Tuesday, January 26, 2016

Life #3

ada sebagian yg susah2 mencari inti masalah permasalahannya dan berjuang mencari solusi untuk menyelesaikannya.

ada sebagian yg dengan mudah bs mengetahui dan memahami inti masalah beserta solusinya, namun bungkam dgn alasan tak kenal/ tak akrab.

Lucunya, Tuhan mempertemukannya dalam satu dimensi dan waktu melalui cara-Nya. sebagian terpecahkan masalahnya, sebagian mendapati catatan amal.


13/10/2015

Life #2

You born alone, die alone, everything just illusion. pada akhirnya kita di dunia ini sendiri, dari mereka (keluarga, teman, smua org yg pernah bertemu bahkan strangers di pinggir jalan pun) kita belajar dan diuji. Sering ngerasa hidup kaya main Mario bros sama the age of empire. kadang mikir bgt, kadang woles bgt. kadang diem disaat org2 lari, dan melihat dr kejauhan apa yg ada di depan mereka, krn yg sedang lari kencang fokusnya pada kecepatan dan kekuatan, kadang lupa melihat dan mengerem dgn gesit saat didepannya ada jurang. yg diem mehatiin justru mugkin lbh cepat dgn cara dan jalan lain yg asing.

7/12/15

Saingan

r: "wah saingan lo banya dong"
u: "gw ga pernah mikir persaingan. cm lakuin terbaik dlm setiap kesempatan. klo lo mikirnya itu persaingan nanti berpotensi untuk berlomba2 menunjukan eksistensi diri yg secara ga langsung menyampingkan humanism, pelit info dan bantuan (pdhl lo mampu), serakah akan semua kesempatan, bs menyikut org lain, dan sifat2 buruk lainnya bs keluar.

gimana ceritanya sih org bs mikir semua hal ini persaingan. rejeki bakal dtg ke pemiliknya sendiri kok gak bakal ketuker. tugas kita cm menjalani dan berusaha maksimal dlm setiap kesempatan dan perjalanan dr satu rejeki ke rejeki yg lain.

13/1/2016

26/1/2016

Jadi bingung mau isi blog ini apa...
karena entah kenapa pas awal 2016 saya jd males nulis; males sharing pemahaman, pemikiran, observasi, pengalaman; males bergaul yg buang-buang waktu dan uang; males ngobrol basa basi yg gak deep/ ga ada value; lebih senang di rumah sendirian ngerjain kerjaan dan baca buku.

awalnya blog ini semacam traveling journal dari perjalanan pikiran, fisik, emosi, dan pengalaman. nyatanya, makin kesini makin mikir, perlukah? se urgent apa? sepenting apa untuk org lain?

saya mulai stop posting di fb. saya menghapus semua postingan di line yang ternyata byk direspon orang "kok postingan lo ga ada? gw pgn baca", "sayang bgt udah ga nulis lg, pdhl gw enjoy menikmati segala tumpahan emosi dan pemikiran lo". "nulis lg dong nulis lg, klo ga mau posting di timeline, ketik aja di chat ini". seketika sadar, saya pilih line karena butuh ruang menumpahkan segala emosi (senang/sedih/kesal) dan segala pemikiran random karena tmn line saya dikit dan mikir orang gak bakal baca, nyatanya....  byk yg merhatiin, byk yg baca, dan mrk menikmatinya. aneh. Namun, entah kenapa rasanya pun skrg malas sharing2.

Ada hasrat untuk menginsolir diri dan hanya mau dikelilingi orang yg benar-benar dekat dan peduli, yg benar-benar tahu dan memahami, yang benar-benar bisa menerima dan saling memancarkan energi positif. dan gatau kenapa jadi berubah introvert :| padahal dulu, kalo sehari gak ktemu orang aja uring2an, kalo gak keluar rumah stress, harus berinteraksi ma orang, pergi ke tempat2 baru, dikelilingi byk org, ngobrol, dll. sekarang? itu semua malah bikin males....

Tapi, saya bakal share beberapa observasi, pengalaman, dan pemikiran yg disimpan di notes, sebelum perasaan males ini muncul di sini.

Wednesday, January 20, 2016

Pembagian Waktu

Hallo, ternyata sudah masuk minggu ketiga January~
Mau share jadwal yang sedang dilakukan, semoga bermanfaat....

Mulai 2016 goalnya ingin punya hidup yang proper, salah satu terapannya adalah membagi waktu satu hari tiap harinya kedalam 3 bagian, yaitu:
  1. Sebelum matahari terbit, digunakan untuk belajar. kalau saya belajar toefl sekitar 1.5jam (03.15 - 04.45) dan olahraga alias stretching 1/2 jam (05.00-05.30)
  2. Setelah matahari terbit hingga terbenam, digunakan untuk bekerja (07.00-18.00) ya tentunya diselang dengan ibadah, makan, mandi, istirahat bentar (11.00-12.30 dan jam 15.00-15.30). total waktu bekerja 9 jam/hari
  3. Setelah matahari terbenam, digunakan untuk me time, biasanya baca buku, nulis, melukis, nonton, mikir, dan diem. (19.30-22.00)
lalu tidur sebelum jam 23.00 alias jam 22.30 udah mulai menyudahi semua aktifitas baik secara fisik, psikis, maupun pikiran. matiin lampu.

Monday, January 4, 2016

Hallo 2016


Wah gak kerasa udah 2016 aja.
resolusi tahun ini cuma satu:
pengen punya hidup yang proper, 
baik secara fisik, jiwa, duniawi, nonduniawi, materil, dan immateril.

Hallo 2016, Lets life in harmony!


Priorty:
  1. Memperbaiki hubungan dengan Tuhan
  2. Memperbaiki kesehatan, mulai dari pola makan, pola tidur, dan olah raga
  3. Memperbaiki hubungan dengan diri sendiri (berdamai dengan masa lalu, menyembuhkan segala luka batin, melepaskan, menerima, menyayangi diri sendiri)
  4. Memperbaiki hubungan dengan orang lain, belajar percaya, membuka hati dan pikiran, pandai menempatkan diri, memperlakukan orang sesuai porsinya, dan get out to hang out in proper portion.
  5. Get finance stability.


Thursday, December 31, 2015

Kesempatan

Pernah tidak kamu merasa sangat berkualitas dan berkompeten untuk sesuatu namun tak dapat kesempatan hanya karena kamu menjadi diri sendiri tanpa banyak atribut nilai jual?

Saat kesempatan hanya diberikan kepada orang-orang yang memiliki pengalaman. Semua berlomba-lomba untuk menjual nilai diri demi sebuah kesempatan namun tidak dengan passion dan kualitas dirinya yg memang benar-benar super superior.

Saat pemberi kesempatan hanya memberi kepada yg sudah memiliki nama dengan segala atributnya. Entah atribut secara sosial, keturunan siapa, pendidikan, record, atau bahkan ilusi nama beken.

Hal yang paling bikin saya salut dari society cycle itu adalah orang yang memberikan kesempatan pertama  akan pengalaman pertama kepada orang lain atas landasan insting "ini orang yg tepat".
-----------------

Entahlah, rasanya sedikit sekali orang-orang yang melihat sesuatu melalui mata batin dan intuisinya. Banyak yang pengen instant, like a business, penuh perhitungan untung rugi, yg melihat dari permukaan dan atribut.

Dan pada akhirnya org2 intuitif nan idealis bakal bekerja sendiri untuk memperjuangkan sinarnya dalam bertahan hidup. Lalu tipe orang cari nama dan peluang, berlomba2 berstrategi dgn segala cara untuk survive meski dalam segala kepalsuan, termasuk palsu terhadap diri sendiri, mungkin.
-------------

*wuallahualam bishawab.
hanya mengeluarkan sedikit kegundahan dalam observasi. life.

Wednesday, December 30, 2015

FOOD Project

selepas wisuda okt. saya berniat gak ngapa2in. cuma pengen me time sampe desember ini. benahin pola pikir, pola makan, dan pola tidur. Alhamdulillah semuanya terlaksana dgn bbrp proyek inrerior yg dtg mengiringi kesibukan benahi diri, self improvement.

yang bakal saya sharing, tentang pola makan sebulan terakhir. hahaha.... jd usus kita itu penuh racun, cara ngeluarinnya dgn detox. saya cuma makan buah, sayur, gak makan nasi dan gorengan. Alhasil? berat badan tetep, bab lancar dgn fases hitam, gak gampang capek, gak susah tidur lg, jerawat berkurang, jd fresh.

1. Bangun tidur minum peresan lemon, abis itu minum air putih anget 2 gelas.
2. sarapan jus wortel/ apel pake juizer.
3. makan siang pake oatmeal/ ikan/ daging
4. cemilan buah naga (gampang dibeli dan gampang dikupas)
5. malemnya minum susu.
ini foto bbrp menu selama sebulan ini.... tanpa garam, sayuran organik.

Sunday, December 13, 2015

UP_Casual Bag

Hallo! 

Finally my new baby was born on 1st December 2015.

Casual Bag to accompany your joyful journey! 
General is new Specific. Dynamic is new Stable.
We just have 5 items for 1 pattern, and 5 pattern for 1 model.
The Design change every 3 months cycle for different theme.

Black Strips
Bag: Canvas + Faux Leather 135.000 IDR
Pouch: Canvas 42.000 IDR
Happy Shopping bright people! Cheers~
U can follow on Instagram @U_Project

Friday, December 4, 2015

Pramuniaga

Siang ini, saya impulsive pergi ke toko peralatan rumah tangga, yang berujung membeli 1 buah juizeeeer~
Pas dateng, mas2 pramuniaganya lngsng meladeni dgn cekatan, antusias, dan ramah. Lalu, urusan saya pun selesai, tinggal nunggu dia ngambilin stock baru. Disela2 itu, ada ibu2 40 tahunan dateng nanyain sesuatu ke mas2 pramuniaga itu dgn super arogan. knp saya bs tau ibu2 itu terkesan arogan?
- Nada bicaranya tinggi
- Intonasinya seaakan merendahkan orang
- gak ber eye contact
- ngomong sambil berlalu
- dari mata, suara, gesture sudah terasa kesan arogannya.
- main nyerobot org yg lg ngeladenin org lain.

Mas-mas tadi meladeni ibu2 ini dengan sabar dan tetap antusias. Hal ini sempet bikin mikir, meeeeen hari gini masih ada aja orang arogan merasa dirinya lebih dr org lain?? kesel. Mungkin kalo saya punya toko, pramuniaga nya hrs org2 non sensitif biar mood emosi dia ttp baik klo ktemu pembeli model gt.
Semua pekerjaan memang ada resiko, gak semua org baik dan bisa menghargai. Tapi atuhlah mas2 pramuniaga mah membantu kita dlm membeli bukan berarti dia pembantu yg miskin dan butuh uang, sehingga kita lupa bersikap baik dan "memanusiakan".
Sambil nunggu, saya iseng jalan2 ke lorong lainnya, trs ada mba2 yg ngangep saya rendah seolah2 gak mampu beli.... :| Dr attitudenya, matanya, gesture, dan bahasa basa basinya. aah ternyata arogan/ sombong bisa dilakukan semua level sosial ekonomi. Berarti arogan itu bukan masalah status sosial/kaya/ miskin, tp tergantung pribadi orang itu sendiri. yaiyalah ya~

Saturday, November 28, 2015

Menjadi Dewasa

Semakin dewasa, memang bakal semakin introvert ya....
mengontrol emosi (senang/ kesal/ marah/ sedih), mereduksi masalah dalam diam sendirian sebelum diurai lalu diselesaikan sendiri, semakin selektif dalam bergaul, semakin bijak dalam menggunakan waktu untuk apa, semakin tertutup, tau kapan membuka dan menutup gerbang, memilih mana yg perlu direspon dan tidak, mana kebutuhan dan keinginan; memperbaiki rem biar pakem tp nyaman - tau menempatkan diri mksdnya - kapan bs bablas, kapan harus lbh pelan dan kapan harus berhenti; punya tanggung jawab yg lbh besar thdp diri sendiri dr segi nafkah dll, maupun kasih dan bakti thdp keluarga, dan thdp masyarakat melalui pengabdian/ karya intelektual.
Kalau udah gak tahan sama semua hal yg dirasa dan ga bs diredam lg, tp blm pny org terdekat alias sendirian (bener2 sendiri tanpa tmn dan keluarga), ga bs langsung dikeluarkan. butuh diem dan mikir dulu, lalu energinya (+/-) dikeluarkan dalam bentuk lain (karya/ lukisan/ prosa rasa/ musik/ tulisan mikir)

Satu Terang

ada yg tiba2 datang, menghantam, menjatuhkan, lalu pergi.
ada yg diam dalam jauh memperhatikan, lalu datang, mentatih perlahan.

ada yg mencaci penuh benci mendalam.
ada yg bersyukur penuh kasih dalam hening.

ada yg berbisik nyaring menusuk.
ada yg lantang bilang itu prinsip.

meski ada seribu menyerang, selalu ada satu terang menolong.
utie - 28/11/2015

Observasi dan Analisa MBTI

Observasi.
makin kesini, makin gampang tau tipe org dr sekali liat. tipe E/I, N/S, F/T, P/J; golongan NF /NT /SF /ST.

NF itu tipe visioner, leader, bs melihat sesuatu yg gak keliatan (salah satunya potensi, org/ pasar/hubungan, dsb).
NT itu tipe intelektual, konseptor. logis, intuitif, pandai menganalisa dan menilai sesuatu secara tepat.
ST itu tipe pekerja. logis, sistematis. intinya klo kerjaan dikasih ke jenis org ini, pasti kelar.
SF itu tipe creator, penghangat, pengembira, perawat.

dr itu ada kombinasi 4 geng lg.
geng Intuitif ( ENFP, ENTP, INTJ, INFJ)
geng perasa (ISFP, INFP, ENFJ, ESFP)
geng pemikir (INTP, ENTJ, ISTP, ESTP)
geng sensing, yg dominan liat bukti fakta, mendapatkan info2 dr panca indra (ESFJ, ISFJ, ISTJ, ESTJ)

toleransi paling rendah itu org2 NF. cm bs cocok sama org2 NF lg. yaiyalah, udah intuitif, feeling pula. susah nyambung dan cocok ma org, tp bs "ngeliat" org. Yang paling tinggi toleransinya itu ENTP, cocok ma semua jenis org krn ektrovert, flexible, intuitif tp ttp logis;  dan ISFP krn plg perasa jd gampang empati. kebayang kan kalo pny kepribadian ENFP (susah cocok ma org), tp kalo bs merubah F nya jd T (ENTP) Langsung kontras, bs cocok ma semua org.
dari spektrum ekstrovert introvert ini, yg posisinya ditengah2 itu: ENFP ekstrovert paling introvert dan INFJ introvert paling ekstrovert.
dan org2 S itu tipe berstrategi.
org2 N tipe idealis.

tp meski tipe nya sama, misal sama2 ENFP, bisa beda, tergantung persentasi tiap angkanya, jd bs menghasilkan jutaan konfigurasi dr satu tipe, kalo diteliti lbh detailnya lg, ya emang gak bakal ada org yg sama. ibarat bikin sayur asem, meski resepnya sama, beda org pasti beda rasa ngebikin dan kesan rasa yg dihasilkan lidahnya.
sekian, rangkuman observasi dan analisa 4 tahun. sebenernya seumur hidup kerjaan saya emang hobby observasi dan analisa orang, sistem, semuanya bahkan, meski ga ada hubungannya ma saya. tp br bbrp tahun ini concern di mbti.
-------------------------------- Contoh aplikasi dalam pekerjaan/ organisasi
orang ENFP. kalo kerja, butuh tipe NT dan ST.
orang NT dibutuhkan krn sama fungsi N nya (intuisi) jd nyambung bahas ide, konsep, gagasan, dan hal2 abstrak lainnya. N dan T, maka dia bs merumuskan menjadi hal lbh detail dan logis, sebelum dikasih ke org ST.
Orang ST dibutuhkan krn kemampuan dia dlm mencari fakta, realistis, detail, alias hidup di masa skrg dgn panca indra nya, sehingga ide org NF yg sudah di konsepkan org NT bs dikerjakan oleh org ST yang pasti bakal kelar.
jd butuh:
1 orang ENTP (krn dia fungsi NT dan bs cocok ma semua tipe) - jd konseptor/ Project manager
1 orang ESTP (krn fungsi ST - pekerja dan tipe mechanic) - jd produksi, bagian di lapangan
1 orang ISTJ (krn ST, dan fungsi I bikin dia lbh konsen kerja dan fungsi istj yg cenderung cerdas dlm bekerja dan kelar) - jd produksi, bagian internal.
1 orang ESFJ (krn tipe org care dan bs mengikuti sesuatu sampe selesai, dan sbg perekat) - jadi marketing.
---------------------- udah deh, perusahaan jalan dengan 5 orang.

kalau dlm satu bisnis/ konsultan/ kelompok, isinya org NF NT semua, ya abis. gak bakal jd apa2, gak ada yg mau kerja, cm sibuk sampe mikir aja. ibarat bs bkn inovasi, sehingga nasi 3rb jd 40rb, tp ga ada yg mau kerja bikin nasi nya.
kalau isinya org ST SF jg ya abis. jadi sesuatu tp ga ada value lebih nya. ibarat nasi dijual nasi. 3rb ya ttp jd 3rb lbh dikit. a diterjemahkan a, b diterjemahkan b, realistis. analogi sederhana ekstrimnya gt.....
*wuallahualambishawab

Monday, November 23, 2015

Magnet and Purpose of Life

sebenernya diri kita sendiri itu magnet ya...
menarik semua hal yg pny frekuensi yg sama. baik dan buruk nya.

kadang mikir, kalo mau tau dimana posisi kita saat ini, ya liat sekitar kita, orang2 disekitar, lingkungan sekitar, peluang. Itu semua mencerminkan diri dan tmpt kita berada. saat tujuan untuk senang2, ya dipertemukan dgn org2 dgn tujuan yg sama. saat tujuannya ingin berkembang, ya dikasih lingkungan struggle yg pahit berbuah manis. begitupun dgn niat dan tujuan yg lain, seperti magnet yg menarik hal serupa.

tapi ini hidup, semua bergerak, melakukan perubahan posisi dalam tiap satuan waktunya. detak jantung, bergerak tanpa disuruh. pikiran pun bergerak butuh kendali. hati pun bergerak dalam kecondongan tertentu. semua bergerak melakukan perubahan atau yg disebut hijrah. hal itu yg bikin kita gak bakal ada dlm lingkungan/ situasi yg sama terus dan dgn org2 yg sama. masalahnya perubahan itu menghasilkan kecepatan, nah gimana merubah kecepatan menjadi percepatan, berarti butuh variabel lain, selain perpindahaan dan waktu. nah ini yg msh saya cari.

pada akhirnya ini semua perjalanan menuju akhirat yg kekal. dan selama perjalanan itu ya kita bakal ketemu sama hal2 yg satu tujuan.

----------------
saya bertanya pada diri sendiri, apa yg buat bahagia? uang apa cinta? saya renungkan dan jawabannya ya dua2nya. Saat direnungkan kembali, saya pengen kaya. tapi org2 sekitar saya saat ini adalah org2 penuh cinta, baik2, pny kemampuan spritual yg baik (spiritual beda dgn agamis). berarti tujuan terdalam saya sebenernya adalah cinta dong (tulisan sblmnya ttg magnet, mencari posisi diri dr cerminan lingkungan sekitar. krn skrg dikelilingi org2 penuh cinta, berarti tujuan saya sebenarnya adalah cinta), mencari dan membagi cinta, hidup dalam kedamaian. kaya cuma salah satu alat aja salah satu bentuk cinta kpd ortu dgn menjadi mandiri dan kuat, dan semua org kaya, saya yakin mrk pny hasrat buat ngebantu bukan untuk mupuk/nimbun. "foya2" traveling pun salah satu bentuk pembelajaran, recharge jiwa, berbagi kebahagian dlm bentuk lain, 2 arah, bahkan 3 arah, saya, mereka, semesta.

kaya jd penting bgt bgt buat langkah kedepannya. menurut saya, kalo hati itu pondasi vertikal yg nancep di dalam tanah, kaya ini rangka2 pondasi horizontal untuk membangun bangunan secara vertikal. Karena baiknya hati saja tidak cukup (sebagai pondasi vertikal, penting tp gak cukup buat menjadikan satu kesatuan bangunan), butuh kekayaan (untuk pondasi horizontal), butuh ilmu dan kerja keras (sebagai bangunan), butuh silahturahmi (sebagai perekat layaknya semen), butuh kerendahan hati (sebagai atap), butuh berbagi (layaknya jendela pada bangunan, untuk menjaga isinya ttp sehat).

Monday, November 9, 2015

Biru Ruby

Matahari masih malu muncul, bangun krn kepala berputar, berhasil mengeluarkan semua isi perut hari kemarin lewat mulut berkali2. hasil mabuk di ombak malam menguncang dgn semangatnya. Sailing musim hujan.

Selesai sudah, menahan diri untuk tidak keluar isi perut. diam di deck memperhatikan burung2 berterbangan. sendirian. semua masih dalam mimpinya, tertidur diatas riak air yg masih menyisakan gemuruhnya. seseorang datang dgn sebatang rokok, berdiri disebelah. "udh pny pacar tie?". hah?? the random question i ever heard from stranger. " hahaha belom." dan kembali diam dlm kompleksnya pikiran masing2.

detik dmn menyadari match, sblmnya pertamakali sadar pas pertama liat dan di kota sebelumnya.
Kapal sampai di darat 4 hari kemudian, ada ragu terbesit untuk lanjut dgn org2 saat itu. rasanya pgn pergi aja sendiri ikut mas2 bertato gahar yg ternyata super cheerful dan suka lumba2. Niat urung, krn tak enak dgn teman. alasan klasik. Org itu seperti bs membaca perasaan  dan pikiran meski sy berakting everything going well. "yakin mo pergi ma mrk tie?". sy cm diem aja. ternyata keraguan terjawab dgn adanya seseorang yg berbuat curang. ya sudahlah. msh dlm batas toleransi dlm hati.

--------- tahun demi tahun berlalu

tapi sampe detik ini, msh merasa tertarik dgn org itu, kaya ada sesuatu, ngerasa ada yg match aja tp gatau apa. sampe suatu waktu dia blg rejeki sy bagus, yg saya sadar cm kalo ibu selalu blg: " ibu mah aneh, knp semua yg kamu mau, selalu dapet meski kalo dipikir2 kaya gak mungkin.", Seandainya semua keinginan adalah kebutuhan.

Barusan siang random, nanya org itu, dan terjawab. why i feel match with her. krn kita sama2 biru.
jd inget celotehan tmn sekamar: jiwa2 itu pny kelompoknya masing2, yg sama bakal melembut dan mendekat, yg berbeda akan mengeras dan menjauh dgn sendirinya.

Friday, October 30, 2015

Pak Ogah

Persimpangan jalan dalam terik matahari dan lalu lalang kendaraan, menjadi lahan mata pencaharian bagi sebagian orang. sebut saja pak ogah. begitulah istilahnya. 

Pertigaan antara jalan dago dan ganesha, ada satu orang pak ogah, ekspresi mukanya yang selalu datar, mulutnya yang terkunci dari mengeluh dari terik dan saat tidak diberi receh oleh kendaraan yang sudah dibantu disebrangkan. Sebagai mahasiswa, kadang kala membawa kendaraan ke kampus sebelum ke urusan lain, bertemu dengannya di persimpangan. Ia membantu. Bahkan saat tidak membawa kendaraan alias naik angkot, ia membantu menyebrangkan tanpa pamrih. Entahlah apa yang telah dialami dan sedang dialaminya, tidak pernah terasa emosi apapun dan ekspresi apapun. Entah dia sangat realistis dalam menjalani hidup pada detik ini, atau ia menjadi kebal terhadap rasa karena beban hidup dan masa lalunya. Saat berpapasan dan berada pada radius 0.5-3 meter, rasanya benar-benar netral, tidak ada emosi dia yang terpancarkan dalam resonasi frekuensi semesta terhadap orang lain. aneh. entah itu petanda positif, atau tanda dari kekosongan.

Suatu hari, teman saya cerita kalau di depan boromeus, mobilnya ditabrak orang, dan pak ogah di persimpangan itu membantunya dengan memberikan kesaksian tentang apa yang dilihatnya. sudah diduga, ia memang orang baik. disaat orang berlomba-lomba menyelamatkan diri dan mencari aman meskipun tahu kebenaran, dia bisa bersikap netral, berani, dan peduli.

3 tahun berlalu, saya sudah lulus, meningalkan Bandung untuk urusan lain. Suatu hari, saya melewati kembali jalan itu, melihat dia masih berkutat dalam terik riuh asap kendaraan di tengah jalanan. Ada 2 mobil lain di depan kendaraan saya, melihat dia dari kejauhan, merasakan perasaannya dari sorot mata dan gesture alaminya. Tiba-tiba hati jadi terenyuh. antara kasian dan sedih, gatau kenapa. Padahal ada 2 pak ogah disitu, tapi pak ogah yg ini berbeda. Tiba-tiba jadi pengen ngebantuin dan ngedoain. Semoga semuanya baik-baik saja ya pak.

Sepanjang jalan, saya mikir, dia asalnya dari mana ya? keluarganya dimana? apakah ia punya anak istri? penghasilan seharinya berapa? kalau satu mobil ngasih 500 rupiah dan ada 100 mobil yang lewat dari pagi hingga siang, berarti sehari dia dapat 50.000 rupiah, sebulan 1.5jt. apakah cukup untuk makan sekeluarga? apakah anaknya baik-baik saja? apakah anaknya sekolah? Tiba-tiba air mata jatuh. Disaat orang berjuang mati-matian untuk hidupnya, keluarganya, menghasilkan rupiah yang sangat berarti setiap keping 500 an nya, saya seenaknya keluar uang 20rb cuma buat beli minuman manis, seenaknya keluar uang 100rb buat beli sabun cuci muka. Disaat orang mengunci ekspresi dan emosinya dalam setiap guratan wajah yg tersembunyi dibalik sorot matanya, saya seenaknya berekspresi. Disaat orang berjuang untuk hari ini, menyembunyikan kekhawatirannya dalam setiap usahanya dan bertanya pada hatinya, apakah cukup untuk makan hari ini? . Saya malah suka stress dengan masa depan, apakah bisa kaya? apakah bisa ini itu? sehingga melupakan nikmat hidup hari ini, saat ini.


Jumat, 30 Oktober 2015
12:52, Bright Cafe Pom Bensin Dago.

Thursday, October 29, 2015

Jodoh Pernikahan

ayah saya rajin banget nawarin kenalannya, mulai dari doktor, anak kyai, org yg tinggal di eropa, yg kaya nan mapan, yg suka traveling jg, dll. sampai ayah nanya: mau yg kaya apa sih?
saya cm jawab: yg bikin saya yakin.

--------------------
ada teman nanya: kamu sukanya yg gmn tie? selain sefrekuensi, contohnya siapa?
saya cm jawab: ga punya kriteria. yg bs bikin saya yakin aja. udah. jd pas ketemu, saya yakin "nih dia, sy mau nikah ma dia". belum ketemu, jd ga pny contohnya siapa
--------------------

Karena saat udh yakin, yaudah.
tandanya saya suka ma org itu dan smua kriteria satu kufu udh masuk kedalamnya. *satu kufu itu: sefrekuensi, bisa mengimbangi, "selevel" baik dr segi agama, keyakinan, pendidikan, latar belakang, sosial, pola pikir, visi, mental, dll. nah level ini bukan berarti sama, tp kalau ditotal keseluruhan, kualitas saya ma dia sama nilainya. Kalo tentang yakin ga yakin, kayaknya cm Allah yg tau dgn menghubungkan hati saya dgn dia dan ngasih petunjukNya. Rasa suka dan kecocokan itu ajaib, gatau muncul dan tumbuhnya gmn, semuanya ajaib aja termasuk "keyakinan". Sebenernya, jodoh, sesuatu yg paling gak bikin khawatir. krn itu urusan 2 pihak. gatau deh normal apa nggak pola pikir ini. saya lbh khawatir sama kesuksesan, kerjaan, karir, sejenisnya. krn ngerasa berhasil/gagalnya itu tergantung diri sendiri. kalo jodoh mah ya hal natural. (Menurut saya) usaha dlm jodoh adalah dgn menjaga diri pd jalan yg benar, baik, dan berdoa. Gak suka pendekatan kaya pdkt, lebih suka yg to the point. trs berdoa bener apa ngak jodohnya, trs minta jodoh yg baik, trs jaga diri dr dosa2, dan mempersiapkan (mental, fisik, materi, visi, dll).

Sempet punya bayangan kalo dr awal ketemu jodoh sampe nikah itu cuma 3 kali pertemuan. Pertemuan pertama, langsung ada perasaan, trs saling berdoa minta petunjuk, berdoa ttg kebaikan, dan mempersiapkan diri. Pertemuan kedua, saat ia melamar. Pertemuan ketiga, ya dipernikahan. Kayanya indah aja, unpredictable dan ajaib. hahaha

kadang mikir, buat apa pacaran? buang2 waktu dan energi. gak bikin jodoh makin dekat, gak bikin bener2 kenal yg menjamin bakal match dan saling tau. Perasaan yg tumbuh dan diiring pacaran - penjajakan, menurut saya ya itu sesuatu yg dilandasi kesenangan dan nafsu. jadi buat apa? karena kalo orang bener2 serius nan beriman, ya dia bakal menjaga dirinya agar tetap dalam koridornya lalu berdoa minta petunjuk, kemudahan, dan kebaikan untuknya untuk masa depannya di dunia dan akhirat, dan saat jawaban Allah datang dgn tumbuhnya keyakinan yg kuat dan kemudahan yg terbuka, ya dia (laki2) langsung datang ke ortu perempuan untuk nawarin diri jadi imam putrinya. kelar deh. kalo jodoh ya tandanya dua insan ini punya perasaan yg sama, usaha (doa, jaga diri, persiapan diri) yg sama, dan keyakinan yg sama.  berada pada frekuensi yg sama. Kalo bukan jodoh, ya salah satunya beda "frekuensi" entah dr segi perasaan/ keyakinan/ usaha.

*wuallahualam bishawab