Sunday, April 8, 2012

makkah - madina :3


interior masjidil haram

bubaran shalat di mekkah

eksterior masjid nabawi

pengen kesana lagiiiiiiii :D

Ternyata bermimpi pun harus punya teman

Berada dalam lingkungan orang-orang introvert, saya tumbuh menjadi orang ekstrovert.
Berada dalam lingkungan orang-orang dominan otak kiri, saya tumbuh menjadi orang yang sangat otak kanan.
Berada dalam lingkungan orang-orang plegmatis, melankolis saya tumbuh menjadi orang koleris
Muncul pula pertanyaan dalam pikiran saya, apa benar lingkungan mempengaruhi seseorang secara besar?
Sejauh mana lingkungan mempengaruhi seseorang?

Saat semua orang2 disekitar berfikir sangat berlogika, saya memakai intuisi feeling.
Saat semua orang bersandiwara memakai topeng, kenapa sy bisa terlalu ekspresif dan spontan.
Saat sedih atau stress saya lbh senang berada di keramaian, orang-orang dilingkungan saya kebalikannya.
Saat saya memiliki gambaran besar akan tujuan hidup saya, optimis akan mimpi2 saya dan bekerja keras mewujudkannya, orang2 sekitar saya bahkan keluarga saya bilang itu ketinggian. itu hal terberat dalam hidup, memberikan keraguan dan memberatkan langkah.

Karena saya yang selalu berbeda makalah sering sekali disalahkan, dianggap salah dalam 'aturan' lingkungan. Sering berfikir, sesalah ini, apa hidup saya hrs sama dgn org lain, kenapa, hilang rasa percaya diri. Seiring jalannya waktu, melihat dunia lain, ya sama saja ternyata. Bertemu dengan orang-orang asing, berinteraksi, lalu menyadari, bukan kalian atau saya yang salah, ga ada yg salah, kita hanya berbeda, berbeda pola pikir, berbeda karakter, berbeda sudut pandang dan kepercayaan diri saya pun muncul kembali. Sebesar apapun ambisi dan kerjakeras, ternyata bermimpi pun harus punya teman, memulai pun harus punya teman, teman yang seiring, saling mengingatkan dan memotivasi. Walopun orang2 dekat saya tidak bisa seiring, semoga Tuhan selalu  menempatkan dan menjodohkan saya dengan orang-orang yang bisa membuat saya berkembang dan mewujudkan mimpi saya :)

Good luck everyoneeeee.
tidak perlulah membanding2kan orang, krn pada dasarnya setiap orang berbeda.
tidak perlu lah mengkait2kan orang dengan background segala macamnya, krn belum tentu ia sama.
menurut saya empati adalah dimana saat kita bisa memposisikan sudut pandang kita pada sudut pandang orang lain bukan menilai orang lain selalu pada sudut pandang kita, krn tdk ada kebenaran yg mutlak.
cheers!

wuallahualam bishawab.

Sunday, March 4, 2012

17th february



I had surprised on my birthday. My parents came to Bandung and my big family celebrated at my grandmother's home. Had called from friends and relatives. how lucky i am, life with lovely people who care to me :D

That's why one of reason i love my mom so much! thank you so much mom,dad,oby and all.
I love you

Thursday, March 1, 2012

last week in february


meet someone who i don't know
talk something that surprising
going somewhere then i'm lost
doing something which i didn't think
get something that i want suddenly

everything going so random

Tuesday, February 14, 2012

life is good


Punya ibu yang sangat sayang, ayah yang pengertian, adik yang baik.
Teman2 yang baik, saling bertukar info, saling memotivasi dan berbagi kebahagian.
Pekerjaan yang menyenangkan, lingkungan yang positif.
Makanan yang baik, tidur yang nyenyak, fisik yang sehat.
Cita-cita yang tinggi, mimpi yang besar, kesempatan yang selalu ada.
"Nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan"

Apalagi yang kurang?
Mengejar ambisi yang tiada habis
Nafsu akan banyak hal yang sering membutakan
Emosi tak terkendali
Ketidaksabaran
Ketidakpuasan

Terimakasih Allah, 
terimakasih untuk kasih sayang-Mu
terimakasih untuk selalu menghadirkan rasa kasih sayang orang2 terhadap saya
terimkasih untuk pelajaran dalam hidup
terimakasih untuk segala rejeki, baik peluang, materi, dsb
terimakasih untuk segala petunjuk
terimakasih untuk kesehatan dan sistem tubuh
terimakasih untuk air yang sejuk
terimakasih untuk nafas yang gratis
terimakasih untuk segala hal dan semuanya

Saturday, January 28, 2012

Random #1

kamis, 26012012

Pulang kantor jam 6 sore, karena tmpt saya bekerja rutenya tdk dilalui angkutan umum maka saya perlu naik ojeg dan sampai ke tempat ojeg harus jalan kaki sekitar 15-18menit. Dalam hati: "males bgt nih naik ojeg, mau jalan, kalo udh gelap masih di tengah jalan gmn, pgn nenbeng deh, nebeng ke siapa ya, kok blm pd ada yg mau pulang". alhasil saya telpon ojeg, krn lama, saya pun jalan kaki entah apa yg ada diotak, saya mikir ada/ngga nya ojeg dipangkalan krn udh malem dan saya kejebak dijalan pas gelap itu urusan nanti.

Keluar tangga kantor bbrp langkah, ketemu sama ibu2 yang mukanya agak saya kenal tapi lupa, dan anehnya saya malah reflek salim, trs ditanya2 dan diajakin pulang bareng dan dianterin sampe dpn gang kosan. Ada bibi2 yg ikut juga. Sampe kosan saya baru sadar kalau ibu2 itu pernah saya temui tahun 2007 (5 tahun yg lalu) di kampus di gedung teknik bbrp hari.

Sampe kosan, ditelpon temen, abis isya, jam 8 malm keluar kosan mau ketemu temen di borma, di perjalanan kosan- gang ada bibi2 yg senyum ke saya, pas saya liat, ternyata itu bibi2 yang tadi semobil tebengan dr dago pojok ma saya (pdhl sy turun duluan dan dia entah kmn, tp knp bs ktemu dkt kosan saya. aneh!).

Sunday, January 15, 2012

your family problems aren't you

i got that pict from this link
i did what the picture talked, for a month, i think:
everybody have their own life and way to live it. your life is your life. live you life.
too caring about another just make your life miserable and in the end no one will care/help what happened with you, sometimes we must to be selfish.

Monday, December 12, 2011

Perahu #1

Kemarin saya melihat ada orang naik perahu panik karena pas dia membenarkan posisi duduknya, perahunya goyang.
Respon spontan saya dlm hati, "udah tau perahu emang goyang, kenapa harus panik sih, lebay!"
Saya berfikir, perahu kan hakikatnya memang diatas air, air itu beriak, wajar kalau perahu diatas air itu bergoyang. Lalu kenapa orang-orang itu panik perahunya goyang, itu kan wajar, bukannya kalau mereka panik-panik tanpa sadar jadi malah bikin perahu itu tidak stabil malah bisa jadi kebalik dan mereka kejebur ya?

Terbesit di pikiran saya, Berarti hidup itu kaya naik perahu ya, udah tau isinya masalah (untuk belajar), tantangan (untuk semangat), hambatan (untuk mengetahui seberapa kuat dan 'menambah level' kita) dan segala lelucon lainnya, lalu kenapa banyak manusia saat mengalami itu semua harus panik, cemas, takut, stress, padahal reaksi-reaksi tersebut malah bisa bikin hal semakin 'sulit' ya. Padahal yang dibutuhin cuma stay cool, calm and keep moving. Hahaha

Saturday, November 26, 2011

Mental Instan

" Ingin miliki penghasilan 50 jt/perbulan tanpa harus kerja full? Bergabunglah dengan JRENG, bisnis MLM yang akan menguntungkan anda, blabla.... "
" Ingin diterima di PTN bla bla, bergabunglah dengan bimbingan belajar kami yang memiliki metode cepat untuk blabla...."
" Dijual berbagai ijazah pendidikan formal, khusus dan toefl hanya sekian rupiah tanpa perlu test, memiliki no regitrasi yang terdaftar dan blabla..."

Hal diatas merupakan contoh sebagian fasilitas dan peluang yang ditawarkan seiring banyaknya orang bermental instant, saya tidak akan membahas ke-3 hal tersebut. Mental instant adalah orang-orang yang memiliki keinginan dengan pola pikir yang "praktis" dan sikap ingin cepat mendapatkannya, malas akan sebuah proses dan tahapan yang jelas-jelas bisa memberikan banyak pengalaman dan terjauh dari mental instant. Hal-hal tersebut yang dibaca para pembisnis (bahkan dimanfaatkan orang-orang oportunis) berbagai bidang, jasa dan produk untuk mencari uang dengan memanfaatkan sifat-sifat orang bermental instant.

Ada seseorang yang sudah berumur dewasa bercerita tentang pandangan hidupnya, dia beranggapan bahwa jika ia kaya maka orang akan baik dan sayang, ia pun berpikiran bahwa uang itu sangat penting (memang hidup butuh uang, tapi menurut saya, uang bukanlah tujuan/orientasi), sehingga tanpa disadari ia melupakan yang namanya proses dan waktu, ia menjadi pribadi bermental instant yang ingin cepat mendapatkan uang dengan menghalalkan segala cara yang mengakibatkan dia harus menanggung "beban" untuk seumur hidup, kejadian itu terus berulang lagi dan lagi tanpa rasa penyesalan, dia bukannya kaya tapi malah memiskinkan dan menurunkan harkat martabat keluarganya.
Kedua, ada seseorang yang biasa mendapat kehidupan dengan mudah, saat dia mulai berdiri sendiri, ia tidak mau lama-lama susah, banyak yang ia lakukan untuk memenuhi keinginannya, yang berakhir pada segala masalah. Masalah karena ulahnya sendiri yang merembet kepada orang-orang sekitarnya, dan anehnya terus dan terus berlanjut tanpa ada rasa tanggung jawab untuk menyelesaikan dan memulai sesuatu dari awal, tahap demi tahap dengan kerja keras dan kesabaran.

Hati-hati dengan mental instant ingin cepat kaya, bisa-bisa malah bikin miskin orang-orang disekitar, menghalalkan segala cara bahkan menjadi pribadi yang serakah.

Ada lagi tentang seorang mahasiswa, ia terbiasa mendapatkan hal-hal mudah dalam setiap tahapan hidupnya, pada saat dihadapkan pada permasalahn yang menuntut tanggung jawab penuh, ia santai dan dengan entengnya menyadur karya orang demi cepat selesai, bisa lulus dan tidak mau susah. Maka ia pun di DO, lalu ia membeli ijazah demi untuk pengakuan akan kelulusan bukan sebuah proses dan serapan ilmunya (herannya orang tuanya membolehkannya). Demi bisa cepat bekerja, dan sudah dipastikan mental instant ini akan terulang lagi pada dunia kerjanya, entah apa yang dilakukannya (kkn/menjual diri/suap/korupsi/memalsukan data/"menyingkirkan" rekan/memfitnah/lari dari tanggung jawab). Lagi-lagi bermental instant. Padahal jika ia menyesal, belajar dari kesalahan dan memulai kembali dengan sungguh-sungguh, pasti banyak sekali ilmu dan pengalaman yang bisa didapat dan jauh dari mental instant, menjadi pribadi yang tangguh, kuat, berkomitmen dan jujur.

Mental instant dapat membuat seseorang menjadi mudah tergiur, kurang bertanggung jawab, kurang konsisten, kurang komitmen, terlalu tergesa-gesa, bahkan dampak paling besarnya adalah merugikan orang. Setiap manusia pasti ingin hasil terbaik dan cepat. Semua hal butuh proses, bahkan diri kita sendiri pun berproses, mulai dari makanan dimakan, dikunyah, di hancurkan, diserap hingga dibuang ampasnya. Alam semesta pun mengajarkan tentang proses, binatang - binatang pun berproses dalam setiap fase hidupnya, bahkan mie instant pun perlu proses hingga bisa disantap. 

Just sharing, cmiiw
wuallahualam bishawab

Thursday, November 10, 2011

Brand Lokal

Suatu malam saya terbangun dan iseng browsing-browsing random. Karena kmrn ibu baru saja membeli masker bengkoang, saya pun menjadi penasaran dengan  brand-brand kecantikan lokal. Maka saya googling mustika ratu, tampilan pertama dari web nya menurut saya cukup baik, bahkan tidak norak sama sekali lihat produknya satu persatu, ternyata variantnya product nya banyak, ada beberapa cabang merek seperti untuk puteri untuk remaja, bioskos untuk ibu-ibu, taman sari untuk spa, Traditional Herbal dan lain sebagainya. Salah satu product body care dan decorative nya.

mustika ratu, pict form web

Lalu saya jadi penasaran dengan yang namanya sari ayu, ternyata tidak kalah bagusnya dengan variant product yang banyak pula. Bahkan warna-warna untuk kategory decorativ nya cenderung berani, terang, dan memang itu sebagian "warna" indonesia.

sariayu, pict from web

Saya pribadi lebih suka website dan warna-warna product decorativenya mustika ratu lebih soft. Setelah melihat sekilas, sedikit memperhatikan, brand-brand lokal ini bagus loh, bahkan dia memecah merk produknya ke dalam beberapa segment usia dan kelas. Packaging nya pun bagus, hanya saja ada bberapa produk yang mengunakan material plastik dan kesan plastik nya sangat ketara serta warnanya yang gold yang plastik banget sehingga hal tersebut yang mengesankan "murahan".

Sempat terpikir, 2 produsen ini menambah kualitas dan variannya dalam balutan teknologi yang lebih canggih dengan tetap mengunakan bahan dasar alami yang terkandung di dalam bumi Indonesia dan tetap menampilkan citra warna dan "nyawa" Indonesia, mungkin akan menjadi produk yang justru diminati di Negeri tropis lainnya ketimbang di negeri sendiri. Sayang sekali, banyak wanita Indonesia yang terpikat merk dan produk luar yang secara hasil memberikan yang lebih baik dengan tingkat teknologi dan kuatnya brand image. Justru itulah tantangan untuk pengusaha kosmetik Indonesia, Secara image 2 produsen ini sama-sama kuat. Kalau ditelaah lebih lagi, 2 produsen ini tetap dalam jalurnya mengangkat kekayaan indonesia, menciptakan produk yang sesuai untuk Indonesia (negara tropis).

Beruntunglah kita menjadi orang Indonesia dengan banyaknya perbedaan, sebagai contoh, bnyaknya suku memberikan keanekaragaman dalam budaya dan warna, karena itulah sampai detik ini Indonesia tidak memiliki 'warna' indonesia. Hal tersebut bisa dijadikan jutaan bahkan triliyunan komposisi dan kemungkinan-kemungkinan perpaduan warna lainnya, seru juga kalau suatu saat nanti tiap tahun Indonesia kompak mengangkat trend dr setiap sukunya (1 suku; kebudayaan dan "warnanya"/ tahun) mulai dari make up, fashion, aksesoris dan desain lainnya. Pasti negara-negara lain bakal sirik, haha. 

Wednesday, November 2, 2011

Hallo november, i love u

Hidup ini jalanin aja, yg penting setiap harinya bermanfaat, punya tujuan, target dan batas waktu. Kalau ragu ya tinggalin, kalau yakin ya ambil/terusin, kalau belum dapat ya usaha lebih keras, kalau udah dapet bikin planning dan target baru, kalau udah usaha keras berkali2 gagal anggap aja belum rejekinya/bakal dapet hal yg lebih baik dan tetep bangkit, abaikan kegalauan, kecemasan, ketakutan, keirian, kebencian, karena hal2 tsb cuma ngabisin waktu tanpa arti.

Selama ini saya terlalu serius dan ambisius, bukan berarti kita tak perlu serius dan berambisi, kadang suatu masa disaat saya gagal/tekanan yg sangat besar serta kompleks akan jauh lbh stress, padahal susah senang silih berganti, tdk mungkin susah terus, bahagia terus, kalau begitu mah hidup ga rame bgt, terlalu konstan. Serta saya terlalu berfikir apa kata orang, pdhl apapun yg terjadi sama kita, nobody care ya kecuali ibu kita sendiri.

Disaat saya mulai tenang, berfikir akan hikmah/ilmu dr setiap kejadian yg sy alami maupun org lain, disaat semakin melepaskan rasa ambisius, dan semakin saya berusaha untuk santai (atau ini yg namanya pasrah?), Semakin damai hidup ini, walaupun masalah masih bertengger, kesulitan masih datang tiap waktunya, kesabaran tetap diuji, apa ini ilmu yang ingin Tuhan berikan kepada saya melalui segala macam 2 tahun belakangan ini? benar ternyata selalu ada hikmah untuk yang berfikir. Just calm, stay cool, live it, doing the best for everything. Everything has their own time. Sometimes we have to do is wait, waiting time is not wasting time, u will learn everything if u can get the lesson from everything. what a lovely life.

wuallahualam bishawab

Monday, October 31, 2011

wanita dan emansipasinya

Sempat pada jaman Rasulullah, setiap bayi perempuan lahir dibunuh karena dianggap aib. pernah dengar di cina sempat ada masa melakukan hal tersebut untuk mengurangi populasi? Dalam islam, wanita dan pria memiliki hak yang sama, hak hidup, pendidikan yg sama. Di Indonesia, wanita dianggap makhluk lemah, tidak perlu pendidikan tinggi karena akan berujung di dapur hingga akhirnya RA kartini berhasil membuat persamaan hak wanita dengan pria yang disebut emansipasi wanita.

pict from google image

Seiring berjalannya waktu, emansipasi menghasilkan tokok-tokoh wanita berhasil dalam berbagai bidang keilmuan, bisnis, teknologi, seni, dsb. Banyak wanita yang mengenyam pendidikan hingga S3, menjadi ceo, direktur dan memengang jabatan-jabatan penting dalam perusahaan atau pemerintahan. Adapula profesi-profesi akrab pria yang digeluti wanita, seperti supir taxi, supir busway, penambang emas, pemecah batu.

Terbesit pertanyaan dalam pikiran dan benak saya. apakah wanita karier dan bekerja itu sebuah emansipasi atau seiring berjalannya waktu terjadi pergeseraan makna emansipasi dalam pemberdayaan wanita diluar batas?
- Wanita bekerja untuk emansipasi, persamaan hak dan ekspresi kemampuannya
- Wanita bekerja karena terlalu ambisius dalam mengejar ambisinya
- Wanita bekerja karena doyan alias workaholic
- Wanita bekerja untuk membantu perekonomian dan kesejahteraan keluarga
- Wanita bekerja sebagai tulang punggung keluarga (ex:single parents, ditingal meninggal suaminya)
- Wanita bekerja simbol dari malasnya dan kurang (atau bahkan tidak) bertanggung jawabnya (sebagian) pria (ayah/suaminya)?

Banyak fenomena wanita bekerja susah payah, suami berlengang kaki bahkan ada yang hingga bikin banyak masalah dan berperilaku tdk baik ; banyak wanita berkerja banting tulang menghidupi keluarga, suami menghabiskan uangnya hanya untuk dirinya sndiri tanpa peduli; banyak wanita dipekerjakan oleh suaminya demi menghidupi dirinya karena dianggap lbh valuable (menghasilkan lbh banyak); hal tersebut bisa terjadi dalam low-med-high level dlm status sosial; bahkan ada pula yg menjadi "sapi perah" dalam keluarganya.

Banyak pula wanita yang menjadi arogan, tidak peduli keluarga (selain memberikan materi), tidak hormat terhadap suami karena menghasilkan jauh lebih banyak; kurang bisa menjalani kewajiban sebagai seorang ibu dan istri krn waktu dan pikirannya habis dan lelah mengurusi pekerjaan.
*to be continue

Tuesday, October 25, 2011

what a lovely life!

what a lovely life!
akhir2 ini hidup saya terlalu damai dan tentram,
ternyata kurang tantangan itu gak seru

Wednesday, October 19, 2011

waktu tidak menentukan

pict from google image
Suatu hari saya membaca status seorang teman yg muak akan pekerjaannya krn lembur hingga jam 9 malam hampir setiap harinya, dia sdh memiliki pngalaman satu tahun sblmnya. lalu saya berfikir, apakah selama setahun sblmnya kehidupan pekerjaannya normal, sehingga disaat keadaan seperti itu dia kaget dan muak, saya bekerja blm sampai setahun, hanya stgh tahun di kantor itu, menjadi desainer interior sendirian selama sbln, pulang jam 11 malam tiap harinya, weekend tetap bekerja dan saya biasa saja dengan lingkungan individu ansos dan lingkungan kos yg jauh dari kondusif untuk istirahat dan sehat.

Banyak orang yg lama bekerja bukan karena loyal, hanya saja mereka blm menemukan tempat kerja baru, tak tau harus kemana dan atau merasa tidak enak dgn bosnya krn kenal ataupun pengecut berada dlm comfort zone.

Ternyata lamanya waktu orang bekerja tidak menentukan banyaknya pengalaman, kekuatan mental dan loyalitasnya. lalu kenapa saat resign dan melamar pekerjaan baru semua org menanyakan "berapa lama disana?"

menurut saya yang benar adalah: beda tempat beda cerita, ga bisa diukur dr waktu.
apa ga sebaiknya nanya: "ilmu apa saja yg sdh didapat slama itu di tempat dahulu?" atau berdiskusi akan suatu hal yang bisa terlihat pola pikir, mental dan kemampuan kita, ya ga sih? haha

Tuesday, October 18, 2011

itb jobfair

image from this link

Tanggal 15 oktober, sabtu kemarin saya datang ke ITB jobfair di sabuga jam 10 an, antri tiket sejam. Demi apapun ini ramenya udah kaya wisudaan da org2 berdandan kantoran, RAPIH!. Masuk ke dalam, liat-liat, dan menemukan perusahaan yg pas dibidang saya, maka antri lah saya naro cv, sejaaam!! Disaat antri saya melihat ada seorang wanita seumuran saya atau bahkan beda 1 tahun lbh muda alias baru wisuda membawa cv belasan-20skian copy. Dalam hati saya mikir: " Ya Ampun, apa sih dlm otak anak itu bawa cv sebayak itu, emang semua perusahaan di jobfair ini sesuai sama bidangnya dia smua apa, atau dia apply ke smua perusahaan dan asal yg penting dapet kerja aja, kasian bgt".

kenapa saya bisa bilang begitu?
Dari pengalaman saya dan memperhatikan, rata2 anak yg baru lulus ingin segera kembali sibuk dan 'menghasilkan', sehingga banyak tawaran-tawaran kerja yg diambil tanpa berfikir panjang bahkan meng apply ke banyak tempat tanpa meneliti lebih lanjut dan mencari info tempat yg mereka apply, saking bersemangatnya sering sekali dapat tempat kerja yg 'salah' dan berujung pada tekanan batin, tidak betah bahkan resign dalam waktu cepat (untuk ini akan saya lanjutkan dlm postingan selanjutnya). Banyak yang bekerja diluar bidang dan background pendidikannya, sehingga ada sebagian yang merasa tertekan dan akhirnya berani untuk memutuskan keluar dan mengikuti passion nya dan ada yg takut akan perubahan atau disebut cari aman sehingga bertahan untuk teteap disana dan ada pula yang enjoy2 saja.

Saran saya, pilihlan tempat kerja, posisi yang ditawarkannya benar-benar anda minati, pelajari jobdesk nya, cari tahu tentang perusahannya dan ada baiknya juga mengetahui dari org yg pernah bekerja disana ttg budaya dan konflik2 yg sering terjadi disana, fokuskan saja dengan apa yg kita inginkan, berusaha tutup mata akan peluang mengiurkan lainnya yg hanya sesaaat padahal tdk sesuai hati, tutuplah telinnga akan tekanan sosial akan persepsi pekerjaan dan besar gaji.

Akhirnya saya hanya meng- apply ke 1 perusahaan yang benar2 saya minati, untuk desain interior hanya ada 1 perusahaan, untuk desain lainnya ada sekitar 3, sedikit sekali memang dibandingkan dengan peluang di bidang energi, minyak, perbankan, dsb. Besoknya teman saya anak teknik, menanyakan saya apply dimana, lalu saya jawab dan ceritakan ttg kejadian diatas, tmn saya itu hanya bilang: "orang akan tau setelah mengalaminya", yup benar, dia (dan saya) termasuk orang2 yg pernah salah dpt tempat kerja, dia sejahtera tp diluar passion dan prinsip hidupnya, saya justru karena hal2 diluar kerjaan yg ternyata fatal (lingkungan, kehidupan sosial, kesehatan, sistem yg bikin sy takut tdk bisa berkembang). Apapun yang terjadi di tempat kerja adalah wajar, jika kita merasa ini itu, tdk betah, dimanfaatin, dsb, berarti yg paling salah adalah diri sendiri. Kenapa mau bekerja disana?

Choose a job you love, and you will never have to work a day in your life - confuncius
quote yg terletak di halaman belakang buku panduan job fair

Friday, October 14, 2011

Cool!

Buka facebook, di home ada yg posting album cool hunter ini yg isinya tempat2 keren (menurut saya) di dunia.
Ada beberapa landscape yang sangan saya suka :D

yang ini suka tapi gak mau kesana, takut ketinggian. haha



Let me there GOD, please :)

pantas...

Inilah kesibukan saya sebulan ini kecuali pas ada proyekan ky kmrn. oh meeen pantesan badan gendoot paraaah. bahkan ada proyekan pun ngerjainnya duduk sambil ngemil.

ngemil
ngemil coklat spanjang malam dan ngemil indomie jam 3 pagi


buku dan nonton dvd seharian

main the sims

masak-masakan
tiramisu, ayam filet, pandan cake, cupcakes, sosis pedas asam, nasgor, fusili keju, sapi lada hitam, oseng2, pancake, crepes, banyaak deh sampe membabi ini badan, masak sndiri, taunya banyak dan ngabisin sndirian.

kameranya krg bagus, gelap