana:
Pas dateng, ada beberapa anak2 minta sabun dengan akrabnya, pdhl saya baru pertama kali kesini, lalu saya bilang minta ke kakak yg itu (ngasal gtw namanya) dan mengikuti mereka, oh ternyata ada kebiasaan mandi bareng dulu dan si kaka itu yang memandikannya. Saya meneruskan jalan kaki ke arah pemukimannya, dan bertemu 2 anak yang gelendotan di tangan manja dgn akrab dengan pakaian dan tangan kotor, saya senyum saja, mungkin mereka senang ada org asing yang mengunjunginya.
setelah sampai pemukiman, saya berkenalan dengan para relawan dan ikut membantu persiapan, seprti membukus hadiah lomba, menyiapkan segala sesuatunya untuk acara. setelah upacara, para relawan dan saya masuk ke pemukiman kembali menyiapkan makanan roti dan susu untuk mereka, hanya beberapa anak jalanan perempuan yang masuk dan membantu karena memang sempit, dan anak-anak laki-laki menungu diluar sambil mengintip persiapan kami.
dan lomba pun dimulai :) ada balap makan kerupuk, ambil koin di pinang, hahaha tapi kita bikinnya koin ditancep2in di pepaya muda dan dilicinkan oleh mentega.
Sedikit mengamati, hampir semuanya kalau saya bilang walaupun tidak 100persen anak jalanan disini ngelem aibon seharga seribu guna menghasilkan fantasi sehingga mengusir rasa sedih dan lapar mereka hingga akhirnya ketergantungan. walaupun besar dijalanan, menurut saya anak2 ini masih memiliki rasa hormat dan kesopanan, seperti dia memang teriak2 dan kasar berbicara dengan temannya, tetapi saat dia berbicara pada saya atu para relawan mereka sopan.
Sedikit berbincang, "hai, kamu tinggal sama siapa?"//"sama nenek"//'"orang tua kamu kemana?"//"ibu saya ninggalin saya, ayah dibunuh preman pasar, saya liat pasa ayah dibunuh"// saya cuma bisa diem dan senyu,. dengan kepolosan dan muka tenang si anak jalanan bercerita, kalau orang nangis, sedih, sih masih normal, ini mukanya tenang, saya takut ia sudah mati rasa saking banyak menahan rasa dan saya sangat bersyukur masih memiliki orang tua yang sangat menyayangi dan bertanggung jawab.
Sedikit berfikir, Anak merupakan buah cinta dari sepasang manusia dalam ikatan emosional hingga pernikahan yang dibesarkan penuh kasih sayang, pendidikan (moral, agama, pengetahuan) dan kecukupan materi minimal makan dan pakaian. Anak lahir seperti kertas putih, manusia-manusia disekitarnya, keadaan dan lingkunganlah yang membentuknya. Banyak anak-anak yang kurang beruntung, tidak memiliki orang tua yang bertanggung jawab, hasil dari perbuatan dua manusia tanpa pikir panjang, dan memang keadaannya (maktub). Jangan terlalu banyak menuntut orang atau menyadarkan orang akan tanggung jawabnya mengurusi anak jalanan, kenapa tidak memulai dari diri kita sendiri untuk merubah keadaan dan saling membantu?
Pas dateng, ada beberapa anak2 minta sabun dengan akrabnya, pdhl saya baru pertama kali kesini, lalu saya bilang minta ke kakak yg itu (ngasal gtw namanya) dan mengikuti mereka, oh ternyata ada kebiasaan mandi bareng dulu dan si kaka itu yang memandikannya. Saya meneruskan jalan kaki ke arah pemukimannya, dan bertemu 2 anak yang gelendotan di tangan manja dgn akrab dengan pakaian dan tangan kotor, saya senyum saja, mungkin mereka senang ada org asing yang mengunjunginya.
setelah sampai pemukiman, saya berkenalan dengan para relawan dan ikut membantu persiapan, seprti membukus hadiah lomba, menyiapkan segala sesuatunya untuk acara. setelah upacara, para relawan dan saya masuk ke pemukiman kembali menyiapkan makanan roti dan susu untuk mereka, hanya beberapa anak jalanan perempuan yang masuk dan membantu karena memang sempit, dan anak-anak laki-laki menungu diluar sambil mengintip persiapan kami.
dan lomba pun dimulai :) ada balap makan kerupuk, ambil koin di pinang, hahaha tapi kita bikinnya koin ditancep2in di pepaya muda dan dilicinkan oleh mentega.
Sedikit mengamati, hampir semuanya kalau saya bilang walaupun tidak 100persen anak jalanan disini ngelem aibon seharga seribu guna menghasilkan fantasi sehingga mengusir rasa sedih dan lapar mereka hingga akhirnya ketergantungan. walaupun besar dijalanan, menurut saya anak2 ini masih memiliki rasa hormat dan kesopanan, seperti dia memang teriak2 dan kasar berbicara dengan temannya, tetapi saat dia berbicara pada saya atu para relawan mereka sopan.
Sedikit berbincang, "hai, kamu tinggal sama siapa?"//"sama nenek"//'"orang tua kamu kemana?"//"ibu saya ninggalin saya, ayah dibunuh preman pasar, saya liat pasa ayah dibunuh"// saya cuma bisa diem dan senyu,. dengan kepolosan dan muka tenang si anak jalanan bercerita, kalau orang nangis, sedih, sih masih normal, ini mukanya tenang, saya takut ia sudah mati rasa saking banyak menahan rasa dan saya sangat bersyukur masih memiliki orang tua yang sangat menyayangi dan bertanggung jawab.
Sedikit berfikir, Anak merupakan buah cinta dari sepasang manusia dalam ikatan emosional hingga pernikahan yang dibesarkan penuh kasih sayang, pendidikan (moral, agama, pengetahuan) dan kecukupan materi minimal makan dan pakaian. Anak lahir seperti kertas putih, manusia-manusia disekitarnya, keadaan dan lingkunganlah yang membentuknya. Banyak anak-anak yang kurang beruntung, tidak memiliki orang tua yang bertanggung jawab, hasil dari perbuatan dua manusia tanpa pikir panjang, dan memang keadaannya (maktub). Jangan terlalu banyak menuntut orang atau menyadarkan orang akan tanggung jawabnya mengurusi anak jalanan, kenapa tidak memulai dari diri kita sendiri untuk merubah keadaan dan saling membantu?
Tuesday, March 29, 2011
Indera yang terlupakan
Saat kecil di rumah maupun sekolah saya diajarkan untuk mengenal panca indera, sesuatu dlm tbh manusia yang menangkap stimulus dan memberikan reaksi. Mereka (orang tua, guru dan org2 yg memberitahu saya) menyebutkan ada 5 indera manusia, mata untuk menangkap stimulus cahaya sebagai indera penglihatan, lidah sbg indera pengecap, kulit untuk menangkap stimulus sentuhan dan udara dingin/panas, telingga untuk menangkap gelombang suara, dan hidung untuk membaui. Saya percaya akan semua itu hingga suatu saat saya berfikir, apakah semuanya benar, hanya 5indera dlm stiap manusia?
Sblmnya saya akan ambil fenomena saat ini, aktivasi otak tengah untuk usia anak2 sedang gencar dicari orang dan disosialisasikan. Yang salah satu goal nya adalah bisa melihat benda2 dibalik benda massive, sperti berjalan dgn mata tertutup/ melihat jumlah uang dlm dompet. Dr mana mrk bisa melihat tanpa menggunakan mata? Bukankah mata sbg alah penglihatan? Ya, dijelaskan ttg penangkapan gelombang2 oleh otak dan diterjemahkan. Berarti ada indera lain dong? Indera penangkap gelombang yg kasat mata dan bkn gelombang cahaya/suara? Haha, saya rasa iya.
Atau bagaimana seseorang dapat merasakan org lain suka/ tdk suka/ sedang berbohong? Bagaimana seseorang dapat merasakan yg bungkusan kue di kanan lbh baik drpd yang dikiri tanpa ia tahu sebabnya dan ternyata benar? Atau bisa disebut insting? Saya pernah baca artikel tentang penelitian gelombang yang dipancarkan seseorang akan perasaannya (disaat sdg berbohong/sdg kesal/dsb) dapat dirasakan oleh orang lain yg memiliki kepekaan yg tinggi walaupun si objek berusaha menutupi dan terlihat normal. Berarti ada indera yg dpt menangkap gelombang perasaan? Gelombang hal2 baik dan buruk?
Dari hal2 diatas, saya memiliki hipotesis, sebenarnya lbh yakin dr sekedar hipotesis sih haha, kalau manusia memiliki sabuah indera lain yg berfungsi menangkap gelombang selain gelombang cahaya dan suara, gelombang yg tdk bs ditangkap oleh 5indera yang telah kita kenal. Sayang sekali saat kita dicekoki pelajaran atau hal yg org tau tanpa keinginan untuk menggali lbh jauh sehingga kita melupakan salah satu indera kita yang justru lbh banyak menuntun dlm memberikan keputusan disaat kita tdk memiliki fakta atau penjelasan ilmiah krn blm (atau masih) diteliti. Dan indera itu saat ini orang bilang indera keenam. Apaplah stiap manusia memang memeliki 6indera? Saya rasa ya, hanya saja ada yg menjalankan 5indera saja, hingga 1 indera terlupakan dan ada orang2 yg tetap memelihara keaktifan 6indera nya.
Sblmnya saya akan ambil fenomena saat ini, aktivasi otak tengah untuk usia anak2 sedang gencar dicari orang dan disosialisasikan. Yang salah satu goal nya adalah bisa melihat benda2 dibalik benda massive, sperti berjalan dgn mata tertutup/ melihat jumlah uang dlm dompet. Dr mana mrk bisa melihat tanpa menggunakan mata? Bukankah mata sbg alah penglihatan? Ya, dijelaskan ttg penangkapan gelombang2 oleh otak dan diterjemahkan. Berarti ada indera lain dong? Indera penangkap gelombang yg kasat mata dan bkn gelombang cahaya/suara? Haha, saya rasa iya.
Atau bagaimana seseorang dapat merasakan org lain suka/ tdk suka/ sedang berbohong? Bagaimana seseorang dapat merasakan yg bungkusan kue di kanan lbh baik drpd yang dikiri tanpa ia tahu sebabnya dan ternyata benar? Atau bisa disebut insting? Saya pernah baca artikel tentang penelitian gelombang yang dipancarkan seseorang akan perasaannya (disaat sdg berbohong/sdg kesal/dsb) dapat dirasakan oleh orang lain yg memiliki kepekaan yg tinggi walaupun si objek berusaha menutupi dan terlihat normal. Berarti ada indera yg dpt menangkap gelombang perasaan? Gelombang hal2 baik dan buruk?
Dari hal2 diatas, saya memiliki hipotesis, sebenarnya lbh yakin dr sekedar hipotesis sih haha, kalau manusia memiliki sabuah indera lain yg berfungsi menangkap gelombang selain gelombang cahaya dan suara, gelombang yg tdk bs ditangkap oleh 5indera yang telah kita kenal. Sayang sekali saat kita dicekoki pelajaran atau hal yg org tau tanpa keinginan untuk menggali lbh jauh sehingga kita melupakan salah satu indera kita yang justru lbh banyak menuntun dlm memberikan keputusan disaat kita tdk memiliki fakta atau penjelasan ilmiah krn blm (atau masih) diteliti. Dan indera itu saat ini orang bilang indera keenam. Apaplah stiap manusia memang memeliki 6indera? Saya rasa ya, hanya saja ada yg menjalankan 5indera saja, hingga 1 indera terlupakan dan ada orang2 yg tetap memelihara keaktifan 6indera nya.
Curiosity
Setiap orang memiliki rasa penasaran atau keiingin tahuan, dan kadarnya berbeda2 ada yang kecil, sedang dan tinggi. Orang yang memiliki keingintahuan yang tinggi cenderung dibilang "mau tau aja", "ah,banyak nanya", "aneh2 amat sih mikir nya, kepikiran aja", "udah jgn ikut campur,pgn tau aja"Kadang rasa ingin tahu yang besar dpt memberikan pengetahuan baru untuk kita. Seperti columbus yang mengelilingi bumi krn penasaran apakah bumi bentuknya kotak? Dan ia pun mendapatkan jawabannya, bumi itu bulat yg akhirnya mendatangkan pengetahuan2 baru tentang rotasi, perubahan siang malam.
Atau seseorang yang penasaran akan suatu teknik, "gimana sih caranya biar bisa kaya diusia muda ya?" Dan orang itu pun menjawab pertanyaan sendiri dengan menanyakan cara2nya ke org yg ahli dan mempraktekannya, dia berhasil? Mungkin gagal saat awal, dan dia dapat pelajaran dlm kegagalannya, apakah ia berhasil? Pada akhirnya ia menemukan jawabannya dan disaat itu, ia benar2 berhasil menjadi kaya diusia muda.
Kenapa semut perbandingan ukuran kaki dgn badan, kakinya kecil? (Mungkin saat diteliti lbh jauh dpt menghasilkan teknologi struktur/ teknologi cangih lainnya)
Knp kita bisa tahu org itu benar/ salah tanpa bukti? (Mungkin saat diteliti lbh jauh dpt menghasilkan teori2 ttg gelombang, hal2 yg blm diketahui bahkan teknologi untuk mengedalikan perasaan org)
Pertanyaan knp kita bs ngeliat? Knp kita bs hidup tanpa hrs men set organ2 kita? Knp kuku dipotong gak sakit tp kulit kepotong sakit? (Krn ga ada sarafnya, haha) atau knp bisa jadi bayi? Mungkin itu pertanyaan berabad2 lalu yang menghasilkan ilmu biologi saat ini.
Banyak pertanyaan atau rasa keingin tahuan ttg berbagai hal.
Atau Knp bisa muncul perasaan pantas dan tidak sehingga muncul jembatan sosial? Mengapa orang bisa down? Knp memory masa emas bisa membentuk karakter? Knp hidup sendiri bisa bikin sedih? Knp anak yg dikasarin kok gedenya jd ky gt? Apa ada hubungan ini dgn itu ya? Mungkin itu jg pertanyaan berabad2 lalu yang menghasilkan penelitian tentang kejiwaan seseorang atau disebut psikologi saat ini.
Dan saya menyimpulkan, org yg memiliki rasa keiingintahuan yg tinggi krn ia peka akan hal2 kecil yg mungkin diremehkan org, dan org2 sperti ini cenderung lbh bs berkembang dan maju satu langkah didepan krn ia selalu penasaran dan mencari jawaban yg akhirnya ia belajar byk hal dan mengetahui apa yg blm diketahui org bahkan sdh memiiliki persiapan maupun solusi disaat org2 lain pun blm menyadari bahwa itu hal penting. Berarti org2 seperti ini org yg beruntung yah? Dia menciptakan keberuntungannya sendiri dimasa nanti. Hahaa bebelit yah bahasa saya random untuk dipahami stiap org.
pict from:google
Wuallahualam bishawab
Saturday, March 19, 2011
seragam putih merah di siang itu
setiap jam 1an siang, suasana sepanjang depan rumah mendadak riuh dan penuh obrolan.
ya bubaran sekolah dasar, yang letaknya di dalam kompleks. ada beberapa obrolan yang masuk tanpa sengaja ke kuping:
dengan logat anak benteng, kalo gw punya duit banyak, gw mau beli hape, laptop sama internet, terdengar biasa, pas dipikir2, beli internet?? masang kali atau langganan bahasa tepatnya.
dan setelah saya pikir2, mereka masih anak2 10 tahunan dan keinginan, obrolan mereka tidak jauh dari barang2 elektronik, games.
begitu dasyatnya kah perkembangan informasi, teknologi dan sosial masa sekarang, sehingga mereka tidak jauh2 dari gadget. waktu saya sd, obrolan berkisar ttg sepatu, alat2 tulis lucu, mungkin orang tua saya bisa bilang: ibu mah, jaman dulu sepatu yg penting bisa dipake, pinsil bisa dipake, obrolannya ttg seputar hal2 ringan dan mainnya mainan tradisional, nerkelompok, bersosial.
pesatnya perkembangan teknologi informasi membuka banyak celah dan informasi tanpa batas, tanpa sensor, negatifnya batas antara si punya dan si kurang menjadi tipis yang memunculkan banyaknya tidakan kriminal, barang2 kw, alay2. selain itu berdampak pada persepsi sosial. tingkat konsumerisme, individualis.
segala sesuatu memeng punya dampak negatif dan positif, tapi upaya apa yang dapat dilakukan untuk menjaganya dalam keadaan seimbang? orang2 besar saja belum tentu bisa, apalagi anak kecil yang masih bisa dibentuk dan mudah dipengaruhi dan belajar dari contoh??
pict: from google
dengan logat anak benteng, kalo gw punya duit banyak, gw mau beli hape, laptop sama internet, terdengar biasa, pas dipikir2, beli internet?? masang kali atau langganan bahasa tepatnya.
dan setelah saya pikir2, mereka masih anak2 10 tahunan dan keinginan, obrolan mereka tidak jauh dari barang2 elektronik, games.
begitu dasyatnya kah perkembangan informasi, teknologi dan sosial masa sekarang, sehingga mereka tidak jauh2 dari gadget. waktu saya sd, obrolan berkisar ttg sepatu, alat2 tulis lucu, mungkin orang tua saya bisa bilang: ibu mah, jaman dulu sepatu yg penting bisa dipake, pinsil bisa dipake, obrolannya ttg seputar hal2 ringan dan mainnya mainan tradisional, nerkelompok, bersosial.
pesatnya perkembangan teknologi informasi membuka banyak celah dan informasi tanpa batas, tanpa sensor, negatifnya batas antara si punya dan si kurang menjadi tipis yang memunculkan banyaknya tidakan kriminal, barang2 kw, alay2. selain itu berdampak pada persepsi sosial. tingkat konsumerisme, individualis.
segala sesuatu memeng punya dampak negatif dan positif, tapi upaya apa yang dapat dilakukan untuk menjaganya dalam keadaan seimbang? orang2 besar saja belum tentu bisa, apalagi anak kecil yang masih bisa dibentuk dan mudah dipengaruhi dan belajar dari contoh??
pict: from google
Friday, March 18, 2011
Stereotyping
(from:google image)
what do you think about that pictures?
Blondes are stupid. Police like to squeeze . Batak people are rude. Padang people are stingy. Actress are beautiful without brain. "These statments are all stereotypes: simple, generalized views of groups of people based on limited information" (from passage in ibt book, longman). In fact, there are many blonde-haired women who are intelligent, not of all police like to squeeze, many batak are polite.
that made me thought about strereotyping.
who do we strereotype?
whats wrong with strereotyping?
Stereotyping can be positive or negative
Stereotyping leads to misunderstanding and conflicts . for example: country in middle east are terrorist, terrorist are muslim. It can make conflicts, conspiracy, the worst it can make wars. in fact, only a few Muslims are terrorists and not all of muslim are the straigh Islam. Muslim who become terrorist usually come from certain Islamic groups that have distorted or exaggerated understanding. or it just conspiracy another side who do not wany middle east be leader of economic because of their natural source. We dont know, its true of false.
Or blue for boy, pink for girl? where that come from?
Stereotyping of something/ someone depends of the culture, country, dialect, etc.
It can be positive. example, if you come to another country with different culture, you had heard and knew about stereotype of person/culture and place, so you can adaptation quickly or just be careful in acting, speaking and introspective.
but, i still think,
why people do stereotyping?
if is it true, are you sure all of strereotype is true? in fact, it didnt true, so why we do stereotyping?
if is it wrong, why can there strereotype?
how many percent the truth true?
One day, i had course class, my native teacher ask "what stereotype of Indonesian?" my friends answered: " Indonesia are kind, polite" and my teacher said: " in fact, in my opinion, Indonesian are boring, always complaint about everything, like the weather, lazy". I shocked, yeah, its the fact although not of all like that.
bedroom, tangerang
19/03/2011 00.07am
Thursday, March 10, 2011
Mengapa rumput tetangga (terlihat) lebih hijau?
Seberapa sering terlintas dipikiran kita atau terucap lewat mulut kita atau bahkan memikirkannya bahwa rumput tetangga terlihat lebih hijau?
Terlihat lebih hijau, karena kita melihatnya dari kejauhan. Seperti kita melihat bulan dari jauh terlihat lebih indah, saat dilihat dari dekat, ternyata tidak lebih indah dari bumi (baru lihat di gamba2 hasil teropong, film2 sih belum pernah kesana).
Terlihat lebih hijau, karena kita melihat dari apa yang kita kurang. misalnya secara materi kita tidak terlalu wah mau les ini itu harus nabung dahulu dan butuh waktu lama hingga bisa terealisasikan, saat kita melihat teman kita dengan mudahnya beli ini itu, les, punya kendaraan dan lain sebagainya, kita akan sedikit iri, hidupnya lebih enak yah, lebih nyaman. apakah benar dia "lebih" daripada hidp kita? hanya karena melihat dari 1-2sisi kehidupannya? belum tentu.
ada cerita waktu saya sma, teman saya kaya sekali, sekali main dikasih 3oorb sama orang tuanya dimana untuk saya 300rb itu cukup buat biaya hidup 3minggu. suatu siang saat instirahat sekaolah, kami sempat menggobrol,
saya bilang:"du, nyokap tau baju baru dan lama gw, karena setiap belanja pasti ma nyokap, pengen deh beli baju sendiri dikasih uangnya aja"
dia:"ih enak banget selalu ditemenin, kalo gw gak pernah ditemenin, cuma dikasih uangnya aja, padahal pengen banget"
saat kuliah, lagi2 saya menganggap si teman saya itu rumputnya super hijau, ketika heboh2 pengumpulan studio samapi banyak yang sakit, termasuk saya, kami bercerita keluh kesah porto hingga sampai ke percakapan:
tmn:"gw kmrn sakit demam 4hari, tugas blablabla....., mau makan susah, ini itu"
saya:"gw jg sakit infeksi pencernaan, nyokap dateng weekend nemenin, nyuapin"
tmn:"ya ampun baik banget nyokap lo"
saya: (dlm hati) "sy pikir itu hal biasa ortu nemenin anaknya sakit"
dalam kasus lain:
a: lo mah hidupnya enak, bisa ini itu, gw mah susah apa2 harus blablabla..."
b: (hanya diam dan dalam hati dia bilang) lo ga tau aja masalah gw apa, lo hanya liat dr luarnya aja"
saking terkesima akan silau hijaunya rumput tetangga, kita sering lupa akan hal "lebih" yang ada di hidup kita. saya kembali berfikir, ya, hidup tidak sempurna, setiap orang punya masalah, se perfect hidup orang yang kita lihat ataupun membuat iri dalam keadaan sebenarnya belum tentu sesempurna itu. memang benar, lebih baik bersyukur atas semua yang ada dalam hidup kita, jalani sesuai jalan dan kemampuan, lihat kembali hingga hal2 kecil kebahagian yang hadir sehingga kita akan lebih mencintai hidup sendiri.
siapa bilang rumput tetangga lebih hijau?
rasa kufur nikmat, ketidakpekaan, dan rasa iri kita yang bilang pada hati dan pikiran kita lewat bisikannya.
Wednesday, March 9, 2011
HBD to me
17th, february at 00.30
celebrating with my mom and dad

lunch at hanamasa, lippo karawaci with family (without obi, my brother)

birthday card from familiy

sisa kue tiramissu sudah 2 hari belum habis, karena hanya saya yang makan. keesokan malemnya habis setengahnya bikin lidah super kesetm perut sakit, tengorokan panas. lupa kalu tiramissu mengandung rum dan kopi.

celebrating with my mom and dad

lunch at hanamasa, lippo karawaci with family (without obi, my brother)

birthday card from familiy

sisa kue tiramissu sudah 2 hari belum habis, karena hanya saya yang makan. keesokan malemnya habis setengahnya bikin lidah super kesetm perut sakit, tengorokan panas. lupa kalu tiramissu mengandung rum dan kopi.

Monday, March 7, 2011
Sunday, March 6, 2011
what do u want? what do u need? what do u look for in world life?
Most of all people in the world think that money is the most important thing in the world. because money can buy anything what do u need, what do u want, except happiness. u can buy food to feel full then u feel comfort; house to protect from weather,make save then u fell comfort; tuition for study to get knowledge and degree to fill ambitions, full fill your life, making happy, then u fill comfort with ur life; car or another transportation to close distance then u feel comfort with time,etc
but, in the beside side, most of all people, think that happiness is the most important. a lot of money but no happiness there just like living with a emptiness. what do u want to choice? yeah, sometimes u can't get both, just one (because life is balance, u full of money then less ur happiness, or vice versa. people rarely have them in the same portion / balanced, or does not exist?...) its depends with condition, situation, perspective, point of view, isn't right?
many people do anything way to find money and happiness.
working, studying, stealing, lying, playing, meeting, chitchat, looking for partner or soulmates, sharing, creating, cheating, making connection, gathering, married, business, doing their hobby, power, authority, capability, etc
money make u feel comfort. there is no concern whatever to make ends meet.
happiness make u feel comfort. happy, love each other (person/work), provides strength.
both of that, fullfilment your life to make u comfort
Desire, search, needs, aims at one thing in common, that is feeling comfortable
but, in the beside side, most of all people, think that happiness is the most important. a lot of money but no happiness there just like living with a emptiness. what do u want to choice? yeah, sometimes u can't get both, just one (because life is balance, u full of money then less ur happiness, or vice versa. people rarely have them in the same portion / balanced, or does not exist?...) its depends with condition, situation, perspective, point of view, isn't right?
many people do anything way to find money and happiness.
working, studying, stealing, lying, playing, meeting, chitchat, looking for partner or soulmates, sharing, creating, cheating, making connection, gathering, married, business, doing their hobby, power, authority, capability, etc
money make u feel comfort. there is no concern whatever to make ends meet.
happiness make u feel comfort. happy, love each other (person/work), provides strength.
both of that, fullfilment your life to make u comfort
Desire, search, needs, aims at one thing in common, that is feeling comfortable
Wednesday, February 23, 2011
Unpredictable
life is unpredictable
you have a plan or plans
God have a plan too
you have a plan or plans
God have a plan too
Tuesday, February 22, 2011
javatrip part 1 (3)
hari-hari berikutnya lanjutan javatrip part 1 (2)
keliling malioboro, sambil beli oleh2 di mirota batik enak tempatnya karena ber ac dan harganya pun gak jauh beda sama yg dipinggir jalan. lalu ke taman sari dan keraton tapi males panas, jd balik arah lagi, akhirnya ke benteng dan museum venderburg, nah dkt benteng ada nasi kucing super gede, hahahaa, kayaknya kalo makan ini bakal kenyang 10 tahun (lebay)

sudah jam 2 siang, panas lapar, nemu tukang dagang banyak di depan (antara) benteng dgn pasar beringharjo, makan nasi pecel ma ampela 7rb pake nasi, ibu2 yg jualannya gaul pake motor, kayak warteg berjalan. baru 3 suap hap hap tiba2 para pedagang (tas, minuman, pernak pernik sampe ibu2 tkg jualan yg saya pesen makanan) pada morat marit dan dalam hitungan kurang dr semenit langsung sepi daerah itu dan tiba2 ramai lagi ada beberapa yang dipegang (ketangkep) sama satpol pp, ternyata ada razia. saya malah anteng terus makan, minum gak bayar krn abang2 nya udh ilang. smua pedagang heboh, pada dimintain ktp dan sidang, saya mau bayar dicuekin saking hebohnya, sebenernya bisa aja sih ngelengos pergi, tp saya baik jd sy tungguin dan ttp bayar. hahaha. sumpah ini pengalaman pertama saya berada pada suasana pen razia an.

sorenya luntang lantung sekitaran malioboro, jalan2 naik becak diajak entah kemana buat beli2an tapi gak beli apa2 krn udh mepet, malemnya nongkrong lagi di malioboro ke mirota beli becak2an (ini yg bikin malapetaka besoknya),

terus makan lumpia super enak 1750 di depan pasar beringharjo, beli ronde jahe enak bgt 4 rb, beli sate ditawar2 10 tusuk ma lontong 4rb. pas mau makan sate tiba2 ujan menguyur, alhasil cepet2 dibungkus dan naik becak, tukang becaknya sok tau, kemahalan dan nyasar -__-" sampai penginapan mandi, makan sate yg ternyata gak enak karena keguyur ujan, dibuang, packing krn bsk check out, lalu tidur.

besoknya pagi2 udah siap, mau keliling jogja, ulen sentalu yg blm sempet dan kesana kemari. pakai ransel 10 kilo yg ternyata jd lbh berat sambil jalan kaki, baru 40 menit langsung mengurungkan niat pulang malam dan akhirnya langsung menuju stasiun tugu, beli tiket, duduk nunggu, beli roti maryam 2.500
sempet ngelamun2 dulu sampe ada mas2 yg blg :"mau dibawain" sy: "gak usah" mas2:"mau ke jkt?" sy dgn santai masih leha2:"iya" mas2:"itu keretanya udah mau berangkat masuk" hah?? langsung kebat kebut ribet naik kereta.
di kereta naikin barang, duduk manis, sejam kemudian, puter kursi di depan, turunin barang taruh di kursi depan, naikin kaki selonjoran. tidur. bangun2 udah jam 2 siang, laper banget, uang cuma 5rb lagi. pesen nasi yg ternyata 5rb, makan pakai sisa sarden kalengan yg (untungnya) dibawa dr rmh (tdnya niat tingalin di hotel),
leha2, lalu ditagih, keluarin uang 5 rb (selembar2nya lagi) dan jreng saya gak punya uang 1 perak pun. untung bawa minum dari hotel jadi gak seret 8jam perjalanan dan hp masih nyala berpulsa, sms minta di jemput di gambir krn uang abis ludes.
keliling malioboro, sambil beli oleh2 di mirota batik enak tempatnya karena ber ac dan harganya pun gak jauh beda sama yg dipinggir jalan. lalu ke taman sari dan keraton tapi males panas, jd balik arah lagi, akhirnya ke benteng dan museum venderburg, nah dkt benteng ada nasi kucing super gede, hahahaa, kayaknya kalo makan ini bakal kenyang 10 tahun (lebay)

sudah jam 2 siang, panas lapar, nemu tukang dagang banyak di depan (antara) benteng dgn pasar beringharjo, makan nasi pecel ma ampela 7rb pake nasi, ibu2 yg jualannya gaul pake motor, kayak warteg berjalan. baru 3 suap hap hap tiba2 para pedagang (tas, minuman, pernak pernik sampe ibu2 tkg jualan yg saya pesen makanan) pada morat marit dan dalam hitungan kurang dr semenit langsung sepi daerah itu dan tiba2 ramai lagi ada beberapa yang dipegang (ketangkep) sama satpol pp, ternyata ada razia. saya malah anteng terus makan, minum gak bayar krn abang2 nya udh ilang. smua pedagang heboh, pada dimintain ktp dan sidang, saya mau bayar dicuekin saking hebohnya, sebenernya bisa aja sih ngelengos pergi, tp saya baik jd sy tungguin dan ttp bayar. hahaha. sumpah ini pengalaman pertama saya berada pada suasana pen razia an.

sorenya luntang lantung sekitaran malioboro, jalan2 naik becak diajak entah kemana buat beli2an tapi gak beli apa2 krn udh mepet, malemnya nongkrong lagi di malioboro ke mirota beli becak2an (ini yg bikin malapetaka besoknya),

terus makan lumpia super enak 1750 di depan pasar beringharjo, beli ronde jahe enak bgt 4 rb, beli sate ditawar2 10 tusuk ma lontong 4rb. pas mau makan sate tiba2 ujan menguyur, alhasil cepet2 dibungkus dan naik becak, tukang becaknya sok tau, kemahalan dan nyasar -__-" sampai penginapan mandi, makan sate yg ternyata gak enak karena keguyur ujan, dibuang, packing krn bsk check out, lalu tidur.

besoknya pagi2 udah siap, mau keliling jogja, ulen sentalu yg blm sempet dan kesana kemari. pakai ransel 10 kilo yg ternyata jd lbh berat sambil jalan kaki, baru 40 menit langsung mengurungkan niat pulang malam dan akhirnya langsung menuju stasiun tugu, beli tiket, duduk nunggu, beli roti maryam 2.500
sempet ngelamun2 dulu sampe ada mas2 yg blg :"mau dibawain" sy: "gak usah" mas2:"mau ke jkt?" sy dgn santai masih leha2:"iya" mas2:"itu keretanya udah mau berangkat masuk" hah?? langsung kebat kebut ribet naik kereta.
di kereta naikin barang, duduk manis, sejam kemudian, puter kursi di depan, turunin barang taruh di kursi depan, naikin kaki selonjoran. tidur. bangun2 udah jam 2 siang, laper banget, uang cuma 5rb lagi. pesen nasi yg ternyata 5rb, makan pakai sisa sarden kalengan yg (untungnya) dibawa dr rmh (tdnya niat tingalin di hotel),
Sunday, February 13, 2011
javatrip part 1 (2)
okey, lanjutan javatrip part 1 (1) dan saya akan bahas beruntun tanpa hari, pukul dan jam2nya karena hari2 berikutnya jarang melihat jam, lbh menikmati dan sdh lupa. hahahaa
suprised monday
bangun kesiangan krn semalam tdr pagi. leha2, nonton tv, mandi dan keluar hotel menjelang siang. niatnya hari ini mau ke museum2, panas2 jalan kaki, naik becak sampe sore alhasil semua museum TUTUP hari senin! akhirnya naik transjogja ke ambasador plaza, ngadem :D luntang lantung nonton, keluar magrib, ujan, makan pempek di sebrangnya dan enaaak bgt. pulang ke malioboro naik transjogja, masuk mall malioboro sambil nunggu hujan reda.

Tekor di kota gede
naik becak 20rb pp, krn super gilak jauh, gak tega, jd dikasih 30rb. liat ini itu aaaah smuanya lucuu bagus2 mau semuaaa. hahaha. nah mas2 becaknya ngajakinlah ke pengrajinnya, dan cincin yg gw beli 100rb di toko, di pengrajinnya cuma 75rb. damn. knp ngajakin ke sininya terakhir sih, udh abis duit. dari kota gede sy membeli 4 cinci, 2 bros, 1 untuk ibu

Parangtritis
nah mulai deh sy ditemani sodara dr bdg :)
becak sampe nemu bis ke paris (parangtritis) 15rb. bis+masuk parangtritis 15rb, lama perjalanan 1 jam lah. turun di terminal parangtritis (pemberhentian terakhir), jalan 50 meteran ke pantai. ada juga kamar istirahat 30 rb an dan kamar mandi umum, mandi 2rb.

ini dia keunggulan dan perbedaan parangtritis, seperti gurun berair, desiran ombaknya memiliki jarak yang panjang.

di dekat daerah batu karang, ombaknya dasyat2, berasa kaya tiba2 dateng air bah dan tengelam.

jalan menyusuri pantai sekitar 1 jam an, menemukan air terjun dan sumpah siang bolong tempat sekitar air terjun bikin saya merinding, entah mengapa. gak jadi foto deh, baru mau turun udah naik keatas lg, sereeem bgt deh beneran.
jalan ke arah kiri dari air terjun, menemukan banyak batu karang super duper gede. rehat sebentar, makan kelapa muda 8rb mahaaaal, tp gak ada yg jual minuman lg, yaudah dibeli deh. anehnya di sini, si kelapa muda di batok kelapanya dikasih gula, jd agak aneh, yg penting enaaak dah. lalu jalan kaki ke tmpt mandi dan penitipan barang 1 jam. eeh sendal jepit hilang gtw kemana, sepanjang jalan banyak taburan melati di pantai. mandi bayar 2rb, lalu beli sendal jepit paling murah 10rb yg swallow, pulang deh menuju terminal parangtritis skitar 5km dr tmpt mandi.
sambil menuju bisa, melewati warung2 beli nasi putih 2rn dan kerupuk udang gede seribu. duduk di bis langsung buka nasi, kerupuk dan sarden kalengan yang di bekal, makan deh, terus tidur saking capeknya 4 jam memantai (10.00-14.00 mementai, 14.00-15.00 beres2,mandi). tidu stg jam, sejam, lalu teng tong kebablasan dan nyasar.
kaget, langsung berenti di entah berantah, tanya2 warga cara ke malioboro pada ga tau karena gak ada bis, angkot maupun beca di daerah itu, liat peta binggung, liat lagi akhirnya cari halte transjogja, jalan kaki 40 menit nemu museum perjuangan, mampir2 dulu deh, bayar 2rb dapet buku tebel kaya buku sejarah :D

10 menit dari museum perjuangan nemu halte transjogja, naik deh, nanay2 transit dimana gt lupa, sejam br sampai malioboro krn jalannya muter2. udah sore, cape, jalan2 bentar, gerimis, ujan, naik becak kemahalan, sampai penginapan ganti baju, tidur.
suprised monday
bangun kesiangan krn semalam tdr pagi. leha2, nonton tv, mandi dan keluar hotel menjelang siang. niatnya hari ini mau ke museum2, panas2 jalan kaki, naik becak sampe sore alhasil semua museum TUTUP hari senin! akhirnya naik transjogja ke ambasador plaza, ngadem :D luntang lantung nonton, keluar magrib, ujan, makan pempek di sebrangnya dan enaaak bgt. pulang ke malioboro naik transjogja, masuk mall malioboro sambil nunggu hujan reda.
Tekor di kota gede
naik becak 20rb pp, krn super gilak jauh, gak tega, jd dikasih 30rb. liat ini itu aaaah smuanya lucuu bagus2 mau semuaaa. hahaha. nah mas2 becaknya ngajakinlah ke pengrajinnya, dan cincin yg gw beli 100rb di toko, di pengrajinnya cuma 75rb. damn. knp ngajakin ke sininya terakhir sih, udh abis duit. dari kota gede sy membeli 4 cinci, 2 bros, 1 untuk ibu
Parangtritis
nah mulai deh sy ditemani sodara dr bdg :)
becak sampe nemu bis ke paris (parangtritis) 15rb. bis+masuk parangtritis 15rb, lama perjalanan 1 jam lah. turun di terminal parangtritis (pemberhentian terakhir), jalan 50 meteran ke pantai. ada juga kamar istirahat 30 rb an dan kamar mandi umum, mandi 2rb.
ini dia keunggulan dan perbedaan parangtritis, seperti gurun berair, desiran ombaknya memiliki jarak yang panjang.
di dekat daerah batu karang, ombaknya dasyat2, berasa kaya tiba2 dateng air bah dan tengelam.
jalan menyusuri pantai sekitar 1 jam an, menemukan air terjun dan sumpah siang bolong tempat sekitar air terjun bikin saya merinding, entah mengapa. gak jadi foto deh, baru mau turun udah naik keatas lg, sereeem bgt deh beneran.
sambil menuju bisa, melewati warung2 beli nasi putih 2rn dan kerupuk udang gede seribu. duduk di bis langsung buka nasi, kerupuk dan sarden kalengan yang di bekal, makan deh, terus tidur saking capeknya 4 jam memantai (10.00-14.00 mementai, 14.00-15.00 beres2,mandi). tidu stg jam, sejam, lalu teng tong kebablasan dan nyasar.
kaget, langsung berenti di entah berantah, tanya2 warga cara ke malioboro pada ga tau karena gak ada bis, angkot maupun beca di daerah itu, liat peta binggung, liat lagi akhirnya cari halte transjogja, jalan kaki 40 menit nemu museum perjuangan, mampir2 dulu deh, bayar 2rb dapet buku tebel kaya buku sejarah :D
10 menit dari museum perjuangan nemu halte transjogja, naik deh, nanay2 transit dimana gt lupa, sejam br sampai malioboro krn jalannya muter2. udah sore, cape, jalan2 bentar, gerimis, ujan, naik becak kemahalan, sampai penginapan ganti baju, tidur.
javatrip part 1 (1)
my first backpack (holiday) ALONE
niatnya backpackeran sendiri tapi malah jd kayak liburan dan tetep sendiri
sabtu. 5 februari 2011
20.45 gambir, taksaka 280.000. (cm ada exekutif,weekend.imlek.mahlam.MAHAL) perjalanan malam tapi lampu keretanya tetep terang benderan dan saya full gak bisa tidur.
minggu, 6 februari 2011
niatnya backpackeran sendiri tapi malah jd kayak liburan dan tetep sendiri
sabtu. 5 februari 2011
20.45 gambir, taksaka 280.000. (cm ada exekutif,weekend.imlek.mahlam.MAHAL) perjalanan malam tapi lampu keretanya tetep terang benderan dan saya full gak bisa tidur.
minggu, 6 februari 2011
05.00 stasiun tugu, jogja. keluar stasiun masih gelap, takut, gatau mau kemana dan naik apa, tukang becak ma taxi teriak2 ngajak mau kmn mba, dianter kmn, pusing ah dengernya. akhirnya masuk lagi ke dalam stasiun, ke wc cuci muka, rapi2h, ketemu mba2 kereta api nanya halte transjogja (dan dia menyasarkanku). keluar wc, nunggu matahari muncul di kursi sambil makan roti.
05.45 keluar stasiun dengan sok pede ke arah kiri luntang lantung jalan akhirnya menemukan halte transjogja di jalan mangkubumi nyebrang. bus blm ada, sambil nunggu sambil tanya2.
06.10 bus datang, naik, 3000 (skali naik mau transit berapa kali transit di malioboro naik jalur 1A ujungnya di prambanan.
07.30 sampai halte prambanan, celingak celinguk mau jalan kaki katanya jauh, akhirnya naik becak 8.000 setelah ditawar dan ternyata memang jauh, bisa2 gempoooor. sampai, jalan ke dekat tiket, liat2, lalu berniat makan dulu di warung sekitar, nasi+bakwan 3.000 agak lama2 disini sambil istirahat pegel

08.00 masuk prambanan 23.000 non mahasiswa . hari biasa 20.000

09.30 ikutan tour ke ratu boko bayar 10.000 karena super jauuuh di sleman ke sono dikit

10.30 dianterin ke prambanan lg, tp minta turun dkt halte guna menghemat becak 8.000 hahaha, naik transjogja jalur 1A sampe malioboro
11.30 sampai malioboro mulai mencari penginapan, sebelumnya makan sate di pinggir jalan. sial dimahalin 3 sate plus 2 ketupat 7.500 nangis raung2 sambil tanya2 di daerah mana.
12. 00 mulai dari jl.sastrowijayan banyak losmen tapi berhubung gw jijian, maka terus cari2 lg dianterin mas2 sok kenal yg nemenin dan ngasih tau ini itu (dia dpt komisi atau apa yah) dan gak pekanya gw, udh dibantuin gt gak ngasih apa2 blg makasih aja dan mas2nya gondok tp gw br sadar lamaa
13.00 msh nyari ujung2nya malah di hotel di jalan dagen. bengkak deh pengeluaran dlm hati .185.000 semalam include breakfast, ac, shower, queen size, kamar mandi di dalam, handuk, minum. hotel sebelahnya 150rb cm pake kipas angin, kamarnya jijik dan gak dpt makan. fix lah nginep di blue safir namanya untuk fasilitas segitu hotel ini paling murah! ini dia lobby tunggu nya. bersih.

13.30 taro ransel, ganti celana, tidur2an sampe jam 3 (super cape, smalem ga tidur,panaaas)
15.00 mandi, shalat, nonton tv leha2
16.00 keluar hotel. langsung diserbu tukang becak "kmn mba? keliling jogja 5 rb saja ayo" akhirnya naik deh. sepanjang malioboro. keraton. taman sari. sampe pelosok2 yg gw gak tau dan intinya lo diajak dan disuruh belanja. yah 1.5 jam ngegoes 5rb?? jelas gw gak tega akhirnya gw ksh 20.000
19.30 makan malam di angkringan dkt hotel (jl.dagen). rameee. nasi 2.000 sate2an 1.500-2.000. minum teh yawar 1.000
20.00 jalan2 luntang lantung dan berujung pada beli2an yg bikin hari pertama gw benar2 miskin!
22.00 sampai hotel. demam. meriang dan gak bisa tidur. cape jadinya supeeeer kesel!!! akhirnya bs tidur jg jam 3 an :)
05.45 keluar stasiun dengan sok pede ke arah kiri luntang lantung jalan akhirnya menemukan halte transjogja di jalan mangkubumi nyebrang. bus blm ada, sambil nunggu sambil tanya2.
06.10 bus datang, naik, 3000 (skali naik mau transit berapa kali transit di malioboro naik jalur 1A ujungnya di prambanan.
07.30 sampai halte prambanan, celingak celinguk mau jalan kaki katanya jauh, akhirnya naik becak 8.000 setelah ditawar dan ternyata memang jauh, bisa2 gempoooor. sampai, jalan ke dekat tiket, liat2, lalu berniat makan dulu di warung sekitar, nasi+bakwan 3.000 agak lama2 disini sambil istirahat pegel
08.00 masuk prambanan 23.000 non mahasiswa . hari biasa 20.000
09.30 ikutan tour ke ratu boko bayar 10.000 karena super jauuuh di sleman ke sono dikit
10.30 dianterin ke prambanan lg, tp minta turun dkt halte guna menghemat becak 8.000 hahaha, naik transjogja jalur 1A sampe malioboro
11.30 sampai malioboro mulai mencari penginapan, sebelumnya makan sate di pinggir jalan. sial dimahalin 3 sate plus 2 ketupat 7.500 nangis raung2 sambil tanya2 di daerah mana.
12. 00 mulai dari jl.sastrowijayan banyak losmen tapi berhubung gw jijian, maka terus cari2 lg dianterin mas2 sok kenal yg nemenin dan ngasih tau ini itu (dia dpt komisi atau apa yah) dan gak pekanya gw, udh dibantuin gt gak ngasih apa2 blg makasih aja dan mas2nya gondok tp gw br sadar lamaa
13.00 msh nyari ujung2nya malah di hotel di jalan dagen. bengkak deh pengeluaran dlm hati .185.000 semalam include breakfast, ac, shower, queen size, kamar mandi di dalam, handuk, minum. hotel sebelahnya 150rb cm pake kipas angin, kamarnya jijik dan gak dpt makan. fix lah nginep di blue safir namanya untuk fasilitas segitu hotel ini paling murah! ini dia lobby tunggu nya. bersih.

13.30 taro ransel, ganti celana, tidur2an sampe jam 3 (super cape, smalem ga tidur,panaaas)
15.00 mandi, shalat, nonton tv leha2
16.00 keluar hotel. langsung diserbu tukang becak "kmn mba? keliling jogja 5 rb saja ayo" akhirnya naik deh. sepanjang malioboro. keraton. taman sari. sampe pelosok2 yg gw gak tau dan intinya lo diajak dan disuruh belanja. yah 1.5 jam ngegoes 5rb?? jelas gw gak tega akhirnya gw ksh 20.000
19.30 makan malam di angkringan dkt hotel (jl.dagen). rameee. nasi 2.000 sate2an 1.500-2.000. minum teh yawar 1.000
20.00 jalan2 luntang lantung dan berujung pada beli2an yg bikin hari pertama gw benar2 miskin!22.00 sampai hotel. demam. meriang dan gak bisa tidur. cape jadinya supeeeer kesel!!! akhirnya bs tidur jg jam 3 an :)
Subscribe to:
Posts (Atom)

















