Monday, May 26, 2014

Emansipasi Perempun?


Barusan, siang, saya ke SD dekat kosan untuk jajan, jatuhlah pilihan pada seblak, diantara para pedagang laki-laki, penjual seblak ini seorang perempuan, seorang ibu. Tiba-tiba hati tersentuh kesal, “Kemana sih para lelaki nya?? ngebiarin perempuannya jualan panas-panas dengan satu porsi seblak yang banyak itu seharga 2000-3000, yang tandanya keuntungannya sangatlah minim.”

Saya yakin, para perempuan yang bekerja dibawah teriknya matahri, menggunakan tenaganya untuk menopang benda-benda berat, di tengah kota, di tengah mesin-mesin, di tengah pengeboran tambang, ditengah sungai sambil mengendong anaknya, mereka perempuan yang bekerja mencari nafkah, untuk makan, bayar kontrakan dan berusaha menyekolahkan anaknya di sebuah sekolah negeri yang masih ramah biaya dan subsidi terhadap mereka. Mereka bukan perempuan yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan sekunder, tersier, bahkan bukan pengejar harta tahta karir. 

Dear para lelaki, memang masa sekarang emansipasi wanita berkoar-koar dimana-mana. Bukan berarti kerja keras kalian bisa kendor, bukan berarti kalian bisa menaruh harapan pada perempuan kalian untuk bisa membantu kalian, dan bukan berarti kalian bisa mengantungkan diri pada mereka. Lakukan yang terbaik, bekerja cerdas dan keras, jangan kasih kendor semangatmu, berusaha semaksimal mungkin agar para perempuanmu tidak ikut terjun mencari nafkah, meski dalam sikon tertentu hal itu bisa terjadi, anggaplah mereka membantu bukan untuk membagi tugas nafkah, dan yang namanya membantu tidak selamanya bukan?

Untuk anak yang memiliki ibu yang bekerja, lihatlah ibu kalian yang sudah susah payah mengandung, melahirkan, menyusui, mengurus, menjaga bahkan mencari nafkah untuk kalian. 

Sebagai seorang anak perempuan yang tumbuh dari orang tua yang dua-duanya bekerja, kadang saya kasihan lihat ibu yang sudah bangun dari jam 3 pagi, tahajud, beberes, masak, jam 6 pagi sudah berangkat kerja, pulang ke rumah malam, weekend istirahat membuat saya dan adik laki-laki tidak pernah sembarangan pake uang orang tua, dan bertanggung jawab terhadap hidup masing- masing. Sebagai seseorang dengan keluarga besar yang hampir semua perempuannya bekerja, entah untuk kemandirian, membantu nafkah keluarganya, atau bahkan mengeluarkan potensi diri untuk karir, dan motivasi-motivasi lainnya. Ada kalanya disuatu masa, saya melihat kesenjangan. Para perempuan single yang mandiri kadang enggan ikut suaminya keluar kota karena tidak ingin melepas pekerjaannya. Para perempuan yang berbagi tugas nafkah dalam keluarga, kadang terlalu cape hingga timbul percecokan. Para perempuan yang bekerja mengejar ambisi, kadang harus merelakan hal-hal lain dalam hidupnya hilang. Hal-hal ini yang bikin saya lebih memilih untuk jadi ibu yang mengurus anak dan bekerja fleksible dalam usaha sendiri untuk mengembangkan diri dan biar punya tabungan sendiri untuk digunakan dalam beberapa sikon tertentu. Perempuan mandiri itu wajib, tapi jangan mau "dijajah" laki-laki atas nama emansipasi dan “alasan” desakan hidup, apalagi kalau cuma mengejar karir, tahta, harta :p

Ya sebenernya ini sih tergantung deal-deal an suami istri dan situasu kondisinya.

Friday, May 23, 2014

Sudut Pandang Muto dalam Film GODZILLA



Film godzilla ini, kalo dipikir-pikir aneh deh...

ceritanya kan cuma 2 buah muto (betina dan jantan) yang hidup kembali dan ingin berkembangbiak bagaimana normalnya makhluk hidup. cm mereka berada di waktu dimana alam sudah berubah menjadi kota dengan padatnya manusia.

krn keadaan tersebut, maka hasrat 2 muto ini dianggap menganggu. nah trs 2 muto ini di bunuh ma godzilla (yg notabene nya satu ras yg tumbuh dalam masa yg sama dgn muto). trs godzillanya dianggap penyelamat kota. hmmm....

(contoh kecilnya) ibaratnya di dunia species manusia cm tinggal 2, yaitu satu perempuan dan satu pria. sebagai makhluk hidup kan dibekali basic instinc dan hasrat untuk mempertahankan diri, salah satunya dengan berkembang biak (ini udh hukumnya lah). Terus tempat 2 orang manusia ini berkembang biak ternyata udah berubah, dipenuhi makhluk lain, misalnya triliunan semut di kamar utuk mereka kawin (dan kamar ini satu-satunya tempat buat berkembang biak, misal), nah manusia ini kan pasti ngusirin si semut2 yg memenuhi kasur dan kamarnya, eh tiba2 ada 1 spesies kingkong (misalnya, krn dna nya dianggap dekat dgn manusia), ngebunuh dua manusia ini karena dianggap menganggu kehidupan semut2 yg bersarang di tmp manusia kawin, trs si gorilla dianggap penyelamat oleh semut2 padahal belum tentu juga niat singorula bantuin semut2. haha
*contoh kasarnya sih hehe....

saya jadi mikir...
1. kadang ada hal2 yg gak salah tp entah dr propaganda mana hal tsb (dlm kasus ini si muto) dibuat dlm sudut pandang sebuah "sebab" kesalahan, pdhl secara objektif mrk justru yg jd korbannya. dan anehnya ada hal lain yang gak ada hubungannya justru menjadi pahlawan untuk sebagian lainnya. padahal masalah sebenernya cm karena alam dan waktu ini berubah dan mereka berada dalam sikon yg udh ga sesuai.

2. ya memang setiap hal pasti memperjuangkan dalam mempertahankan diri dan hal2 lainnya (dalam film ini ttg muto yg ingin berkembang biak, ayah yg ingin kumpul dgn keluarganya, para peneliti yg menjawab rasa penasarannya, para tentata yg pengen negara aman, dll) hanya saja adaptasi dalam sikon menjadi prioritas utama dalam tindakan, salah salah yang awalnya korban malah jadi kambing hitam (pesan impulsif yg saya dapat).

3. alam semesta ini memiliki keseimbangannya sendiri, kadang dalam hal sulit yg perlu kita lakukan adalah sabar, biar waktu yang mejawab dan memulihlan keadaan dengan sendirinya.

Wednesday, May 14, 2014

Di Penghujung Senja.

MEI. Bulan yang menjadi batas awal dimana saya harus preview 1 demi bisa wisuda oktober, nyatanya sampai detik ini masih dilanda kebingungan dan ketidakyakinan dengan apa yang semestinya harus sudah setengah jalan, ya thesis.

Suatu ketika sangat ketakutan untuk bimbingan karena merasa masih goyah, lalu menguatkan mental bertemu pembimbing dan mengobrol. Beruntunglah saya mendapati pembimbing yang tidak memberikan tekanan tuntutan akan waktu yang secepat mungkin. Lalu sampai pada sebuah percakapan dimana dosen bertanya “ini masalah yang kamu angkat apa?” dan saya pun terdiam sesaat lalu berbicara apa yang sedari dulu dipikirkan tanpa saring “saya juga gatau pak, makin saya pikirkan makin saya mempertanyakan sepenting apa ini untuk diteliti? sebermanfaat apa ini untuk orang banyak? se-urgent apa ini untuk diselesaikan? dan saya pun menyesal saya s2”. Entah apa yang dipikirkan sang dosen tentang saya yang semi curhat, bimbingan itu pun selesai dengan segudang kebingungan.

Bimbingan selanjutnya mendapati secercah harapan dan saya merasa pas dengan dosen pembimbing meski ada teman bilang “gong bgt lo ti dpt dia, calon-calon tak terarah”. Sejauh ini ya cukup berada dalam frekuensi yang sama. Saya tidak bermasalah dengan pembimbing ataupun waktu (karena gak ngejar satu smester kelar layaknya s1 dengan cumlaude), yang jadi masalah justru diri saya sendiri. Kenapa makin dipikirkan secara mendalam si thesis ini, justru semakin banyak pertanyaan yang muncul diluar batas akademis secara teknis, yaitu pertanyaan-pertanyaan akan realita kehidupan, keberadaan, kebermanfaatan, refleksi diri, dan apa benar langkah yang telah saya ambil (s2 maksudnya). ? Dan ada sedikit drama dikala flash disk isi data thesis slang dikala velum di backup ke laptop/hardisk eksternal.

Menoreh kebelakang, apa yang menjadi motivasi melanjutkan kuliah adalah:
1. ingin jadi dosen, pengajar. sekian. 
Nyatanya: jangankan apply ke univ-univ lain yang entah kenapa belum dapat dengan alasa-alasan aneh, portofolio dan surat lamaran saya hilanglah, ini lah itu lah. Bahkan untuk jadi asisten dosen di studio almamater s2 saya pun ya lempar sana sini. Padahal secara akademik saya mampu, secara pengalam pernah jadi asisten dosen waktu s1, segala hubungan baik, punya passion mengajar, ya mungkin secara personal sekilas fisik saya tampak judes dan saya tidak punya backingan siapa-siapa. Hal ini (sempat) berhasil menjatuhkan semangat saya untuk menyelesaikan sekolah.

Yang dikejar (jd pengajar) malah ilang-ilangan belum dapet-dapet, yang gak dikejar (kerjaan) malah datang terus menerus tanpa disanga-sangka. Gatau deh kedepannya gimana, bener-bener gatau apa yang akan terjadi meski ada planning abcd, ambisi yg terisi penuh, keyakinan selalu melimpah. Wuallahualam bishawab.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)
“Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. (QS. Al imran:159) 
"Barangsiapa menempuh suatu jalan yang padanya dia mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan dia menempuh jalan dari jalan-jalan (menuju) jannah, dan sesungguhnya para malaikat benar-benar akan meletakkan sayap-sayapnya untuk penuntut ilmu, dan sesungguhnya seorang penuntut ilmu akan dimintakan ampun untuknya oleh makhluk-makhluk Allah yang di langit dan yang di bumi, sampai ikan yang ada di tengah lautan pun memintakan ampun untuknya. Dan sesungguhnya keutamaan seorang yang berilmu atas seorang yang ahli ibadah adalah seperti keutamaan bulan pada malam purnama atas seluruh bintang, dan sesungguhnya ulama adalah pewaris para Nabi, dan para Nabi tidaklah mewariskan dinar ataupun dirham, akan tetapi mereka hanyalah mewariskan ilmu, maka barangsiapa yang mengambilnya maka sungguh dia telah mengambil bagian yang sangat banyak." (HR. Abu Dawud no.3641, At-Tirmidziy no.2683, dan isnadnya hasan, lihat Jaami'ul Ushuul 8/6)


self reminder. BISMILLAH! SEMANGAAAT.

Sunday, April 6, 2014

life.


Pada akhirnya kita berjalan masing-masing
Melepas rasa, meraih asa.

"you born alone, die alone. everything just illusion."

Wednesday, March 26, 2014

skakmat!

* percakapan malam disuatu tempat makan di Bandung.
a: teman baik || b: saya

a: ti, punya sahabat ga?
b: punya
a: berapa?
b: satu.
a: cewe/ cowok?
b: cewek
a: sahabat uti punya kekurangan ga?
b: punya
a: terus sikap uti gmn?
b: ya men-toleransi, sabar, terus kalo keburukannya agak ekstrim suka ngingetin/ marahin.
a: sahabat utie cantik?
b: biasa aja, cuma soleh
a: terus masih mau sahabatan?
b: iyalah. emang knp sih?
a: knp kalo sahabat gak cantik/ ganteng dengan segala kekurangannya bisa diterima apa adanya, tapi untuk pasangan hidup nggak?
b: mmm... (skak mat!)

Pas nyampe kosan, tiba2 mulai mencerna percakapan barusan dan jadi mikir banyak hal.
Salah satunya, berhubungan dengan masalah perasaan. saat seseorang bisa menerima orang lain sepaket dengan kebaikan dan kekurangannya, berarti ada rasa sayang dong, sayang ke temen misalnya. saya baru memahami kenapa rasa sayang itu termasuk rahmat dari Tuhan, ya karena masalah perasaan sayang bukan kendali kita, kita gak bisa milih mau sayang ma siapa (kecuali Berusaha -usaha untuk sayang), kita ga bisa minta untuk disayang siapa, apalagi maksa orang lain buat sayang, kita ga pernah tau kapan dan bagaimana perasaan itu muncul. ya ya sedikit celotehan menjelang tidur gpp lah ya :p  *sebenernya masih banyak pemikiran-pemikiran lain tentang ini dalam berbagai aspek tp udh cape nulisnya haha

Tuesday, March 11, 2014

Tips Sailing (bagi Jilbabers)


kepulauan komodo. taken by: me. kapal pinisi.

Akhir Desember 2013, saya ikut sailing komodo, live on board selama 5 hari 4 malam. Awalnya mikir kalau sailing apalagi di musim hujan bakal repot, 
- Nanti kalo nyemplung di laut (pasti kan ini ada di jadwalnya), rambutjadi  basah, keringinnya gmn? ada listrik ga? kalo ada keringin dimana secara dikapal hidup ma banyak orang, cewek cowok nyampur. Kalo langsung pake jilbab nanti pusing lembab gatel2 lagi kulit kepala.
- isi 40 orang, wc cuma 2, nanti mandinya repot nih, secara waktu orang berenang dan bilas bakal bersamaan, dalam waktu yang sama.
- aurat gimana ya ini

Ternyata, saat kita sudah menetapkan diri untuk istiqomah, selalu ada jalannya. 
1. Untuk menghindari rambut basah saya menggunakan sillicone cap setiap nyemplung laut, alhasil rambut gak basah, dan selama di kapal saya cuma keramas sekali sehabis tracking karena keringetan itu pun pakai air tawar air mineral botolan, sehabis itu langsung pake atasan mukena (ya mau gimana lg, mukena dipilih karena rambut panjang jadi bisa terurai tanpa kelihatan, sehingga proses keringnya bisa lebih cepat).
2. Tidur campur ma cowok, gunakanlah mukena parasut atas bawah, selain melindungi aurat lebih tertutup saat tidur, rambut bisa tergerai dibawah mukena, juga menghalau angin masuk tubuh. 
3. Tidur di deck saat musim hujan. Pakai jas ujan, jadi kalau pas tidur tiba-tiba hujan, baju gak basah.
4. Bawa pasmina, karena dipakainya gampang tanpa perlu bercermin, bawa jilbab segi empat karena cepat kering dan berpori-pori.
5. pakai sendal gunung, biar kalau basah gampang keringnya dan bisa dipakai buat tracking.

Saat sailing, pakaian yang dibutuhkan hanya 3.
1. Pakaian renang + silicone cap + jilbab buat renang. (Untuk kegiatan di air) + kaos oblong sepaha (buat nutupin badan pas naik darat menunggu ke air lagi, kalo ganti baju dulu kan repot).
2. Celana panjang casual dengan bahan cepat kering + kaos lengan panjang + kerudung segi empat. (untuk kegiatan di darat saat mampir dan tracking).
3. Celana tidur bahan katun tipis + kaos lengan panjang + pasmina. (saat berada di kapal).

Peralatan multifungsi yang perlu dibawa:
1. mukena (selain untuk solat, juga untuk tidur malam)
2. Jas hujan (buat tidur dimusim hujan biar gak tiba2 keujanan, menghalau angin laut, dll). Kalau bisa jas hujannya yang bahannya enak, bukan plastik maksudnya.

Dalaman:
1. Bra 3 buah 
- Sport bra untuk kegiatan di air. Kalau sudah selesai bra dijemur dan dipakai lagi untuk kegiatan di laut selanjutnya. 
- Bra santai tanpa kawat untuk di kapal, jadi kalau tidur gak sesak, karena sikonnya repot untuk lepas pakai beha saat tidur, apalagi kalo mau pipis malem2, kan dikapal campur cewek cowok.
- Bra biasa, untuk aktivitas di darat/tracking.
2. Celana Dalam
- 1 CD untuk kegiatan air, nyemplung laut. sistemnya sama kaya bra buat basah2an, jadi kalo udah naik ke kapal, celana ini langsung di bilas/cuci lalu di jemur dan dipakai lagi kalau mau nyemplung, jadi kalo blm kering ya gpp kan dipake di air lagi. haha
- Beberapa celana dalam kertas, nah ini dipakai dalam keadaan kering, di kapal, tracking.
- 1 CD katun untuk cadangan.

kategorikan baju kedalam jenis aktivitas, bukan dihitung perhari. pakaian basah (dipake 3 hari nyemplung), pakaian di kapal (dipake tidur 4 malam dan sehari-hari di kapal), pakaian tracking (dipake 2 hari).  jadi cuma butuh 3 pasang pakaian untuk 4 malam haha...

Toiletries
- Sikat gigi + odol.
- sabun mandi (cuma dipake buat cebok abis bab doang)
- shampoo sachet
- susu pembersih + kapas/tisue (selain karena air di kapal asin, juga lbh ampuh bersihin sunblock)
- tissue basah (untuk mandi haha)
- sunblock
- pelembab, kalau saya pake cream 21, karena bisa dipake mulai dari muka, badan, sampe kaki.
- deodorant
- parfume.
- lipbalm yg ada spf nya, biar bibir gak item (saya gak bawa ini jd aja item bibirnya).

Perlengkapan lain:
- Dry bag
- kamera underwater
- kantong plastik/ case waterproof untuk hp
- power bank
- colokan T
- payung (ya bawa aja, buat diperjalanan setelah mendarat di pelabuhan)
- alat snorkel/dive sendiri (dive mask, snorkel, finn).
- buat yg berkacamata dengan minus tinggi, jangan lupa bawa kacamata cadangan.

Perbekalan
- antimo (hari pertama saya muntah 5 kali hah), tolak angin, kayu putih, vitamin
- air mineral botol (meski sudah disediakan di kapal jatahnya, tp bawa aja takut kurang, selain buat minum juga untuk bilasan air tawar seperti gososk gigi/ cuci muka/ keramas).
- biskuit, roti, pop mie, cap kaki tiga, pocari sweat.

Saturday, March 8, 2014

:'(


...............

I only did what I thought was truly right

It's a long and lonely road, when you know you walk alone


If I could hold back the rain, would you numb the pain?

I feel like running away

I'm still so far from home

You say that I'll never change

But what the fuck do you know?

Monday, March 3, 2014

Bismillah.

2 bulan sudah thesis tak tersentuh.
Sibuk dengan urusan lain yah tak berarti jika dilihat dari permukaan, menghasilkan berbagai pemahaman-pemahaman hidup, memperluas toleransi dan pandangan, memberikan rasa syukur atas semua yang terjadi.

Sekarang, prioritas thesis dinaikan dalam prioritas diatas urusan di dunia lainnya. Semoga lancar, berkah, dan baik untuk dunia akhirat kedepannya. Bismillah!

Monday, February 17, 2014

:)

Selalu saja ada orang-orang yang tak terlihat namun menyimak di belakang layar, memperhatikan dan memantau dengan perlahan. Mendekati berinteraksi secara pribadi. 

Selalu saja ada orang-orang aktif di depan layar, membuka interaksi diatas sana, tanpa sadar semuanya topeng sosialita mengejar popularitas.

Pada akhirnya kita bisa tahu mana yang tulus meski diawal sudah bisa merasakannya. happy monday! 

Boker

disuatu waktu dan sikon, seorang teman bilang: "ti ntr lo boker lg, lo kan kalo masuk angin suka mules2 pgn boker".

dan gw terdiam sekian menit mikir sambil inget2, "iya juga ya, tiap kena angin malem yg sampe bikin masuk angin, gw lngsng mules dan pgn boker".

moralnya: ternyata byk hal2 kecil yg sebenernya fakta respon tubuh, hati, pikiran / kebiasaan kita yg gak disadari tp orang lain (meski br kenal sekali brg) sadar dan tau, merhatiin.

Friday, January 17, 2014

Pertemuan

foto: dokumen pribadi

(pertemuan dgn orang2 tanpa duga yang akhirnya menjadi teman baik).

ini pertemuan pertama kita duduk dalam mobil taft dalam perjalanan pulang, mengobrol yang entah kenapa begitu akrab. - saya dengan C

ini pertemuan kedua, dalam sebuah bar dimana saya menyapa dan memeluk hangat yang disambut dengan antusias olehnya. - saya dengan E

ini perjalanan pertama menggunakan kereta jakarta bandung, duduk bersebelahan berbicara selama 3 jam hingga saling tahu seluruh kehidupan masing-masing. - saya dengan K

ini perasaan pertama saat bertemu di stasiun arah jogja tanpa kenal wajah dan nama, namun memiliki insting bahwa orang ini akan menjadi tmn baik, dan ternyata benar saja. - saya dengan V

ini pertama kalinya kita menghabiskan waktu dalam jangka panjang, dari sebelum puasa hingga menjelang lebaran, memiliki moment2 yg saling dikenang, dimana saat berpisah ke kota masing- masing sedih kaya putus cinta, hanya saja kita berusaha santai dalam diam. - saya dgn dia.

Dan disaat itu semua terjadi dalam sekejap waktu, saya kembali bertanya dalam hati, dimana orang-orang yang saya temui dalam sehari-hari selama sekian tahun? apakah kita sudah saling kenal? Disisi lain pun jadi sadar betapa besarnya kuasa Tuhan mempertemukan manusia satu dengan lainnya, membuka hati makhluk2nya, dan memberikan rasa "keterikatan" satu sama lain. 

ada byk konklusi, salah satunya: Ternyata tidak butuh waktu lama untuk mengenal seseorang, hanya butuh campur tangan Tuhan dalam membolak balikan hatinya dan kuasa-Nya untuk mempertemukan.

Tuesday, January 7, 2014

Alhamdulillah

Minta satu dikasih seratus.
Minta seneng dikasih bahagia.
Minta A dikasih sampe Z.
What a life!
"mana nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan?"

sumber: foto pribadi
Terimakasih 2013, Selamat datang 2014.

*wuallahualam bishawab.

Saturday, December 7, 2013

Terimakasih! :)



Terimakasih atas kesendirian yang pernah terjadi,
karena memberi ruang bagi diri untuk mengenal dirinya sendiri.

Terimakasih atas kesepian yang sering datang tanpa diundang,
karena membuat lebih dekat dengan Tuhan. 

Terimakasih atas sakit hati yang pernah singgah,
karena membuat diri lbh bisa "mengatur" hati, kebal,
dan berhati-hati bersikap berbicara dengan orang lain.

Terimakasih atas persingungan dan perbedaan yang tercipta,
karena memperkaya diri dgn luasnya perspektif dan lebih toleran.

apa jadinya hidup kalau semua baik2 saja? sepertinya akan kehilangan kesempatan untuk belajar dan meningkatkan kualitas diri... hehe

good night :)

Sunday, December 1, 2013

01:07 AM

Bandung, 01:07 am

Tiba-tiba datang masa dimana aku tak bisa menolak dengan kehadiran jiwa-jiwa yang merasuk kedalam tubuh, membuat jiwa ini merasakannya seolah-olah menjadi diri mereka, merasakan setiap rasa yang tak pernah aku pahami dan rasakan sebelumnya. Entah ini sebuah anugrah atau sebuah hal lainnya. Istighfar terucap dihati, menjaga jiwa tetap berpijak dalam kesadaran.

Dan jiwa yang sedang masuk atau aku yang sedang masuk ke jiwa-jiwa tersebut adalah jiwa orang terdekat. Rasa sayang teramat besar, rasa sayang yang teramat dalam. Dimana aku memahami seruan Tuhan untuk para anak bersikap pada ibu bapaknya. 

--------------------------------------------------------------------------------------------

Mereka tak pernah bisa memilih untuk memiliki anak seperti apa
Tetapi mereka selalu berusaha memberikan yang terbaik.

Aku tak bisa memilih untuk dilahirkan dan berada dalam keluarga seperti apa
dan aku sangat bersyukur memiliki mereka.

Semoga ibu ayah selalu disayang Allah,
Semoga ibu ayah selalu dilindungi Allah,
Semoga ibu ayah selalu diberikan kebahagian,
Semoga Allah menghapuskan segala dosa ibu ayah.

Tuesday, November 19, 2013

Parasailing


Me at Tanjong Benoa, Bali. Taken by: Zicco H.

Parasailing merupakan jenis olahraga atau hiburan yang menyenangkan untuk merasakan sensasi terbang dan melihat lautan dari atas. Bagi orang yang memiliki ketakutan akan ketinggian, mencoba parasailing menjadi hal yang dipertimbangkan berkali-kali, begitulah dengan saya yang fobia ketinggian, awalnya engan, dan tiba-tiba impulsif nyoba.

Beda halnya dengan saat tes lompat indah di kolam renang saat sekolah, pas naik tangga aja kaki udah gemeter, pandangan lurus ke depan, pas disuruh locat gak berani sampe didorong orang di belakang. Hal yang dirasakan saat terbang ber-parasailing adalah sama sekali tidak ada rasa takut. Aneh bukan? saya juga aneh.

Kadang hal menakutkan buat kita, untuk beberapa sikon tertentu justru memberikan reaksi dan dampak yang berbeda dari pengalaman dan ekspetasi. - utie

Tuesday, November 12, 2013

Ngakak.

Suatu malam, buka facebook dan melihat postingan status teman saya, indra: "nyari waktu dan temen traveling lebih susah daripada mencari-cari alasan", di home yang di komen oleh vilda. saya pun ikut nimbrung, dan komen pun saling bersambung. dan mulai dari komen vilda yang ".... bisa bayarin kita naik haji!" hingga komen-komen kebawahnya, berhasil bikin ketawa ngakak sekian waktu, sendirian, di kamar kosan. ya konteksnya, ya ngebayangin ekspresi dan logat mereka, kocak bgt. hahaha :))))


untuk menjaga privasi kami, maka nama lengkap kami, saya sensor :p 
kita ber-3 bertemu di trip krakatau dan pulau-pulau sekitarnya, klik sini
untuk projek 3 milyar itu istilahnya si indra dalam kerjaannya di bandung, bukan duit beneran, cuma kita jadi becanda yang makin lama makin absurb. hahaha

Saturday, November 9, 2013

EUREKA

image from here

Perjalanan mempertemukan banyak hal.

saat bertemu hal baik
saat bertemu hal tak enak
saat bertemu ketakutan
saat bertemu kegembiraan
saat bertemu gejolak
saat bertemu perbedaan
saat bertemu keheningan.

Saat bertemu orang se-frekeunsi secara random di tempat se-frekuensi 
dengan perspektif yang makin meluas.
Saat diri telanjang tanpa beban, bebas, keluar, dan dengan pantulan toleransi.
Saat jiwa keluar seutuhnya membiarkan sebagian darinya tertinggal disana,

Disitulah ketenangan terasa,
disitulah kebahagian terwujud,
disitulah diri muncul seutuhnya,
disitulah pertemuan panjang dimulai,
disitulah hidup terasa ringan.
AaaH...

for CouchSurfing Writers Bdg #1