Thursday, October 13, 2022

Lovers Say Goodbye

I am in the good mood and playing this song over and over again 😆

Saturday, October 8, 2022

It's all about You

The more you love and care about yourself, the more people who love and care to you come to your life.

The more you be emotionally available to yourself, the more emotional available people come to you.

The more you invest everything to yourself, the more people come to manifestation and invest to you. 

The more you comfortable with your skin in your own company, the more people attracted to you.

The more you do gratitude for yourself, the more expand and great you are.


What fun can we have today?

Thursday, October 6, 2022

Rejection

Seberapa banyak yang kita tolak hanya karena ketakitan-ketakutan dan asumsi diri?

Seberapa banyak orang yang hadir datang mau sayang yang diri tolak?
Seberapa banyak orang yang hadir datang mau kontribus yang diri tolak?
Seberapa banyak orang yang hadir mau bantu yang diri tolak?
Seberapa banyak orang yang hadir bertemu yang diri batalkan?
Seberapa banyak orang yang hadir dalam hidup yang ditolak?

Entah karena ketakutan baper, takut ada hubungan lebih, takut sakit hati, takut ini itu, berasumsi ini itu lainnya. Apakah itu real atau hanya proyeksi pengalaman masa lalu atau ketakutan diri sendiri?

Bisa jadi orang-orang yang kita pilih dan masukan dalam hidup adalah orang-orang yang harming, abusive, sucking our energy, gak memberdayakan sama sekali malah bikin diri "mati". Bisa jadi rang-orang yang kita tolak justru orang-orang yang beneran peduli and nourishing kita. 

Kita nolong orang yang harming kita dan kita harming orang yang sayang dan mau nolong kita.
Mau sampe kapan pola itu terus berulang?

Thank you myself telah memutuskan pergi dr pola itu dan memilih pilihan berbeda.
Meninggalkan orang-orang harming dan membuka diri terhadap orang-orang yang nurturing.
How does it get any better than this? weip?

Wednesday, October 5, 2022

Libido

Dari dulu setiap orang cerita tentang sexual tension, hasrat seksual, aktivitas seksualnya, gw gak pernah ngerti dan relate sampe mempertanyakan "gw normal ga sih?" karena libido gw tinggi dan ini banyak yang sadar sampe beberapa rekan kerja bilang. Dan baru sadar sekarang, libido gw arahnya ke moving bukan kopulasi. Gw seneng banget ngobrol, deep conversation, mikir, generate idea, traveling, semua hal yang bergerak baik secara pemikiran dan fisik. Thats why seneng banget sekolah, belajar, traveling, bikin proyek-proyek baru, cari temen diskusi, ngobrol, dan playmate buat brainstorming and co creation. Bahkan dulu kanalnya ke arah olahraga, pagi yoga, sore cardio, terus muaythai tipa hari bisa 3 jam nonstop sampe pelatihnya ketakutan ketonjok dan ganti orang saking tingginya energy. Ngerjain kerjaan ngebut dan ide-ide terus berdatangan, di eksekusi, dan rasanya super joy fun dan enak bgt.

Sampe suatu saat gw kenalan sama energy horny gmn, saat perceive orang lagi begitu. Dan wooow its so big energy sampe super excited. Cuma saat itu terlalu besar ya bikin kewalahan dan jadi stress sendiri pengen marah-marah bawaannya atau malah jadi sedih depresif mood. Pernah ada momen besar banget sexual energy yang dirasa dan mau keluar ngalir, cm ya gak ke released gak ada pasangan (ribet deh di gw urusan begini, lucky you if you can do casual sex) di gw berakhir jd mental berantakan dan sedih banget. Sampai di momen sadar (ada yang nurturing) energy itu bisa dipake generate idea and money tinggi cepet banget. Dan ya sayang banget  kalau cuma dipake buat aktivitas seksual. Ya menyenangkan dan cepat released nya jadi ok lg diri sih, cuma kalau lagi gede banget dipake buat bikin proyek baru, gilak itu bisa banyak banget ide yang bermuculan, cepet banget kerjanya, dan uang yang dateng pun banyak.

Ya, sexual energy itu mencangkup kreatifitas, healing ability. Bisa dipake macem-macem dan menyenangkan. Dari kesadaran libido tinggi dan sexual energy yang besar, ya jadi salah satu bahan pertimbangan cari pasangan dengan level energy dan libidio yang selevel dengan preferensi simmiliar. Termasuk mengenal diri dan belajar explore energy tersebut jadi hal-hal menguntungkan yang bikin diri expand dan generate greater my life. Hal lain apa lagi yang bs di explore and create?

Lies (hurt, harm, abuse unconsciously)


Ada orang-orang yang tidak mau nge cut, tidak mau ninggalin, tidak mau menyudahi, tidak mau berkata jujur, terus merespon, Karena tidak mau menyakiti orang lain. Realitanya, yang dilakuinnya malah sangat menyakiti. Padahal bisa sesederhana: "aku cuma main-main sama kamu, kamu gak penting. sekarang aku bareng mantan. Aku udah gak minat dan gak mau menepati apapun". Rasanya lebih fair dan clear. Selesai

Bagaimana jika janji, omongan manis, respon, perkataan, ajakan, hanya sebatas untuk menyenang-nyenangkan, tidak berniat ditepati dan diusahakan terjadi? Bagaimana jika itu terus dilakukan berkali-kali, bagaimana perasaan dan keadaan orang yang dibegitukan?

Seperti janji terhadap anak kecil "nanti dibeliin permen" terus-terusan tapi tidak dikasih-kasih. Terus-terusan dilakukan seperti itu, berulang, berbulan-bulan. Akan seperti apa? Ya kesel, ya sedih, dan setiap tidak percaya dan memutuskan pergi, ditarik kembali, diberi harapan kembali, di berikan janji dan omongan manis hanya untuk menyenangkan tidak untuk ditepati. Kembali percaya lagi, dibohongi lagi, di khianati lagi, hopeless tak ada yang ditepati. Lama-lama jadi merasa tidak berharga, tidak layak, diabaikan krn tidak ada yang ditepati tapi diberikan harapan terus. Apalagi jika anak kecilnya sedang tidak sibuk/ sedang sakit sendirian di rmh seharian/ sedang tidak punya teman bermain lainnya, ya akan demanding berakhir gilak sendiri. Apalagi kalo anak kecilnya, anak ADHD. Kebayang ga? Se rusuh dan se harming apa jadinya?
---------

Saat semuanya selesai sama-sama enak, ya gak perlu nge cek apapun, apalagi cuma untuk kepuasaan memenuhi rasa penasaran diri sendiri. Karena itu malah membuat orang nyangkut dan berantakan lagi, lalu ditinggal dan mental acak2an suffering sendiri. Itu hal jahat, tanpa sadar doing harm and abuse.

Wednesday, September 28, 2022

Ngopi


18/9/2022


Setelah 1.5 tahun, ketemu lagi sama beberapa orang access Bandung di Jakarta. My body so happy. How does it get any better than this? Dibalik pertemuan ini, sebelumnya abis nangis2 deep berjalm-jam berhari-hari bahkan sebelum ke lokasi, sempat ke hotel mereka nginep cuma buat nangis-nangis terus pergi bareng kesini dan nangis-nangis sebelum acara mulai. Sudah 10 hari yang lalu, dan keadaanku sekarang so much better dan kembali ke urusan-urusan yang perlu diselesaikan ASAP. Thank you myself (dan teman2 lain) to ask and create this. Ohya, kapan2 aku akan posting my access journey ah~~ 

kalo mau kepo, bisa buka web ini dulu Home | Access Consciousness

Baru sadar lumayan sering ikut acara swap, kelas, atau sekedar ketemu bars bareng, ketemu orang-orang baru beragam di Jakarta, Bandung, Surbaya, Jogjakarta, dan gak ada fotonya. Ada tapi gak download apa ya, lupa. Btw, di foto atas baru sadar kenapa orang-orang heboh dandan, gw doang yang gak dandan dan muka bengep2 sadness wkwk. 
 

Perpanjang Domain

Well, setelah 3 tahun pakai domain ini, kemarin diingetin IT nya untuk perpanjang. Sebenernya pengen balik ke domain lama www.feputeri.com cuma karena dulu telat perpanjang, maka di tahun 2019 (sampai 2025 nanti) gantilah dengan www.feputeriblog.com ini meski kurang sreg karena ada kata "blog" unexclusive. Ya yayudalah.

Kadang mikir juga sih, buat apa pakai domain sendiri, bayar lumayan, dimana isi blog ini catatan perjalanan, itupun hanya sebagian kecil yang tertuang disini. Dan untuk pertamakalinya kemarin-kemarin, aku menghapus beberapa postingan untuk menghilangkan suatu memory.

Sempat muncul pertanyaan, apakah di masa dekarang masih ada orang yang rajin dan do blog surfing seperti masa jaman kuliah di tahun 2000an. Entahlah. Mungkin jaman sekarang banyak orang yang inginnya menikmati informasi instant sesuai kebutuhannya. Kalau diingat-ingat, dulu ada masa kepo banget sampe mantengin beberapa blog yang memang aku ikuti kisahnya tiap hari. 

Menulis selain sebagai katarsis emosi, menata pikiran, juga sebagai catatan untuk mengenal diri dengan melihat kedalam sekalipun yang dibahas tentang dunia luar. Kadang saat sudah melewati fase tertentu, membaca kembali tulisan rasanya aneh, aneh pernah berada di moment itu dengan perasaan dan pikiran seperti itu, yang entah itu benar miliku atau saat itu sedang perceive emosi dan pikiran orang lain. Ada yang terasa berat, ada yang terasa plong lepas, ada yang menyesakan, ada yang expand. 

Saat ini, banyak sekali yang tidak bisa dibicarakan secara umum baik lewat tulisan maupun interaksi langsung dengan orang-orang, bukan karena diri semakin private/secretive, lebih ke arah "siapa ya yang bisa paham topik bahasanku?", "siapa ya yg get in urusan ini?", "siapa ya yg punya capability yg sama?". Beruntungnya, bertemu lah dengan beberapa orang yang sejenis. 

Mau cerita perpanjang domain jadi kemana-mana deh hahaha.
Ok, see you!

Tuesday, September 27, 2022

Bermain - main

Gimana kalau semuanya hanya permainan?

Gimana kalau semuanya hanya tempat bermain?

Gimana kalau semuanya hanya untuk main-main?

Apa yang akan tercipta saat diri bisa bermain-main dengan semua hal?


What fun can i have in all of my life?

Universe, please show me that~~

Thursday, September 22, 2022

Bandung

Setelah delete semua postingan tetang Surabaya dan yang terjadi selama disana,
Setelah tidak mau mengingat Bandung setelah 5 tahun meninggalkan kota ini,

Well, 
Kadang bukan tentang tempatnya, melainkan ada memory yang ingin dikubur, dibakar, dilepaskan. Berharap saat semua hal yang mengingatkan tentang apa yang terjadi dan dialami selama tinggal di suatu kota ikut hilangnya jg. Namun, bukan kotanya yang bermasalah, hanya momen saat itu yang menyesakan.

Setelah meninggalkan Jakarta selama 11 tahun, baru tahun ini muncul joy dan orgasmic energy untuk kembali kesana dan berkarya produktif creating my life.

Setelah meninggalkan Bandung 5 tahun, baru kali ini kembali kesini dengan lingkungan dan pengalaman berbeda.

Setelah menjadikan Jogjakarta sebagai tempat kabur, hingga mengalami hal tak menyenangkan lalu kembali lagi kesana dan menjadikan tempat itu sebagai tempat netral tanpa attachment appaun.

Setelah meninggalkan Surabaya, aku tetap berterimakasih atas segala cinta yang hadir selama disana.

Setelah berkeluh kesah dengan Tangerang, kini aku rindu untuk sesekali kembali kesana hanya sekedar makan bubur atau singgah melipirkan kendaraan untuk kembali.


Dimanapun berada, siapapun yang ditemui, apapun yang dilakukan, bagaimanapun keadaannya,
All of life come to me with ease, joy, and glory.

Monday, September 19, 2022

19/9/22

I am so longing to be accepted, to be loved, to be supported, to be being me.
Thank you for loving, hugging, caring, supporting, nurturing, giving energy and being space to me.
I am so gratitude. May the energy that I received, you all received too. 

I am still crying when people do it to me.
Thankyou.

Friday, September 16, 2022

Love and Care

Tidak perlu waktu lama untuk menyayangi orang lain.
Tidak perlu kedekatan khusus untuk peduli thdp org lain.
Menyayangi dan peduli thdp orang lain adalah sebuah pilihan dan murni keputusan diri sendiri.

Diri mau sayang dan peduli karena diri memilih dan memutuskan untuk sayang dan peduli.
Detik ini, aku memutuskan untuk sayang dan peduli terhadap diri sendiri.

Sunday, September 11, 2022

11/9/22

Sibuk pada urusan masing-masing, bersingungan hanya untuk mengisi void atau sekedar selingan di tengah penatnya pekerjaan dan rutinitas, layaknya hiburan yang selalu menyenangkan dinanti, di nikmati,  ditinggal saat selesai, lalu terlupakan oleh tumpukan hidup. 

Tuesday, September 6, 2022

6/9/22

Pernah ada momen "kalo nasib gw gak berubah sampe ulang tahun depan, mau mati aja". Dan tiba2 semua berubah sampe di titik nangis haru bersyukur gak nyangka sama perubahan yang hadir dan semua yang dialami. Dari yang sebelumnya kerjanya self abused, self abandonment, self neglected, sampe di titik mulai bisa fokus sama diri sendiri, mulai tertarik sama diri sendiri, mulai jatuh cinta sama diri sendiri, sampe di momen mulai menikmati nurturning diri sendiri. 

Wednesday, August 24, 2022

Gratitude

Semua orang, hal, kejadian yang hadir dalam hidup memberikan kontribusinya terhadap diri. Entah di balut dengan sukacita, penderitaan, kemudahan, kesulitan, kenyamanan, maupun ketidaknyamanan. Semua hadir untuk membentuk diri seperti ini, untuk membuat kehidupan diri lebih baik meski hasilnya belum terlihat di masa sekarang.

Saat diri ke-abuse, bukan hal mudah untuk melewati masa-masa itu hingga kembali ke kesejahterana diri. Dari situ pula, ada hal yang disadari tentang kekuatan diri, mampu bertahan dan keluar dari abuse. Bahkan orang-orang yang melakukan abuse, mengingatkan diri atas sampah batin, luka batin, core false belief, program-program alam bawah sadar yang tidak relevan dan tidak bekerja lagi untuk diri. Hal itu tanpa sadar membuat diri bertransformasi untuk kembali ke jati diri asli.

Saat bertemu orang yang tidak ada rasa syukur terhadap orang-orang yang ditemui atau diri dianggap begitu saja (taken for granted), diri diingatkan tentang apa artinya syukur. Mensyukuri dan mengapresiasi orang-orang yang hadir dalam hidup. Sesederhana orang yang memarkirkan kendaraan kita, satpam yang memberikan senyum di pintu depan, termasuk orang-orang yang parasnya menyenangkan mata.

Rasa syukur bukan terhadap hal-hal yang dianggap menyenangkan dan mudah saja. Syukur pun dapat tercipta dari pengalaman tidak menyenangkan, menyakitkan, menyusahkan, karena dari sana ada kemudahan-kemudahan yang muncul yang mungkin diri tidak sadari. Contoh kecilnya, saat diri di tolak di semua perusahaan, yang berakhir membuat usaha sendiri yang ternyata maju pesat dengan omset puluhan kali lipat dari gaji karyawan. Kalau tidak di tolak di semua tempat atau diterima di suatu perusahaan, apakah potensi dan kekuatan diri sebagai pengusaha dan menghasilkan uang banyak, akan muncul?

Begitupun dengan perasaan, rasa cinta. Saat bertemu orang yang mengabaikan, emotionally unavailable, tidak mau atau mampu mencintai kita, dikhianati, dibohongi, di siksa secara psikis atau fisik. Mungkin disitu kita diajarkan untuk mencintai diri sendiri dengan mulai keluar dan meninggalkannya. Sehingga kita menjadi tahu energy menghargai dan mencintai diri sendiri itu seperti apa dan terbiasa akan hal itu. Dan kedepannya kita akan menarik orang-orang yang mampu mencintai dan menghargai kita. 

Hal apa lagi yang belum mau kita lihat dan mampu kita syukuri?
Seberapa banyak kita menarik penderitaan dan ketidaknyaman hanya untuk 
membuktikan diri layak, kuat, keren, dan menyadari semua kekuatan dan potensi diri?

Friday, August 19, 2022

Energy Doesn't Lie

Pernah gak kalian dipeluk orang, dan gak kerasa apa2?
Pernah gak kalian dipeluk stranger, tiba2 nangis? 
Nangis haru berasa disayang.

Pernah gak ada orang bilang sayang ke kalian, tp rasanya kosong?
Pernah gak ada orang gak bilang apa2, tapi kalian tau dia sayang?

Pernah gak masuk ke suatu ruangan dan kerasa gak enak?
Pernah gak masuk ke ruanga, blm kenal tapi feeling home?

Energi gak pernah boong. 
Apa yang ke perceive di awal, ya itu.

Saturday, August 6, 2022

6/8/22

Ketika melihat anak-anak bermain di playground mall, emosi yang muncul sedih, kasian. Padahal mereka happy-happy aja bahagia.

Mungkin anak-anak bisa mendapatkan playground yang jauh lebih layak daripada sekedar mainan artificial di dalam ruangan tertutup di mall. 
Mungkin anak-anak bisa mendapatkan udara yang jauh lebih bersih dan segar daripada ac.
Mungkin anak-anak bisa mendapatkan sejatinya cahaya matahari daripada lampu.
Mungkin anak-anak bisa mendapatkan stimuli yang jauh lebih beragam secara teksture, warna, bau, bentuk, dan energy yang berbeda dari setiapnya.
Mungkin anak-anak bisa mendapatkan teman bermaain yang terhubung secara energy, emosi, dan fisik secara langsung dengan sebayanya tanpa pendampingan.
Mungkin anak-anak bisa mendapatkan pengalaman lebih menarik daripada menyentuh plastik, besi, dan melihat layar. 
Mungkin anak-anak bisa mendapatkan ruang tanpa kesemrautan gelombang wifi dan lainnya.
Mungkin anak-anak bisa mendapatkan energy alam lebih banyak untuk nurturning jiwa raganya.

Tuesday, August 2, 2022

Podcast

Hi!
Aku punya podcast sekarang, namanya Ngobrol Bareng Andhira | Podcast on Spotify


Knowing yourself through relationship.
Your wounds, your pattern, your capacity, your potency, your ability, 
where area on yourself that can be improved, your deep secret, your desire.