Friday, May 22, 2026
Luka
Tuesday, March 18, 2025
Ramadhan #18
Apakan orang tua mengajarkan diri untuk mengasihi dan menerima diri. Menanamkan diri layak dicintai, dikasihi, diberi, di provide tanpa merasa tak enak dan harus berhutang?
Atau orang tua sibuk menuntut anaknya agar mampu diterima, menyenangkan semua orang, menginvalidasi semua perasaan dan pengalamannya, penuh dengan kritik dan labeling segala keburukan, beban, not good enough?
Love Self First
Mampu mencintai diri tanpa syarat dan menerima diri sepenuhnya terlebih dahulu, sebelum memulai percintaan bahkan berkomitmen dengan orang lain dalam sebuah relasi.
Sehingga saat ada hal-hal tak nyaman, menyakitkan, kita tak akan pernah merasa diri korban, mengasihani diri sendiri, apalagi memiliki banyak trauma tak berujung hingga hayat selesai.
---------
Hanya karena merasa tak layak dicintai dan tak mampu dicintai?
hanya karena terbiasa dengan hal-hal menyakitkan dan belum mampu mencintai diri?
Seberapa banyak kasih yang hadir yang mau dan mampu memberikan kehidupan duniawi yang jauh lebih dari cukup dan berlimpah menyenangkan yang diri tolak? Hanya karena perasaan tak layak dan blm mampu mencintai diri?
hanya karena belim mampu menerima diri sendiri sehingga takut orang lain tak mampu menerima?
Thursday, April 18, 2024
18/4/24
Sunday, March 18, 2018
Khutbah Nikah #1 - Tanggung Jawab
"Kamu gak punya tanggung jawab terhadap ayah, ibu, mertua, suami. Begitupun sebaliknya, kamu gak punya tanggung jawab terhadap ayah, ibu, mertua, dan istri. Kalian hanya punya tanggung jawab terhadap Allah." - Khutbah Nikah di akad tadi pagi.
Lalu ku nangis. Udah mah setiap akad nikah selalu bikin haru, ditambah khutbahnya yang bikin mikir dan menyadari banyak hal.
Jadi mikir, seorang ayah bertanggung jawab terhadap keluarga dengan memberi nafkah serta menjalani fungsinya, semata-mata untuk mempertanggungjawabkan hidupnya terhadap yang menciptakannya. Begitupun dengan anak yang berbakri, istri yang solehah, tentannga yang baik, teman yang soleh, semuanya tidak memiliki tanggung jawab terhadap manusia lain. Masing-masing manusia hanya punya tanggung jawab terhadap Tuhannya dengan menjalankan kewajiban dan menjauhi larangan-Nya.
Semua manusia yang pernah hadir dan bersinggungan dalam hidup, hanya sebagai ujian, cobaan, tempat belajar, mengajari, dan media dalam mempertanggungjawabkan diri terhadap Tuhan.
Pada akhirnya, kita akan kembali dalam kesendirian, sendiri. Sendiri dalam kubur, sendiri dalam mempertanggungjawabkan semuanya tanpa siapapun.
Bandung, 17 Maret 2018
Khutbah Nikah #2
Terus kepikiran banyak hal.