Showing posts with label Design. Show all posts
Showing posts with label Design. Show all posts

Saturday, October 29, 2016

The Latest Project (End of October)


2. Procces. Built in


1. Designing, Planning.
3. Finnaly. 80%

*All posts and photos in this blog are courtesy of Utie - unless stated otherwise. Please don't use them without permission or without noting its origins on your post.

JFW 2017


Hallo

Ceritanya dateng ke Senayan city dari Bandung dalam rangka mendukung teman yang masuk finalis lomba yang karyanya dipamerkan di catwalk di acara Jakarta Fashion Week 2017. 

ini dia karyanya Metia Ramadhani





Duh, kurus-kurus ya model, gak ngerti mereka makan apa. Sempet merhatiin sesuatu sih, di share di postingan berbeda aja deh hehe. So far So cool.



Pemenangnya cowok dari surabaya. Ini cowok dari lobby (sebelum tau dia siapa) udah kersa banget deh aura-aura "seseorangnya". Jadi pengen kenal, menjalin relasi dan circle mungkin? 


Random ketemu citra ckckc. Awalnya bareng winta, udah keburu pulang duluan.
Ini lupa lagi ngapain ya pas difoto, gesture sama expresinya berasa aneh hahaha


Wednesday, August 24, 2016

2016 Project: Commercial Place

Commercial Place - Cafe. 
Berlokasi di Semarang, Jawa Tengah

Cafe dengan spesialisasi dessert dari brand Loffle dan ada satu brand baru makanan berat sejenis suki di lantai pertamanya, tentu saja beda brand, beda pula image yang dihadirkan. Setelah melewati beragam proses brainstorming, pemilihan, hingga keputusan dengan segala variable khususnya variable budget yang supeeeeer mini dan vaiable waktu pengerjaan yang butuh asap. Begitulah TOR dari klien, menghasilkan desain seperti ini. Semoga berkah untuk semuanya.

Disini, saya menyajikan sebuah konsep dalam efisiensi dan brand image yang digambarkan dalam bentuk ruang 3 dimensi. Sirkulasi menjadi kunci utama dalam pemenuhan efisiensi baik secara pergerakan manusia, perputaran barang, udah, pencahayaan, penghematan daya, hingga waktu. Tanpa melepaskan unsur psikis yang menyentuh para pengguna sebagai konsumen untuk merasakan suatu sensasi sebagai moment yang lekat dalam memory. Kenapa harus efisien? Sepenting apa efisiensi sampai diterapkan sebagai kunci utama? Kalau ini alasannya panjang karena sebelumnya telah dianalisa dari segi gaya hidup lingkungan tempat ini dibangun, biaya, konsep financial, bisnis, objek jualan, dsb. beda proyek beda konsep. Singkatnya adalah, karena desain spasial adalah jembatan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Salah satunya lewat efisiensi, dimana berbagai pihak akan sama-sama merasa diuntungkan. 

Sekarang sudah fase pembangunan. Horeeee. sekilas kaya panggung ya hahaha. 



Kadang bukan kecil gedenya proyek, tp pas dibangun dan jadi sesuai perancangan itu rasanya ada kepuasan tersendiri. Cant wait to see you!

Tuesday, August 23, 2016

2016 Project: Residential

Hallo... Udah lama banget ya gak update kerjaan sebagai desainer interior yang kadang jadi arsitek dadakan hahaha. Daripada ubek-ubek file lama, mau sharing beberapa proyek yang datang dan dikerjakan secara singlefighter di semester pertama tahun 2016.

Pertama, Residential - Rumah tinggal. Berlokasi di Cimahi, Jawa Barat.

Fasade

Saya mengerjakan mulai dari tanah kosong. How lucky i am dapet proyek dengan tanah berkontur. Yeay! Suka soalnya hahaha. Porsinya sebagai arsitek dan desainer interior dengan bantuan orang sipil untuk menghitung strukturnya (terimakasih kang rama dan arif yang udah ngenalin bapak sipil itu. Mereka kontraktor, kerjanya rapih, kalo butuh kontraktor buat ngebangun bisa hubungi mereka lewat saya juga bisa nanti dikasih kontaknya). 

Mendesain rumah tinggal memiliki kunci tersendiri. Tidak hanya masalah bagus secara visual namun tepat bagi penghuninya dan ini baru akan terasa saat sudah terbangun (jaminan dari saya jika  dibangun benar sesuai peracangan). Rumah adalah hal personal bagi para penghuninya. Disini ada hal menyenangkan, yaitu hasrat membaca "orang" dan menganalisa personality jadi tersalurkan. Hanya butuh empati dan kemampuan mendengarkan dengan penuh perasaan tapi otak tetep jeli mencatat dan membayangkan semua hal secara logis dan teknis kedepannya gimana. 

Rumah ini rencananya dihuni seorang ibu, anaknya yang sudah dewasa, asisten rumah tangga, dan kerabat yg berkunjung. Digunakan untuk tempat berkumpul keluarga mulai dari usia manula hingga balita, dimana desain harus aman dan ramah untuk segala umur. Suasana damai, hangat, terbuka tersaji dalam alur sirkulasi, bukaan, cahaya, dan udara yang lapang: warna sederhana, dsb. Biar energi chi nya banyak. 

Prosesnya selesai sampai perancangan bangunan. Interiornya nanti dulu katanya, jadi saya desain interiornya sebagai bagian dari bangunan meski massa ruang. Furniture built in sudah dibuat belum detail sampai warna, material, dan ukuran detaillnya. 

Lantai 1 dan 1.5
Lantai 2 dan 2.5

Semoga segera berdiri kokoh, bermanfaat, meningkatkan kualitas hidup, membantu menciptakan kehangatan dan kebahagian bagi seluruh orang yang berada di rumah ini. Aamiin. Ada beberapa proyek lainnya, yang satu dalam proses pembangunan, yang satu sedang dihitung rab nya, yg satu inshaallah segera dibangun. Di update nya pas udah jadi aja kali ya nanti. Sebenernya gak suka cerita tentang aktivitas dan kerjaan. Sekali-kali lah gpp.

-------------
Kita hidup di dunia untuk menjalankan tugas dan peran masing-masing. Jangan sampai kebutuhan akan realitas hidup menutup jiwa dan tujuan asli diri. Semua yang dikerjakan hanya sebuah kendaraan dalam menempuh perjalanan menuju tujuan sebenarnya. Jangan terlena dengan jalan mulus, cuaca adem, kendaraan nyaman. Jangan pula stress dengan jalanan rusak, kemacetan, ban bocor, dompet di copet, dan nyasar. Perjalanan masih jauh, jauh sekali. Harus segera bergegas. Ambil yang diperlukan, tinggalkan yang memberatkan.

Uang, karya, kebermanfaatan, achievement, pekerjaan, aktivitas, ilmu, dsb. Hanya sebuah alat. Bukan tujuan sebenarnya. Be wise to find your purpose of life. Be patient to walk on your journey. Be though for you path. Cheers! :D

Friday, August 5, 2016

Jam Kerja

Hallo, udah lama gak nulis di blog.
Ini alasannya karena lagi sibuk ngerjain desain 3D pakai laptop dimana laptopnya suka nge hang, alhasil aktivitas sambil nunggu laptop normal adalah main hp dimana pikiran-pikiran justru tertulisnya di facebook/ line.

I am Extremely Moody and Hypersensitive People. Karena sifat moody ini, tak sedikit orang yang nyangka saya bipolar. padahal bukan. Moody dan sensitive, 2 kombinasi yang berhasil bikin ribet diri sendiri. Cuma bisa kerja di tempat yang tenang, tentam, jauh dari sifat-sifat buruk orang (meski ini hal tak teraba, tapi energi dan aura nya kerasa), dan dalam keadaan mood yang baik. Mood bisa hancur seketika cuma karena hal sepele, "jd kapan?", sesepele pertanyaan itu. I dont know why, perubahan suasana terjadi diluar kendali diri, kendali diri cuma bisa mengekspresikan atau memendam dalam diam.

Kalau durasi pekerjaan 4 minggu, 2 minggu bangun mood, 1 minggu mikir dan bikin konsep, 1 minggu ngerjain. Kalau orang normal, 2 hari mikir konsep, 3 minggu ngerjain, 5 hari terakhir santai. Kebayang kan betapa stress dan deadlinersnya. Hahaha. Begitupula sebaliknya, kalau lagi mood, berasa gak butuh tidur, bawaannya pengen kerja terus, otak panas terus, ide meletup-letup, fisik berasa punya jutaan kalori. Mungkin karena sifat itu, Tuhan memberikan sifat super formalis agar bisa hidup seimbang. Apapun yang terjadi, selalu berusaha memenuhi komitmen dan tanggungjawab sesuai waktu dan batas akhir yang disepakati sebelumnya. (penting bgt nih buat para klien dan calon klien untuk menentukan deadline akhir dan memberi ruang sepanjang proses pengerjaan).

Kembali ke topik awal, jam kerja. Sudah 4 tahun menjalani hidup sebagai freelancer, sempat diselang sekolah S2 dan mengajar di universitas swasta. 1 tahun ini murni hanya fokus bekerja. Jam kerja super gak normal dimulai jam 7 malam hingga 4 subuh, sehabis subuh, bobo. Bangun dzuhur, lalu ini itu sampe sore, dan mulai bekerja selepas isya. Sampe suatu ketika jadi kurang bisa berharmoni dengan orang-orang seatap. Merasa yang salah adalah saya, maka mulai merubah pola hidup dengan tidur jam 12 malem, bangun jam 5 subuh, jam 6 mandi, jam 7 pagi sudah depan laptop. Nyatanya? Dalam seminggu berhasil gak ngapa-ngapain. progressnya cuma seupil kecil.. Sangat jauh dari produktif. fisik fit, tp otak dan mood gak bisa sinkron, lalu malamnya dikala fisik sudah drop, otak malah meletup-letup. Alhasil, membebaskan diri untuk menjadi diri sendiri, salah satunya dengan membiarkan diri kembali pada sifat alaminya, yaitu: bekerja di malam hari, yng membuahkan hasil pada penyelesaian pekerjaan secara produktif, dengan resiko perlu ngekos/ tinggal di tempat yang super tenang untuk beristirahat pada pagi hingga siang harinya. 

Setiap orang, memiliki pola-pola tersendiri, beda-beda tentunya. yang menjadi masalah adalah saat bersinggungan dengan orang lain yang ternyata memiliki pola hidup yang berbeda. bisa menhasilkan permasalahana karena saling terganggu satu sama lain meskipun niatnya tak menganggu. Saya sangat terganggu dengan orang-orang yang berisik pagi-pagi apalagi ditambah suara anak kecil nangis jejeritan, suara televisi sepanjang malam sebagai pengantar tidur seseorang yang menganggu proses kerja yang butuh suasanan hening. Tapi gak ada orang yang keganggu dengan aktivitas saya dimalam hari, paling suara pintu pas lagi ambil air minum ke dapur. Mereka terganggungnya justru karena reaksi emosi saya, hasil gak bisa tidur dan mandek dlm proses bekerja karena keusik sepanjang pagi-malam dengan suara dan aktivitas mereka. Kemudian mereka balik menyerang krn dalam hukum sosial secara alami, minoritas akan kalah oleh mayoritas, Kenapa ya jadi orang sensitif banget.

Meskipun dalam sisi lain, sensitifitas ini justru hal positif yang sangat dibutuhkan oleh para pelaku di dunia kreatif, termasuk desainer interior. Karena dalam proses berkarya, menggunakan konsep design thinking. dimana perlu keahlian dalam "membaca" kebutuhan human/ klien/ customer untuk menciptakan solusi dalam desain, keahlian itu di dapat dari sifat sensitif dan empati. Disisi lain, sifat yg terlalu high pun dapat memacu masalah lainnya.

Friday, February 12, 2016

Chaos


"Chaos"
Acrylic on Canvas
Febriani Eka Puteri

Hide and Seek. Come and Go. Up and Down


Being Harmony



"Being Harmony"
Acrylic on Canvas
Febriani Eka Puteri

Hide and Seek. Come and Go. Up and Down



In The Dark



"In The Dark"
Acrylic on Canvas
Febriani Eka Puteri


The feel in memory of Sailing Komodo, 36 weeks ago.


Sunday, December 13, 2015

UP_Casual Bag

Hallo! 

Finally my new baby was born on 1st December 2015.

Casual Bag to accompany your joyful journey! 
General is new Specific. Dynamic is new Stable.
We just have 5 items for 1 pattern, and 5 pattern for 1 model.
The Design change every 3 months cycle for different theme.

Black Strips
Bag: Canvas + Faux Leather 135.000 IDR
Pouch: Canvas 42.000 IDR
Happy Shopping bright people! Cheers~
U can follow on Instagram @U_Project

Wednesday, June 4, 2014

Friday, September 9, 2011

The PATH Terminal in New York




The PATH Terminal at the WTC site in New York

Karya: Santiago Calavatra

Analisis Prinsip interior pada bagian dalam bangunan ini:
Bentuk luar (eksterior) bangunan ini sekilas seperti tulang ikan, dengan banyak pengulangan dan simetris, tidak jauh beda dengan bagian dalam bangunan (interior) tersebut. Elemen titik, garis, membentuk bidang yang memberikan masa ruang dengan pengulangan-pengulangan yang membentuk irama, dan permukaan yang halus, licin, bersih, shine serta dominasi warna putih dan aksen bentuk maupun warna tersusun dalam suatu komposisi.

Komposisi ruang PATH Terminal antara kanan dan kiri atau depan dan belakang seperti mirror, mengacu pada susunan yang seimbang dari unsur-unsur yang sama terhadap suatu sumbu atau dapat disebut simetri bilateral.

Bidang lengkung pada dinding dan langit-langit yang diulang dengan pola yang sama membentuk irama yang memberikan pergerakan ritmis sehingga perhatian orang dalam ruangan tersebut (pengamat) dipandu sepanjang pengulangan bidang lengkung tersebut. Pengulang tersebut tidak monoton, karena walaupun berjarak sama(teratur) dari kecil(pendek) ke besar(panjang) hingga ke kecil (pendek) lagi tetapi terdapat permainan ukuran, dari bertransformasi, sehingga pengulangan tersebut menghasilkan dinamika yang terus berubah serta menghadirkan kontinuitas.

Bentuk main enterence dengan bidang lurus dan ada bidang miring yang dipasang dengan kemiringan tertentu, didesain berbeda dari bentuk dinding dan langit-langit nya sehinga memberikan variasi dan kontras terhadap interior PATH terminal (gambar 2 dan gambar 4). Perbedaan(variasi) main enterence dengan dominasi bidang lengkung pada dinding dan ceiling walaupun kontras tetapi tetap saling berhubungan, saling memberikan respon terhadap satu sama lain, ada harmonisasinya.

Dominasi warna putih serta pencahayaan yang terang memberikan kesan luas dan bersih, ditambah dengan warna sky blue dari kaca yang terpantul dari warna langit pada bagian-bagian tertentu pada diding, escalator, memberikan harmonisasi dengan aksen warna hitam pada pegangan escalator, dan warna hitam yang terbentuk dari kurangnya cahaya(gelap) itu pun memberikan aksen pada ruang tersebut(gambar 3).

Lantai pada ruang tersebut bersifat memantulkan, sehingga terciptalah bayangan, seperti mirror yang membuatnya simetris dengan yang dipantulkannya.

Pembentukan ruang tersebut memberikan kesan luas, besar, berasa jauh, terbuka bagi orang yang ada di dalamnya.

Secara keseluruhan ruang interior PATH terminal berbentuk simetri bilateral. Pengulangan bentuk pada dinding dan langit-langit membentuk irama, dan transformasi ukuran lengkungan dari kecil(pendek) ke besar(panjang) hingga ke kecil(pendek) lagi pada dinding dan langit-langit memunculkan kontinuitas, terdapat kekontrasan pada bentuk main enterence terhadap dominasi bentuk pada dinding dan langit-langitnya. Warna hitam(gelap) pada suatu masa dalam ruang tersebut dengan warna putih yang mendominasi dengan harmonisasi warna biru dan pencahayaan yang terang membuatnya menjadi aksen. Komposisi bidang, masa ruang, warna, tekstur tersebut memberikan sebuah keseimbangan dan harmoni pada ruang tersebut.

Tulisan ini hasil pemikiran dan pengetahuan saya dan ditulis pada saat kuliah,
Mohon untuk tiak men-copy paste nya