![]() |
18/9/2022 |
Wednesday, September 28, 2022
Ngopi
Perpanjang Domain
Well, setelah 3 tahun pakai domain ini, kemarin diingetin IT nya untuk perpanjang. Sebenernya pengen balik ke domain lama www.feputeri.com cuma karena dulu telat perpanjang, maka di tahun 2019 (sampai 2025 nanti) gantilah dengan www.feputeriblog.com ini meski kurang sreg karena ada kata "blog" unexclusive. Ya yayudalah.
Kadang mikir juga sih, buat apa pakai domain sendiri, bayar lumayan, dimana isi blog ini catatan perjalanan, itupun hanya sebagian kecil yang tertuang disini. Dan untuk pertamakalinya kemarin-kemarin, aku menghapus beberapa postingan untuk menghilangkan suatu memory.
Sempat muncul pertanyaan, apakah di masa dekarang masih ada orang yang rajin dan do blog surfing seperti masa jaman kuliah di tahun 2000an. Entahlah. Mungkin jaman sekarang banyak orang yang inginnya menikmati informasi instant sesuai kebutuhannya. Kalau diingat-ingat, dulu ada masa kepo banget sampe mantengin beberapa blog yang memang aku ikuti kisahnya tiap hari.
Menulis selain sebagai katarsis emosi, menata pikiran, juga sebagai catatan untuk mengenal diri dengan melihat kedalam sekalipun yang dibahas tentang dunia luar. Kadang saat sudah melewati fase tertentu, membaca kembali tulisan rasanya aneh, aneh pernah berada di moment itu dengan perasaan dan pikiran seperti itu, yang entah itu benar miliku atau saat itu sedang perceive emosi dan pikiran orang lain. Ada yang terasa berat, ada yang terasa plong lepas, ada yang menyesakan, ada yang expand.
Saat ini, banyak sekali yang tidak bisa dibicarakan secara umum baik lewat tulisan maupun interaksi langsung dengan orang-orang, bukan karena diri semakin private/secretive, lebih ke arah "siapa ya yang bisa paham topik bahasanku?", "siapa ya yg get in urusan ini?", "siapa ya yg punya capability yg sama?". Beruntungnya, bertemu lah dengan beberapa orang yang sejenis.
Ok, see you!
Tuesday, September 27, 2022
Bermain - main
Gimana kalau semuanya hanya permainan?
Gimana kalau semuanya hanya tempat bermain?
Gimana kalau semuanya hanya untuk main-main?
Apa yang akan tercipta saat diri bisa bermain-main dengan semua hal?
What fun can i have in all of my life?
Universe, please show me that~~
Thursday, September 22, 2022
Bandung
Monday, September 19, 2022
19/9/22
Thank you for loving, hugging, caring, supporting, nurturing, giving energy and being space to me.
Friday, September 16, 2022
Love and Care
Tidak perlu kedekatan khusus untuk peduli thdp org lain.
Sunday, September 11, 2022
11/9/22
Sibuk pada urusan masing-masing, bersingungan hanya untuk mengisi void atau sekedar selingan di tengah penatnya pekerjaan dan rutinitas, layaknya hiburan yang selalu menyenangkan dinanti, di nikmati, ditinggal saat selesai, lalu terlupakan oleh tumpukan hidup.
Tuesday, September 6, 2022
6/9/22
Wednesday, August 24, 2022
Gratitude
Saat diri ke-abuse, bukan hal mudah untuk melewati masa-masa itu hingga kembali ke kesejahterana diri. Dari situ pula, ada hal yang disadari tentang kekuatan diri, mampu bertahan dan keluar dari abuse. Bahkan orang-orang yang melakukan abuse, mengingatkan diri atas sampah batin, luka batin, core false belief, program-program alam bawah sadar yang tidak relevan dan tidak bekerja lagi untuk diri. Hal itu tanpa sadar membuat diri bertransformasi untuk kembali ke jati diri asli.
Saat bertemu orang yang tidak ada rasa syukur terhadap orang-orang yang ditemui atau diri dianggap begitu saja (taken for granted), diri diingatkan tentang apa artinya syukur. Mensyukuri dan mengapresiasi orang-orang yang hadir dalam hidup. Sesederhana orang yang memarkirkan kendaraan kita, satpam yang memberikan senyum di pintu depan, termasuk orang-orang yang parasnya menyenangkan mata.
Rasa syukur bukan terhadap hal-hal yang dianggap menyenangkan dan mudah saja. Syukur pun dapat tercipta dari pengalaman tidak menyenangkan, menyakitkan, menyusahkan, karena dari sana ada kemudahan-kemudahan yang muncul yang mungkin diri tidak sadari. Contoh kecilnya, saat diri di tolak di semua perusahaan, yang berakhir membuat usaha sendiri yang ternyata maju pesat dengan omset puluhan kali lipat dari gaji karyawan. Kalau tidak di tolak di semua tempat atau diterima di suatu perusahaan, apakah potensi dan kekuatan diri sebagai pengusaha dan menghasilkan uang banyak, akan muncul?
Begitupun dengan perasaan, rasa cinta. Saat bertemu orang yang mengabaikan, emotionally unavailable, tidak mau atau mampu mencintai kita, dikhianati, dibohongi, di siksa secara psikis atau fisik. Mungkin disitu kita diajarkan untuk mencintai diri sendiri dengan mulai keluar dan meninggalkannya. Sehingga kita menjadi tahu energy menghargai dan mencintai diri sendiri itu seperti apa dan terbiasa akan hal itu. Dan kedepannya kita akan menarik orang-orang yang mampu mencintai dan menghargai kita.
Hal apa lagi yang belum mau kita lihat dan mampu kita syukuri?
Friday, August 19, 2022
Energy Doesn't Lie
Saturday, August 6, 2022
6/8/22
Tuesday, August 2, 2022
Podcast
Saturday, July 30, 2022
30/7/22
Friday, July 22, 2022
Cerdas
Thursday, July 14, 2022
14/7/22
Saat mundur lagi ke masa yang lebih lampau.
