Wednesday, March 26, 2014

skakmat!

* percakapan malam disuatu tempat makan di Bandung.
a: teman baik || b: saya

a: ti, punya sahabat ga?
b: punya
a: berapa?
b: satu.
a: cewe/ cowok?
b: cewek
a: sahabat uti punya kekurangan ga?
b: punya
a: terus sikap uti gmn?
b: ya men-toleransi, sabar, terus kalo keburukannya agak ekstrim suka ngingetin/ marahin.
a: sahabat utie cantik?
b: biasa aja, cuma soleh
a: terus masih mau sahabatan?
b: iyalah. emang knp sih?
a: knp kalo sahabat gak cantik/ ganteng dengan segala kekurangannya bisa diterima apa adanya, tapi untuk pasangan hidup nggak?
b: mmm... (skak mat!)

Pas nyampe kosan, tiba2 mulai mencerna percakapan barusan dan jadi mikir banyak hal.
Salah satunya, berhubungan dengan masalah perasaan. saat seseorang bisa menerima orang lain sepaket dengan kebaikan dan kekurangannya, berarti ada rasa sayang dong, sayang ke temen misalnya. saya baru memahami kenapa rasa sayang itu termasuk rahmat dari Tuhan, ya karena masalah perasaan sayang bukan kendali kita, kita gak bisa milih mau sayang ma siapa (kecuali Berusaha -usaha untuk sayang), kita ga bisa minta untuk disayang siapa, apalagi maksa orang lain buat sayang, kita ga pernah tau kapan dan bagaimana perasaan itu muncul. ya ya sedikit celotehan menjelang tidur gpp lah ya :p  *sebenernya masih banyak pemikiran-pemikiran lain tentang ini dalam berbagai aspek tp udh cape nulisnya haha

Tuesday, March 11, 2014

Tips Sailing (bagi Jilbabers)


kepulauan komodo. taken by: me. kapal pinisi.

Akhir Desember 2013, saya ikut sailing komodo, live on board selama 5 hari 4 malam. Awalnya mikir kalau sailing apalagi di musim hujan bakal repot, 
- Nanti kalo nyemplung di laut (pasti kan ini ada di jadwalnya), rambutjadi  basah, keringinnya gmn? ada listrik ga? kalo ada keringin dimana secara dikapal hidup ma banyak orang, cewek cowok nyampur. Kalo langsung pake jilbab nanti pusing lembab gatel2 lagi kulit kepala.
- isi 40 orang, wc cuma 2, nanti mandinya repot nih, secara waktu orang berenang dan bilas bakal bersamaan, dalam waktu yang sama.
- aurat gimana ya ini

Ternyata, saat kita sudah menetapkan diri untuk istiqomah, selalu ada jalannya. 
1. Untuk menghindari rambut basah saya menggunakan sillicone cap setiap nyemplung laut, alhasil rambut gak basah, dan selama di kapal saya cuma keramas sekali sehabis tracking karena keringetan itu pun pakai air tawar air mineral botolan, sehabis itu langsung pake atasan mukena (ya mau gimana lg, mukena dipilih karena rambut panjang jadi bisa terurai tanpa kelihatan, sehingga proses keringnya bisa lebih cepat).
2. Tidur campur ma cowok, gunakanlah mukena parasut atas bawah, selain melindungi aurat lebih tertutup saat tidur, rambut bisa tergerai dibawah mukena, juga menghalau angin masuk tubuh. 
3. Tidur di deck saat musim hujan. Pakai jas ujan, jadi kalau pas tidur tiba-tiba hujan, baju gak basah.
4. Bawa pasmina, karena dipakainya gampang tanpa perlu bercermin, bawa jilbab segi empat karena cepat kering dan berpori-pori.
5. pakai sendal gunung, biar kalau basah gampang keringnya dan bisa dipakai buat tracking.

Saat sailing, pakaian yang dibutuhkan hanya 3.
1. Pakaian renang + silicone cap + jilbab buat renang. (Untuk kegiatan di air) + kaos oblong sepaha (buat nutupin badan pas naik darat menunggu ke air lagi, kalo ganti baju dulu kan repot).
2. Celana panjang casual dengan bahan cepat kering + kaos lengan panjang + kerudung segi empat. (untuk kegiatan di darat saat mampir dan tracking).
3. Celana tidur bahan katun tipis + kaos lengan panjang + pasmina. (saat berada di kapal).

Peralatan multifungsi yang perlu dibawa:
1. mukena (selain untuk solat, juga untuk tidur malam)
2. Jas hujan (buat tidur dimusim hujan biar gak tiba2 keujanan, menghalau angin laut, dll). Kalau bisa jas hujannya yang bahannya enak, bukan plastik maksudnya.

Dalaman:
1. Bra 3 buah 
- Sport bra untuk kegiatan di air. Kalau sudah selesai bra dijemur dan dipakai lagi untuk kegiatan di laut selanjutnya. 
- Bra santai tanpa kawat untuk di kapal, jadi kalau tidur gak sesak, karena sikonnya repot untuk lepas pakai beha saat tidur, apalagi kalo mau pipis malem2, kan dikapal campur cewek cowok.
- Bra biasa, untuk aktivitas di darat/tracking.
2. Celana Dalam
- 1 CD untuk kegiatan air, nyemplung laut. sistemnya sama kaya bra buat basah2an, jadi kalo udah naik ke kapal, celana ini langsung di bilas/cuci lalu di jemur dan dipakai lagi kalau mau nyemplung, jadi kalo blm kering ya gpp kan dipake di air lagi. haha
- Beberapa celana dalam kertas, nah ini dipakai dalam keadaan kering, di kapal, tracking.
- 1 CD katun untuk cadangan.

kategorikan baju kedalam jenis aktivitas, bukan dihitung perhari. pakaian basah (dipake 3 hari nyemplung), pakaian di kapal (dipake tidur 4 malam dan sehari-hari di kapal), pakaian tracking (dipake 2 hari).  jadi cuma butuh 3 pasang pakaian untuk 4 malam haha...

Toiletries
- Sikat gigi + odol.
- sabun mandi (cuma dipake buat cebok abis bab doang)
- shampoo sachet
- susu pembersih + kapas/tisue (selain karena air di kapal asin, juga lbh ampuh bersihin sunblock)
- tissue basah (untuk mandi haha)
- sunblock
- pelembab, kalau saya pake cream 21, karena bisa dipake mulai dari muka, badan, sampe kaki.
- deodorant
- parfume.
- lipbalm yg ada spf nya, biar bibir gak item (saya gak bawa ini jd aja item bibirnya).

Perlengkapan lain:
- Dry bag
- kamera underwater
- kantong plastik/ case waterproof untuk hp
- power bank
- colokan T
- payung (ya bawa aja, buat diperjalanan setelah mendarat di pelabuhan)
- alat snorkel/dive sendiri (dive mask, snorkel, finn).
- buat yg berkacamata dengan minus tinggi, jangan lupa bawa kacamata cadangan.

Perbekalan
- antimo (hari pertama saya muntah 5 kali hah), tolak angin, kayu putih, vitamin
- air mineral botol (meski sudah disediakan di kapal jatahnya, tp bawa aja takut kurang, selain buat minum juga untuk bilasan air tawar seperti gososk gigi/ cuci muka/ keramas).
- biskuit, roti, pop mie, cap kaki tiga, pocari sweat.

Saturday, March 8, 2014

:'(


...............

I only did what I thought was truly right

It's a long and lonely road, when you know you walk alone


If I could hold back the rain, would you numb the pain?

I feel like running away

I'm still so far from home

You say that I'll never change

But what the fuck do you know?

Monday, March 3, 2014

Bismillah.

2 bulan sudah thesis tak tersentuh.
Sibuk dengan urusan lain yah tak berarti jika dilihat dari permukaan, menghasilkan berbagai pemahaman-pemahaman hidup, memperluas toleransi dan pandangan, memberikan rasa syukur atas semua yang terjadi.

Sekarang, prioritas thesis dinaikan dalam prioritas diatas urusan di dunia lainnya. Semoga lancar, berkah, dan baik untuk dunia akhirat kedepannya. Bismillah!

Monday, February 17, 2014

:)

Selalu saja ada orang-orang yang tak terlihat namun menyimak di belakang layar, memperhatikan dan memantau dengan perlahan. Mendekati berinteraksi secara pribadi. 

Selalu saja ada orang-orang aktif di depan layar, membuka interaksi diatas sana, tanpa sadar semuanya topeng sosialita mengejar popularitas.

Pada akhirnya kita bisa tahu mana yang tulus meski diawal sudah bisa merasakannya. happy monday! 

Boker

disuatu waktu dan sikon, seorang teman bilang: "ti ntr lo boker lg, lo kan kalo masuk angin suka mules2 pgn boker".

dan gw terdiam sekian menit mikir sambil inget2, "iya juga ya, tiap kena angin malem yg sampe bikin masuk angin, gw lngsng mules dan pgn boker".

moralnya: ternyata byk hal2 kecil yg sebenernya fakta respon tubuh, hati, pikiran / kebiasaan kita yg gak disadari tp orang lain (meski br kenal sekali brg) sadar dan tau, merhatiin.

Friday, January 17, 2014

Pertemuan

foto: dokumen pribadi

(pertemuan dgn orang2 tanpa duga yang akhirnya menjadi teman baik).

ini pertemuan pertama kita duduk dalam mobil taft dalam perjalanan pulang, mengobrol yang entah kenapa begitu akrab. - saya dengan C

ini pertemuan kedua, dalam sebuah bar dimana saya menyapa dan memeluk hangat yang disambut dengan antusias olehnya. - saya dengan E

ini perjalanan pertama menggunakan kereta jakarta bandung, duduk bersebelahan berbicara selama 3 jam hingga saling tahu seluruh kehidupan masing-masing. - saya dengan K

ini perasaan pertama saat bertemu di stasiun arah jogja tanpa kenal wajah dan nama, namun memiliki insting bahwa orang ini akan menjadi tmn baik, dan ternyata benar saja. - saya dengan V

ini pertama kalinya kita menghabiskan waktu dalam jangka panjang, dari sebelum puasa hingga menjelang lebaran, memiliki moment2 yg saling dikenang, dimana saat berpisah ke kota masing- masing sedih kaya putus cinta, hanya saja kita berusaha santai dalam diam. - saya dgn dia.

Dan disaat itu semua terjadi dalam sekejap waktu, saya kembali bertanya dalam hati, dimana orang-orang yang saya temui dalam sehari-hari selama sekian tahun? apakah kita sudah saling kenal? Disisi lain pun jadi sadar betapa besarnya kuasa Tuhan mempertemukan manusia satu dengan lainnya, membuka hati makhluk2nya, dan memberikan rasa "keterikatan" satu sama lain. 

ada byk konklusi, salah satunya: Ternyata tidak butuh waktu lama untuk mengenal seseorang, hanya butuh campur tangan Tuhan dalam membolak balikan hatinya dan kuasa-Nya untuk mempertemukan.

Tuesday, January 7, 2014

Alhamdulillah

Minta satu dikasih seratus.
Minta seneng dikasih bahagia.
Minta A dikasih sampe Z.
What a life!
"mana nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan?"

sumber: foto pribadi
Terimakasih 2013, Selamat datang 2014.

*wuallahualam bishawab.

Saturday, December 7, 2013

Terimakasih! :)



Terimakasih atas kesendirian yang pernah terjadi,
karena memberi ruang bagi diri untuk mengenal dirinya sendiri.

Terimakasih atas kesepian yang sering datang tanpa diundang,
karena membuat lebih dekat dengan Tuhan. 

Terimakasih atas sakit hati yang pernah singgah,
karena membuat diri lbh bisa "mengatur" hati, kebal,
dan berhati-hati bersikap berbicara dengan orang lain.

Terimakasih atas persingungan dan perbedaan yang tercipta,
karena memperkaya diri dgn luasnya perspektif dan lebih toleran.

apa jadinya hidup kalau semua baik2 saja? sepertinya akan kehilangan kesempatan untuk belajar dan meningkatkan kualitas diri... hehe

good night :)

Sunday, December 1, 2013

01:07 AM

Bandung, 01:07 am

Tiba-tiba datang masa dimana aku tak bisa menolak dengan kehadiran jiwa-jiwa yang merasuk kedalam tubuh, membuat jiwa ini merasakannya seolah-olah menjadi diri mereka, merasakan setiap rasa yang tak pernah aku pahami dan rasakan sebelumnya. Entah ini sebuah anugrah atau sebuah hal lainnya. Istighfar terucap dihati, menjaga jiwa tetap berpijak dalam kesadaran.

Dan jiwa yang sedang masuk atau aku yang sedang masuk ke jiwa-jiwa tersebut adalah jiwa orang terdekat. Rasa sayang teramat besar, rasa sayang yang teramat dalam. Dimana aku memahami seruan Tuhan untuk para anak bersikap pada ibu bapaknya. 

--------------------------------------------------------------------------------------------

Mereka tak pernah bisa memilih untuk memiliki anak seperti apa
Tetapi mereka selalu berusaha memberikan yang terbaik.

Aku tak bisa memilih untuk dilahirkan dan berada dalam keluarga seperti apa
dan aku sangat bersyukur memiliki mereka.

Semoga ibu ayah selalu disayang Allah,
Semoga ibu ayah selalu dilindungi Allah,
Semoga ibu ayah selalu diberikan kebahagian,
Semoga Allah menghapuskan segala dosa ibu ayah.

Tuesday, November 19, 2013

Parasailing


Me at Tanjong Benoa, Bali. Taken by: Zicco H.

Parasailing merupakan jenis olahraga atau hiburan yang menyenangkan untuk merasakan sensasi terbang dan melihat lautan dari atas. Bagi orang yang memiliki ketakutan akan ketinggian, mencoba parasailing menjadi hal yang dipertimbangkan berkali-kali, begitulah dengan saya yang fobia ketinggian, awalnya engan, dan tiba-tiba impulsif nyoba.

Beda halnya dengan saat tes lompat indah di kolam renang saat sekolah, pas naik tangga aja kaki udah gemeter, pandangan lurus ke depan, pas disuruh locat gak berani sampe didorong orang di belakang. Hal yang dirasakan saat terbang ber-parasailing adalah sama sekali tidak ada rasa takut. Aneh bukan? saya juga aneh.

Kadang hal menakutkan buat kita, untuk beberapa sikon tertentu justru memberikan reaksi dan dampak yang berbeda dari pengalaman dan ekspetasi. - utie

Tuesday, November 12, 2013

Ngakak.

Suatu malam, buka facebook dan melihat postingan status teman saya, indra: "nyari waktu dan temen traveling lebih susah daripada mencari-cari alasan", di home yang di komen oleh vilda. saya pun ikut nimbrung, dan komen pun saling bersambung. dan mulai dari komen vilda yang ".... bisa bayarin kita naik haji!" hingga komen-komen kebawahnya, berhasil bikin ketawa ngakak sekian waktu, sendirian, di kamar kosan. ya konteksnya, ya ngebayangin ekspresi dan logat mereka, kocak bgt. hahaha :))))


untuk menjaga privasi kami, maka nama lengkap kami, saya sensor :p 
kita ber-3 bertemu di trip krakatau dan pulau-pulau sekitarnya, klik sini
untuk projek 3 milyar itu istilahnya si indra dalam kerjaannya di bandung, bukan duit beneran, cuma kita jadi becanda yang makin lama makin absurb. hahaha

Saturday, November 9, 2013

EUREKA

image from here

Perjalanan mempertemukan banyak hal.

saat bertemu hal baik
saat bertemu hal tak enak
saat bertemu ketakutan
saat bertemu kegembiraan
saat bertemu gejolak
saat bertemu perbedaan
saat bertemu keheningan.

Saat bertemu orang se-frekeunsi secara random di tempat se-frekuensi 
dengan perspektif yang makin meluas.
Saat diri telanjang tanpa beban, bebas, keluar, dan dengan pantulan toleransi.
Saat jiwa keluar seutuhnya membiarkan sebagian darinya tertinggal disana,

Disitulah ketenangan terasa,
disitulah kebahagian terwujud,
disitulah diri muncul seutuhnya,
disitulah pertemuan panjang dimulai,
disitulah hidup terasa ringan.
AaaH...

for CouchSurfing Writers Bdg #1

Wednesday, October 30, 2013

Ketika


Ketika hal baik yang kita lakukan tidak berbalik pada kita, tetaplah berbuat baik.
Ketika kita mendapati hal buruk yang tak pernah kita lakukan, tetaplah berbuat baik.
Ketika kita dijahatin, ketika diacuhkan, ketika dikhianati, ketika dijauhi, ketika direndahkan,
tetaplah berbuat baik, tetaplah jujur, tetaplah amanah, tetaplah peduli, tetaplah hormat.

Karena pada akhirnya ini menjadi urusan kita dengan Tuhan.
Karena pada akhirnya hanya Tuhan yang memegang hati kita untuk merasa sedih dan bahagia.

- Febriani Eka Puteri, 2013

Monday, October 21, 2013

Ada yang sibuk.

If we never change, we'll never learn.
They learned, so they changed.

ada yang berubah penampilannya,
ada yang berubah pemikirannya,
ada yang berubah sikapnya,
ada yang berubah pola hidupnya,
ada yang berubah ibadahnya,
ada yang berubah hatinya,
ada yang berubah statusnya,
ada yang berubah materinya,

ada yang sibuk bersolek,
ada yang sibuk sekolah,
ada yang sibuk mengejar beasiswa,
ada yang sibuk mengejar uang dan karir,
ada yang sibuk berkarya dan pameran,
ada yang sibuk menjaga image diri,
ada yang sibuk mengumpulkan hikmah,
ada yang sibuk memperbaiki diri,

ada yang sibuk mengejar dunia,
ada yang sibuk mengejar akhirat.
ada yang sibuk merapihkan penampilan,
ada yang sibuk membersihkan hati.
ada yang sibuk menarik orang lain,
ada yang sibuk mendekati Tuhan.
ada yang sibuk dengan penilaian orang,
ada yang sibuk dengan penilaian Tuhan.

*moral: 
(untung) tiap orang punya koncondongan hati dan pemikiran yang berbeda, jadi kesibukan dan goal nya berbeda-beda. coba kalo sama, monoton banget dunia, persingungan pun tak ada dengan kata lain peluang belajar dlm kehidupan menipis. hehe. Good morning good people!

Sunday, October 20, 2013

20.10.2013

18.10.2013
merupakan hari wisuda magister tempat saya sedang s2 saat ini.
semua merasa bahagia dan terpacu untuk segera menyusul.
tidak dengan saya, jangankan apakah bisa menyelesaikan atau tidak, 
untuk tugas dalam waktu dekat pun belum kepikiran mau bikin apa.

"nanti juga ketemu" kalimat dari seorang teman. disisi lain sebagai penghibur (mungkin), disisi lain saya percaya nanti juga ketemu. dan sekarang setelah mendapat rejeki sakit 2 minggu (melunturkan dosa), saya mulai sangat deg-deg an memulai kuliah besok dimana sudah masuk jadwal uts.

baru kali ini ngerasain gatau apa yang mau dibikin, 
baru kali ini tak berhasrat dalam sekolah,
baru kali ini gatau bisa lulus/ngga,

apa yang saya kejar? bertanya pada diri sendiri,
kerjaan yang sudah menunggu?
seseorang yang menunggu untuk menikahi saya?
saya benar-benar tidak punya alasan untuk cepat-cepat selesai, 
karena memulai pun belum.

pertanyaan, ketidak percayaan diri, dan keraguan papun yang muncul,
teap harus diselesaikan, karena saya sudah memulai.
semoga lancar, cepet nemu ide biar bisa cepet menyelesaikan.
aamiin.


Thursday, October 3, 2013

Rabu.

Bismillah.

cuma mau sharing aja, beberapa hikmah hari itu.
akhir-akhir ini lagi banyak masalah. terlepas dari itu, malam rabu saya pergi ke rumah kerabat dengan niat menjaga silahturahmi. sesampainya disana, saya berasa digampar, banyak banget masalah si ini si itu yang saya dengar tanpa sengaja. dan saya merasa masalah saya tidaklah seberapa dan lebih bisa meredam emosi kesedihan dan kekesalan. 

"saat kita banyak masalah, cobalah pergi ke luar, maka kita akan tahu bahwa masalah kita tak seberapa."- utie.

saya memutuskan untuk menginap. karena badan tak enak, tidak lama setelah sampai saya langsung masuk kamar, beristirahat. keesokan harinya badan sangat lemas, jam 10 saya keluar untuk makan pagi-siang. setelah itu menemani seorang nenek 85 tahun yang sedang sakit, mengobrol, mendengarkan ceritanya hingga satu jam lebih tak terasa. dan dari salah satu cerita beliau, keluar kalimat: "rejeki mah dikejar, lari. ada juga yang gak dikejar tapi ngejar-ngejar kita." 

dengan kata lain - sudah ada ketetapan/kadar. kalo bukan rejekinya, mau usaha gimana pun, ya ga dapet. kalo rejekinya, kita biasa aja (gak ngejar2) suka ada aja dapet ini itu dr arah ga disangka2. yang susah adalah menjaga hati dari iri, keluhan, prasangka, lelah saat ikhtiar dan mengikhlaskan segalanya, karena hasil mutlak milik-Nya. 

pagi-sore sendirian cuma leha2 dan sedikit berbincang, gak punya rencana kemana dan ngapain, karena cape ga enak badan. tanpa diduga sore-malam saya sudah berada di kerumunan orang banyak, orang2 yang tak saya kenal, mendapati banyak pengetahuan dan ilmu baru. ya saya ada di bosscha bersama komunitas aleut, komunitas sahabat bosscha, dan beberapa orang bosscha nya.


Dapet makan gratis, alhamdulillah. pulangnya bareng orang naik motor, dia bilang sampe simpang (jd saya tinggal sekali naik angkot), nyatanya saya diturunin di setiabudi jam 10.19 malem dan saya naik angkot (2 kali) sendirian. sereeem. dalam hati: "saya gak pernah nurunin org nebeng malem2 gini. kalo saya bawa kendaraan pasti saya anterin, kalo jauh ya saya anter ke tempat rame yang dia cuma sekali naik angkot". yaudahlahyah, orang kan beda2, cuma mikir aja kenapa kita gak pernah berbuat gitu ma orang tapi kok kita ngalamin hal itu. ya terpenting Allah tetep ngejaga selamat sampai tujuan.

dari situ saya belajar "kalo hidup ini unpredictable, kita gak tau kalo tiba2 bakal berada di tempat, keadaan, dan perasaan hati yg 180% berbeda dalam hitungan sekian waktu" dalam 1 hari yang sama.

*wuallahualam bishawab