Sunday, January 27, 2013

Merantau

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan

Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.
Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang
Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran
Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang
Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika di dalam hutan. "

- Imam Syafi'i

Sunday, January 20, 2013

minggu

Tadi pagi berniat ke rumah sakit mata, karena tidak tahu angkot kesana dan agak rempong rutenya, maka saya mengunakan si oren dengan mengeluarkan 4 kendaraan lainnya di belakangnya (entah knp parkiran super penuh numpuk2).

Lalu pergilah ke rumah sakit  dengan jalanan yang super sepiii - kebut2an (efek jakarta banjir hehe). Sesampainya di rumah sakit, ternyata dokternya ga ada. damn! dalam hati. mata terasa super ngantuk, ingin rasanya langsung pulang ke kosan lagi, tapi ga enak takut diamuk massa, udah nyusahin 4 orang buat mundurin  kendaraannya masa saya balik dalam wkt setengah jam..  lalu ke- luntang lantungan pun  dimulai, muter2, karena masih pagi belum pada buka.

Alhasil saya ke kampus, parkir di kampus dan stuck ga bs parkirnya (harusnya masukin kepalanya duluan krn ada mobil melintang - mentok depannya, tp saya keukeuh mau masukin pantatnya dulu dan susah ternyata) hahaha.....
lalu ada seorang ibu muda yang membantu dan saya tetap blm pintar dan tidak bisa juga, akhirnya ibu muda itu menyuruh suaminya menolong saya, lalu dalam 4 kali gerakan si oren sudah rapi sesuai harapan saya. terucap kata terimakasih dengan senyum. lalu saya berjalan ke arah barat sambil berfikir, "baik banget mba2 itu ngebantuin dan suaminya juga baik, emang gitu kali ya konsep jodoh orang baik ketemu orang baik. yang kedua saya mikir, kalau itu kejadian di balik, keluarga saya pasti bantu, cuma dalam keadaan sosial jaman sekarang yang orang2nya super cuek, hal tersebut menjadi sesuatu yg langka. yang ketiga saya mikir mereka umurnya pasti cuma beberapa tahun diatas saya, keluarga kecil dan tampak bahagia alias jd pengen nikah hahaha"

Sampailah di sebuah mall, jalan2, makan sendirian dan saya ga ngerasa risih, kesepian, atau sedih yang biasanya saya alami jika seperti itu. lalu kesana kemari sendirian 4 jam dan sesampainya di kosan sebelum bbrp menit tertidur karena super ngantuk tertahan dr tadi pagi, sempet mikir, alhamdulillah hari ini bahagia. Memang benar hati ini milik Allah, Dia sang maha membolak balikan hati, yang memberikan perasaan bahagia, sedih, takut. jadi mikir, berarti kalo lagi sedih, obatnya ya berdoa aja kepada sang pencipta untuk mengangkat rasa sedih :)

Monday, January 14, 2013

antara transformasi umur, adaptasi sosial dan sahabat.

Semakin bertambah umur semakin dikit teman yg kita punya dan semakin banyak kenalan yang dikenal, semakin seringnya kita mengikuti demi sebuah adaptasi sosial daripada menjalani dengan sebenarnya, semakin besarnya kita dituntuk memainkan mimik muka dan hal tersebut yg paling sulit saya lakulan krn muka saya emang judes haha.

Semakin bertambah usia semakin banyak uang yang dikeluarkan untuk hal-hal kurang perlu. Teringat masa sekolah dimana pertemanan menjalin persahabatan dalam kesederhanaan dan terjaga bertahun2 lamanya hingga tahapan hidup berubah, dari remaja hingga dewasa, dari single hingga sudah pada menikah dan bentar lagi dr seorang anak hingga menjadi seorang ibu. makan bareng, pulang bareng, mainnya bukan cafe ke cafe melainkan dari rumah teman ke rumah teman lainnya. olahraga bareng, kalaupun hedon makan enak dan nonton bioskop itu pun terjadi 1-2kali sebulan, karena jarang maka kita anggap itu bukan hal biasa.

berkumpul, mengobrol, bukan hanya obrolan ringan, visi tujuan hidup ke depan masing2 pun diutarakan dan semoga bs saling mendoakan dalam hati masing2. menjalin silahturahmi dengan keluarganya. teguran frontal yang diutarakan tanpa ada rasa tersingung di hati, penerimaan apa adanya dimana manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. pembelajaran- pembelajaran yang terjadi dalam interaksi maupun yang didapat dalam cerita2 obrolan, curhatan yg tdk dianggap sbg tong kosong krn setiap cerita selalu ada hikmah yg bs didapat. saya rindu punya sahabat yang baik untuk dunia dan akhirat, sahabat yang di dalamnya diberikan rasa kasih oleh Tuhan, sahabat yang menyeimbangi diri dalam hidup.

sahabat tidak selalu ada dalam interaksi setiap harinya tp entah mengapa ada sebuah ikatan emosional yg terjalin, sebuah penerimaan akan kekurangan dan sebuah perhatian akan pola pikir perilaku dan lain sebagainya.

Memiliki keluarga, pasangan, dan sahabat yang maslahat dunia akhirat adalah salah satu rejeki dan anugrah yg terbesar dari Allah dan semoga saya diberikan itu semua. aamiin.

Saturday, January 12, 2013

quarter life crisis ckck

a: "abis 2 taun kerja mau s2, terus blablablabla...."
b: "mending lo belajar masak terus nikah"

a: "blablabla..."
c: "jangan lupa cari jodoh ti, hidup harus seimbang"

a: "blablabla..."
c: "bukan masalah kemapanan materi, kamu mau sesukses secara akademis ataupun materi, msh bs ngebebani orang tua secara pikiran kalo blm nikah mah.

d: "katanya nikah itu bikin hari tentram, jd pgn nikah"
a: "nikah gih, gw jg mulai memikirkan hal itu. cariiin!"
d: "cari sendiri aja ti, gw takut salah"

a: "santai aja, knp buru2?"
e: "we almost twenty five ti!!!"

obrolan yang selalu muncul tanpa diundang ditengah2 percakapan berbagai topik dengan berbagai teman sahabat dalam 2.5tahun terakhir. ckckck

Wednesday, January 2, 2013

goodbye 2012, welcoming 2013 :D

2012 80% tercapai dengan berbagai bonus dari Allah :) Diakhiri di gunung tanpa signal, sepi, tenang, jauh dari hingar binggar hedonisme, dan tidur nyeyak saat langit mulai gelap, sangat menyenangkan.
Semoga di Tahun 2013 ini semakin barokah, bahagia; dan segala rencana yang diusahakan di ridhoi dan berhasil :D

Saturday, December 22, 2012

holiday :(

i just finished my final exam that wrote journal and paper. holiday is coming~
many friends went to their home (holiday with their family) and i dont have any friends to do holiday together aaaargh. and my family cant do holiday together. Sometimes i hate holiday! its just makes me feel lonely and alone.

back to home. stay at home all day along for a month? yaudahlah yah

biyu si lobster

"perkenalkan saya biyu, lobster peliharanya utie!"

Friday, December 14, 2012

selamat memasuki masa hectic uas.

selamat memasuki masa hectic uas.

Uas semester satu ini sudah dimulai dari minggu kemarin, dikarenakan menemani ibu masuk rumah sakit slama 2 minggu  dan saya belum kebagian waktu presentasi, alhasil saya habiskan waktu minggu kemarin fokus persiapkan presentasi dan mengunjungi ibu dan kegiata keluarga lainnya. 

Hari ini jumat, berencana menyelesaikan tugas kelompok terlebih dahulu, dimana saya menggunakan prinsip dahulukan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi, dan yang terjadi adalah orang2 sudah menyentuh semua uas nya ada yg sudah beres full maupun setengahnya, dan saya benar2 menyesal datang kerja kelompok krn pulangnya macet dan ga dilalui angkot, jd bawa mobil sndiri pegel gila ditambah ga dapet parkir pulangnya (yasudahlah). sia2? tidaaak, karena tugas kelompok sudah beres walaupun tidak semuanya bekerja.

Jadwal mengerjakan uas: 1 hari satu uas, ada pula uas yang saya kasih waktu sampai 3 hari dikarenakan sebelum mengerjakannya harus baca beberapa buku. cukuplah sampai batas waktu pengumpulan. hari ini beres laporan presentasi. sabtu minggu beresin 2 uas, dikumpul senin. Lalu senin mulai mengerjakan 1 uas lainnya sampe rabu, lalu lanjut dengan tugas dan uas terakhir. dikumpul jumat. Kalo kaya gini sih mending jangan ketemu orang, kalo komunikasi mending lewat virtual dan jangan tanya progress orang! karena setiap orang punya cara kerjanya masing2 dan tau kekuatan diri sendiri. ohya jangan lupa juga buat keluar kamar, melihat matahari walaupun hanya sekedar beli makan di warteg (hahaha itu mah keharusan).

moral dan hikmah hari ini:
btw, hari ini saya senang karena tidak terpancing marah walaupun kesel banget, sabar memang menguntungkan.
1. Belajarlah egois untuk mendahulukan kepentingan pribadi daripada bersama, karena semua orang melakukan itu.
2. Kemampuan memakir meningkat, efek ga dapet parkir, jd di pingir jalan, lalu parkir di spot paling ga enak dan susah dan jadi lancar parkir mundur dengan rute nanjak dan track nya ga lurus. haha
*saking stressnya malah jadi nulis2 blog~ buat apa stress, kerjain aja nanti juga beres, baik, benar dan bisa tepat waktu :)

Wednesday, December 5, 2012

Get well soon Ibu,,,

Sudah 2 minggu ini, ibu saya masuk rumah sakit 2 kali, baru keluar rumah sakit 3 hari kemudian masuk lagi. Sebelum masuk rumah sakit, 2 bulan terakhir tiap malam saya selalu ingat beliau dan entah kenapa suka sedih sendiri, pas tau beliau masuk rumah sakit selama 2 minggu ini, rasanya semakin gmn gt, apalagi pas tiba-tiba beliau merasakan kesakitan tak tertahan hingga minta dibacakan yaasin oleh adik saya. Sekarang pun belum sembuh.

Ini keadaan dimana saya menjadi takut akan masa depan, bagaimana nasib biaya kuliah saya, bagaimana nasib masalah2 lainnya, bagaimana ini itunya kelak, dan banyak hal lainnya yang muncul di kepala. Kadang berfikir menggunakan logika membuat kekhawatiran semakin muncul, ya pada akhirnya saya kembali lagi pada aturan Tuhan, kalau setiap manusia sudah memiliki jalan hidupnya masing2, rejekinya masing2, ajalnya masing2, jodohnya masing2, masalah dan godaannya masing2. Biarlah masa depan menjadi urusan Tuhan, kita cuma perlu berusaha maksimal pada hari ini saat ini. Itulah hikmah yang bisa saya ambil selain betapa berharganya orang tua apalagi ibu, perlakukan beliau dengan baik sesuai yang tertera di Al-Quran.

Wuallahualam bishawab.

get well soon ibu,,, i love you.
semoga selalu dalam lindungan Allah, diberikan kesehatan dan keberkahan.

Sunday, November 11, 2012

The Joneses - Cuplikan gaya hidup akan konsumerisme masa kini

Tadi sore saya yang seharusnya nonton 3-4 Ross Kemp On Gangs - East Timor yang kemudian dibuat analisisnya untuk salah satu tugas kuliah, malah googling-googling dan menemukan film The Joneses (2009). Saya akan menceritakan sinopsis dan pandangan dari sudut pandang budaya dan humanisme.

picture form google image with keyword the joneses, sorry i forgot that web.

Film ini menceritakan sebuah keluarga yang terdiri dari ayah (stave) ibu (kate), 1 anak perempuan (jane) dan 1 anak laki-laki (mike) pindah ke sebuah komplek perumahan mewah, mereka memiliki segala barang mewah dan keluarga yang ideal. Mereka tersebut merupakan marketing dalam skenario kehidupan dan memasarkan segala produk dengan membaur dan memperlihatkan gaya hidup yang dianggap "ideal".  Interaksi-interaksi sosial pun dilakukan baik terhadap tetangga, teman-teman sekolanya, kolega sang ayah hingga teman-teman sang ibu. Dengan dasar manusia yang ingin berbaur dan memiliki rasa iri, maka strategi mereka dalam meningkatkan penjualan berhasil, orang-orang dalam lingkungan mereka berubah menjadi sama gaya hidupnya dan menjadi sangat konsumtif. Hingga suatu ketika ada seorang tetangganya mengadakan pesta dan semua perabot hingga makanannya sama persis seperti yang ada di keluarga jones. Tetangganya tersebut membeli semua barang demi mendapati kehidupan yg dianggap "ideal" termakan akan gaya hidup the joneses hingga  keesokan harinya setelah pesta, sang istri menemukan banyaknya tumpukan tagihan kartu kredit di ruang kerja suaminya dan menemukan suaminya mati bunuh diri dengan cara menenggelamkan diri di dasar kolam. Lalu steve jones merasa bersalah atas kejadian tersebut, dimana pekerjaan memasarkan barang membuat orang konsumtif hingga mengakibatkan nyawa melayang sehingga dia mengaku kepada polusi dan resign dari pekerjaannya. Garis besar ceritanya seperti itu walopun memang ada sisipan romance antara steve-kate, disorientasi seksual mick, serta jane yang senang dengan pria yang lebih tua.

*ulasan dibawah ini, saya bikin 2 hari setelah nonton, jadi ga sesemangat pikiran setelah nonton.

Dalam dunia kapitalis seperti saat ini, manusia tidak dipandang secara personal melainkan sebagai objek, objek target pasar bagi para produsen dalam mencari keuntungan melalui produk. Produk bukan lagi sebagai pemenuhan kebutuhan melainkan pemenuhan akan gaya hidup, sehingga kita berada dalam masa konsumerisme dimana kita dikendalikan oleh produk. Dalam alur dimana para marketing terselubung tersebut memasarkan produknya dengan membaur dengan masyarakat memanfaatkan sifat iri manusia yang ingin sama, menyamai, menandinggi maupun melebihi, mereka berhasil, membuat para tetangganya merasa ketinggalan zaman dengan prduk-produk yang digunakannya dan membelinya. Disini ada peran desainer, ya itu kita bahas lain waktu. Keluarga ideal yang keluarga jones tampilkan memberikan persepsi bahwa untuk menjadi seperti itu perlu rumah bagus, mobil mewah, iniitu segalanya. Manusia terus berkonsumsi tanpa mengendalikan nafsu dalam hatinya dan mendengarkan pikirannya akan butu tidaknya.

Sistem tukar yang semakin mempermudah orang untuk memiliki barang tanpa harus memiliki uangnya dahulu dengan hanya gesekan benda tipis seperti kartu nama yang berhubungan dengan bank, dan terbukanya dunia teknologi yang memberikan informasi secara transparant tanpa mengenal batas wilayah dan waktu, maka hal tersebut mempermudah manusia dalam proses konsumsi produk. istri tetangganya memilih berbagai produk yang sama dengan keluarga jones dan saat dilihat totalnya sangat membekak, sempat ragu, lalu suaminya membolehkannya demi membuat istrinya bahagia dan terming-iming persepsi ideal. Walaupun dia tahu tagihan-tagihan sebelumnya tidak bisa dibayar dan rumahnya akan disita dalam waktu 6 bulan jika tidak dilunasi. Dan keesokan harinya setelah mereka "pamer" produk-produk yang dimilikinya dalam sebuah rangkaian gathering, sang suami tewas, stress tidak bisa membayar tagihan kartu kredit. Betapa jahatnya sistem tukar saat ini, dengan segala penyangkala "harusnya manusia yang mengendalikannya, jangan salahkan sistem" ya benar memang, sistem tersebut sudah membaca sifat dasar manusia bagaimana manusia berfikir, merasakan, bertindak. Lagi-lagi manusia hanya sebagai objek, objek penelitian untuk membuat sistem yang menjadikan manusia itu sendiri sebagai target (objek). Apakah dalam kasusu tersebut manusia dilihat secara personal? sebagai pria beristri, tulang punggung keluarga, memiliki perasaan, disaat dia meninggal bagaimana nasib psikis dan masa depan istrinya? bagaimana trauma akan membentuk manusia setelah itu? jawabannya adalah tidak. kita hanya sebagai objek dalam sebuah permainan.

Manusia memiliki perasaan dan pikiran yang bilang salah dan benar, hanya saja kebenaran dan keburukan menjadi samar dan abu-abu. Disaat ingin melakukan hal benar mengkonsumsi sesuai kebutuhan, maka ada kosekuensi dimana ia tidak bisa masuk kedalam ruang sosial tertentu bahkan ruang sosial lingkungan sekitar sehari-harinya, yang pada akhirnya mau tidak mau demi bisa berbaur maka manusia menyerupai lingkungan tersebut. Ya itulah gaya hidup mengkotak-kotakan manusia dari produk-produk yang digunakan dan kegiatan yang dilakukan. Film ini diputar tahun 2009 dan saat ditonton tahun 2012, efek gaya hidup dan konsumerisme tahun 2009 disana sama dengan tahun 2012 di Indonesia, itu membuktikan bagaimana "penyakit" bisa menyebar sangat cepat dan dalam waktu 3 tahun hingga ke negara berkembang seperti kita dan tetap bertahan menjadi sesuatu yang penting. Berarti ini lama kelamaan akan menjadi sesuatu hal yang biasa sehingga memudarkan rasa empati manusia satu dengan yang lainnya dalam melihat secara personal bukan sebuah objek.

Friday, November 9, 2012

end. let's start!

end. let's start!

apakah setiap hal itu berakhir? atau hanya manusia saja yang mengakhirinya? apa semuanya benar-benar berakhir dan ada akhirnya? Mati bkan suatu akhir, itu urusan Tuhan, sudah tak usa dipirkan. Saat mandi, yang membuat itu berakhir apa dan siapa? kita, karena merasa sudah bersih, apakah itu benar2 bersih? apakaha cara yg kita gunakan benar atau sekedar rutinitas mengosok gigi, membasuk muka, membersihkan badan, lalu menggunakan handuk. jika tujuan mandi untuk membersihkan maka kapan mandi itu akan berakhir? karena pada dasarnya tidak ada satupun yang musnah seutuhnya begitupula kuman pada badan, debu pada badan yang hilang terbasuh air lalu hinggap kembali terbawa oleh udara.

dont be sad. dont be happy. everything just illusion.


Friday, November 2, 2012

hap hap up up

Dulu pas wawancara s2, salah satu pewawancara yg merupakan dosen sy wkt s1 terlihat (sotoy2nya gw baca muka org sih :p ) agak ragu pas saya bilang thesisnya by research dan dia nanya lg project apa research dan saya jawab reseach dan skrg malah saya yg ragu buat research krn pas dijalanin kok kemampuan menulis saya eng ing eng yaaaa~

Sebenernya sih pengen project cm takut ga bisa nyelesein tepat waktu dan takut ga ada biayanya. yaudalah yakinin aja dulu, klo research berarti hrs byk latihan nulis, kalo project ya cari2 biaya, ya nanti juga ada jalannya yg penting yakin dan konsisten sama satu pilihan dan kerja keras.
Bismillah.

Sering rasa ga percaya diri dan terlalu mendengarkan pandangan org (yg sbenernya mrk jg ga tau seutuhnya) bikin kita jd takut, takut untuk mencoba, takut salah, dan takut ini itu lainnya. damn! harus bgt nih rasa pede dan cuek sama omongan org.

Tuesday, October 9, 2012

ternyata 'mereka' memperhatikan

Mulai minggu ini saya hanya kuliah dan jd asisten dosen, tdk pulang pergi kantor lg dikarenakan jadwal kuliah yg lama kelamaan jd banyak tugas.

1. Baru saja turun dari angkot, para tukang ojeg berteriak ke temannya "ppr tah ppr",
lalu temannya menyodorkan motor ke saya, saya naik. dan lama kelamaan, 89% tukang ojeg disana lngsng mengatar saya ke tujuan tanpa bertanya. *ppr itu lokasi kantor saya di gunung

2. Semenjak membawa mobil, saya jd jarang makan nasi kuning (skitar 3 bln + 1bln ramadhan), krn hr ini seharian dikosan, saya jd makan nasi kuning td pagi
ibu penjual: "pake tahu ga pake kacang ya neng?"
saya          : "iya bu" (dlm hati: gile msh inget aja)

3. Saya gak pernah langganan parkir di sekitar kampus, tp pas mobil saya lewat, tukang parkir yg udh ngetag2 in buat org rela ngasih lahan parkirnya ke saya. *saking seringnya lewat, tukanmg parkirnya jd apal

4. Tukang kebun kosan, ternyata sangat care dengan perpakiran saya dikosan. dan dia suka markirin.

5. Satpam kosan yg bingung gak pernah markirin saya lagi kalo malem, krn saya sekarang selalu sampe kosan sore (stpamnya ada setelah magrib).

6. Bibi Tukang cuci, bibi yg jaga kosan, 

Kadang orang2 yg luput dr perhatian kita ternyata mereka merhatiin kita. ibu nasi kuning, bibi2 di kosan, bibi strikaan, satpam, tukang ojeg, tukang parkir ; tukang sayur, tukang bakso dan es kelapa dekat rumah nenek. Hal- hal kaya nyadari kalo selama ini kurang memperhatikan sekitar atau cenderung cuek padahal orang terdekat (org pertama yg bakal bantu kita dan kita minta tolong) adalah tetangga, dan mereka2 adalah tetangga saya, orang2 yang saya temui setiap harinya. Dan saya ga pernah tau kabarnya apalagi memperhatikan hal lainnya.

Sunday, October 7, 2012

Faktor X

Cepat2 membayar hutang puasa
Perbaiki waktu shalat
Biasakan kembali tahajud dah shalat dhuha
Biasakan kembali puasa senin kamis
Biasakan kembali membaca quran
Jaga org tua, semakin sibuknya kita kadang lupa untuk menjaga orangtua dari rasa sepi.
Bergaul dengan teman2 baik yg tdk hanya untuk hedon
Sedekah

Sepertinya dan memang iya, hal2 diatas sangat mempengaruhi faktor x
Mau usaha gila2an ampe 99.999....9 % pun tetap saja blm 100% walopun kurangnya cuma 0.000...1 % dan faktor x itulah yang menyempurnakan dan menjadikan sesuatunya terjadi.

Bodoh adalah tau apa yang kurang, tau apa yg perlu dilakukan dan tau apa masalahnya tp blm memulai untuk melakukannya. *ngomong ke diri sendiri.

Keju Aroma :3

Semenjak masuk kuliah S2, 2 bulan yg lalu, saya ketagihan keju aroma atau stick keju. Sebelum masuk kelas saya jajan 2-4 buah tiap ke kampus, alhasil kmrn sempat sariawan haha kbanyakan makan keju aroma yg merupakan gorengan. Karena kalau beli kejunya dikiiit seuprit, maka saya berniat membuat sendiri dengan tujuan biar kejuanya super banyak haha...

persiapannya.
intinya sih keju potong panjang tebel2 trs digulung pake kulit
lumpia dikasih gula yg udh dilarutin biar manis dan jadi perekat.
setelah di goreng, inilah hasilnya :9
kalo masih anget, kejunya meleleh enaaak.
klo beli, tebel kejunya 1/4 dr gambar, dikit haha

Bandung AirShow

Saya bersama teman2 pergi ke bandung airshow di bandara husein. Naik angkot dr kosan tmn sampai simpang, mampir ke ck beli sarapan, lanjut angkot sampe IP, jalan kaki hingga husein (setara 10 keliling sabuga, cape bray~), bertemu 2 teman lain yg merupakan pasangan daaan mulailah mengantri, antriannya banyak pdhl udh sengaja dtg pagi2, untung ga terlalu terik. 

antriannyo
Akhirnya dapet tiket, masuk, liat2 atraksi, jalan2, masuk ke pamerannya, liat2 atraksi lagi, foto2, masuk ke area pamerannya lagi buat jajan, disaat sedang saling menunggu teman yg masih pesan tiba2 dwuaaar lalu ada kepulan asap hitam dan semua org keluar, kami hanya diam kaget, lalu melihat dr dalam dan tenyata ada pesawat yg jatuh, lngsng lemes. 

Tidak sampai sejam setelah kejadian tersebut, kami pun memutuskan pulang, semoga keluarga yg ditinggalkan pilot dan co-pilotnya dberikan ketabahan dan semoga hal tsb menjadi pelajaran untuk acara2 di tahun berikutnya agar tdk terulang lg.

kepulan asap pesawat jatuh

Tuesday, October 2, 2012

lari = semangat juang

Lari selalu ada dalam tes olahraga semasa sekolah hingga kuliah tingkat 1 (di kampus s1 saya).
Saya payah dalam berolahraga, jangankan beberapa keliling, setengah keliling pun sudah habis nafas.
Waktu sma, saya bercita2 masuk fsrd, walopun gambar saya cupu. Lalu saya dalam hati: kalo bs lari 4 keliing berarti bisa masuk fsrd. ga ada hubungannya sih, cuma buat ngecek tingkat berjuang dan menambah keyakinan. Alhasil bbrp hari kemudian saya lari dengan target 4keliling haha (pdhl 1/4keliling udh cape dan berenti), dan sudah dipastikan baru 1/4 keliling sdh mulai cape, trs nahan2 buat ga berenti sampe berhasil 1 keliling, sudah habis nafas dan tetep keukeuh hrs bs 4 keliling tanpa berenti, dengan memanipulasi otak untuk mengabaikan rasa cape, pegel, sakit, dengan bersikuat dengan visi dan target yg ingin dicapai guna membuktikan saya bisa. Alhasil saya berhasil.

Yang ingin diungkapkan, bukan hubungan antara olah fisik dengan keberhasilan di bidang lainnya. tapi saat kita punya target dan keinginan yang sangat kuat untuk mencapai sesuatu dan kita yakin bisa, ada hal2 yang bikin kita bertahan, ada hal2 yang bisa memanipulasi otak kita untuk mengabaikan rasa sakit cape, ya, itu semangat daya juang.