- Intercourse karena takut ditinggalin, padahal in deep down ga mau/ belum siap.
- Bertahan di hubungan yang tau tidak baik dan tak bertumbuh, karena takut memulai relasi baru. Takut tidak sesuai, takut tidak nyaman, takut lama lagi, takut makan waktu dalam prosesnya, dll.
- Bertahan di pekerjaan yang tidak menghargai, merendahkan, memperlakukan seperti keset; karena takut dikeluarkan, takut di pecat, takut sulit dapat pekerjaan baru, takut besok gak bisa makan, takut.
- Bertahan dalam pertemanan yang tidak mutual, tidak nurturing, unkind, harming, one sided, tidak bertumbuh, tdk menghargai; karena takut sendirian.
- Bertahan dalam rumah tangga abusif, karena takut tidak bisa makan.
- Bertahan dalam pernikahan yang harming dan membuat diri stuck, karena takut memilih diri sendiri.
- Menggubur jati diri, menjadi people pleaser, melepaskan boundaries; karena takut tidak dicintai dan tidak diterima.
- Rebutan ini itu, booking ini itu, karena takut tidak kebagian.
- Sikut sana sini, rampas sana sini, menghalalkan segala cara; karena takut kehilangan.
- Bekerja keras menggumpulkan banyak harta hingga greedy dan sangat pelit; karena takut miskin.
- mencambuk diri, menekan diri, keras terhadap diri; karena takut hidup sia-sia. Sekalipun tubuhnya butuh rehat dan sedang dalam fase banyak gabut.
- Rela dimadu, menjadi yang kedua, mejadi selingan, menjadi budak, karena takut tidak ada lagi yang mau dengan dirinya dan tidak mendapatkan cinta dari siapapun meski orang yang memanfaakan dia pun tidak cinta dan jauh dari kata baik.
- Memaksakan diri lembur meski badan sudah lelah dan bisa dilakukan besok, hanya karena takut tidak dicintai karena berbeda (pulang duluan dikala yang lain pada lembur)
- Membeli sesuatu yang tidak disukai, karena takut dikeluarkan dari kelompoknya.
- Menolak orang-orang yang datanf dengan baik, karena takut kecewa lagi.
- Menolak bantuan yang hadir, karena takut merepotkan
- Mengorbankan diri demi keluarga, hingga jiwa mati karena takut kehilangan cinta dari mereka
- Bertahan di tempat yang tidak menghargai dan memberikan ruang tumbuh, karena takut keluar dari zona aman yang sudah bisa diprediksi meski beracun.
- Selalu sibuk karena takut teringat hal-hal tidak menyenangkan dan segala trauma
- Sibuk mengejar pahala dengan sebagian ibadah hingga lalai dengan kehidupan duniawi (tidak bekerja, tidak menafkahi keluarga dengan baik, kurang aksi nyata), karena takut dosa, takut masuk neraka.
Hallo
Stories of Universe's Traveler | Feel,Observe,Think |
Thursday, May 21, 2026
Rasa Takut
Sunday, April 12, 2026
Ruang Kosong
Ruang akan cinta, koneksi, rasa aman, sense of belonging, dicintai, dipahami, diterima, diakui, apapun itu.
- Meski ada ruang kosong, tidak semua layak untuk dimasuki dan masuk, hanya karena ruang itu kosong dan butuh di penuhi.
- Ruang kosong itu kaan tetap kosong hingga kita mengisinya dengan isi yang tepat.
- Saat tidak ada cinta, maka ruang kosong itu perlu diisi cinta. Bukan yang lain. Jika tidak ada cinta yang bisa kita terima atau tidak ada orang yang mau memberi dan mengisi. Tandanya kita yang perlu mengisi ruang kosong akan cinta itu dari diri dalam diri sendiri.
- Kadang ruang kosong hanya butuh disii oleh diri. Diri yang penuh welas asih dengan diri sendiri, diri yang memvalidasi semua sensasi dan pengalaman yang hadir, diri yang menemani setiap detik yang hadir, diri yang memaafkan diri sendiri, diri yang mengakui akan kekosongan itu dan menerima tanpa penghakiman apapun, diri yang mulai bisa merangkul dan merawat ruang kosong tersebut.
- Tidak semua kekosongan perlu diisi. Jika tidak mempu diisi, terisi, mengisi; cukup disadari, diakui, diterima.
- Menghargai diri adalah saat tidak sembarangan mengisi ruang-ruang dalam jiwa termasuk ruang kosong tersebut. Kita berharga, kita layak, kita bernilai, jangan pernah mengisi ruang dengan sampah hanya karena belum menemukan berlian. Jika masih kosong ya rawat saja agar tetap bersih, rapih, baik, wangi, dan isi dengan hal-hal baik meski tidak sampai penuh.
- Jiwa kita, kita sendiir yang punya kendali. Dan semua yang masuk atas se izin diri. Jangan pernah izinkan semua hal yg hadir apalagi ingin masuk hanya karena ada ruang.
- Ruang kosong tetaplah ruang, tidak selalu harus jadi gudang dan tenpat sampah. Kita bs merubahnya jadi ruang sakral yang hanya bs diakses oleh diri sendiri atau oleh orang2/hal2 baik berguna yg memang kita izinkan masuk.
Tennis
Wednesday, March 11, 2026
Maturity and Being Wise
Friday, March 6, 2026
Komunikasi
Tuesday, February 24, 2026
What if
Thursday, February 19, 2026
Jodoh
Wednesday, January 28, 2026
Ekspresi (2)
Ekspresi (1)
Monday, January 5, 2026
Rasa Takut
Friday, December 5, 2025
Pekerja Malam
Ternyata ada syuting yang memang di lakukan malam hingga dini hari, seperti ajang pencari jodoh yang kadang sebagian kandidatnya adalah settingan sebagai pengembira, Dan orang yang ikut syuting ini bukan orang terkenal yang saat papasna di jalanan, semua orang langsung tau.
5/12/2025
Beberapa hari ini buka threads, muncul postingan tentang kontra LPDP untuk semua. Ada yang menganggap anak orang kaya tidak layak untuk mendapatkan beasiswa LPDP. Padahal beasiswa mengejar kualitas juga, tidak sebatas kurang mampu atau miskin. Stop minta privillage bantuan dan kemudahan biaya karena miskin. Selama diri berkualitas, mau miskin ya jalan selalu ada. Tidak akan pernah takut tersaingi oleh orang yang dianggap kaya dna jauh lebih mampu. Disini kompetisi kualitas personal, bukan jual inferiority "miskin berhak dapat beasiswa, anak orang kaya tidak berhak". Heyyyy anak orang kaya itu yang kaya orang tua nya, sama aja yang miskin itu orang tuannya jg. Secara individu ya mereka sama, tidak ada masalah jika diadu kualifikasinya.
*disclaimer, bukan anak lpdp atau anak orang kaya.
Jaman sekolah 1990-2000an, itu ada sekolah unggulan yang isinya benar-benar tersaring. Saya pengejar lingkungan, berambisi sekali masuk sekolah bagus biar punya lingkungan baik (kompetitif, pinter-pinter, fair, dan sehat). SD masuk sekolahan yang dianggap bagus di tempat itu, saat masuk SMP unggulan,a da yang tanya "kamu dr SD mana", saat saya jawab SD X, komen orang-orang "wah itu sekolah anak orang kaya smeua ya". Disitu mendadak sadar, iya juga ya, teman-teman sayang dari keluarga yang sangat mampu. teringat jaman hip suatu sepatu, saya merenggek ke ortu minat dibellin. Ortu komen "itu harga sepatu sebesar gaji satu bulan ibu". Tapi saya bisa bertahan di sekolah itu karena secara otak, kemampuan, kualitas diri baik, dan mampu bergaul dengan baik juga, tidak merasa inferior atau harus ngikutin demi bisa diterima. Karena fokusnya ke pengembangan diri.
Thursday, December 4, 2025
Komunikasi
Trusting Self
Tuesday, November 11, 2025
11/11/25
Monday, November 10, 2025
10/11/2025
Thursday, October 23, 2025
Experiences
for each has revealed a different kind of energy,
When I was manipulated, I learned to sense the energy of manipulation.
So now, when it appears again, I can recognize it early
and choose a response that protects my life and honors myself.
I came to recognize what it feels like. So in the future,
if a similar experience arises, I can sense and discern whether
it comes from dark energy, an energetic clash, or something else entirely.
the richer my awareness becomes of human energy and their intention.
Every encounter, whether in friendship, work, or love, family
adds a new layer of understanding and teaches me how to